Home › Peristiwa › Warga Desa Tambun Meninggal Dunia Tersambar Petir Saat Berbuka Puasa
Warga Desa Tambun Meninggal Dunia Tersambar Petir Saat Berbuka Puasa
Keterangan Foto: Alm Basri sihombing disambar petir meninggal dunia
PELALAWAN, Tabloid Diksi - Sebuah tragedi menimpa warga Desa Tambun, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Selasa (4/4/2023). Seorang warga setempat bernama Basri Sihombing (40 tahun) meninggal dunia setelah tersambar petir saat sedang berbuka puasa di rumahnya.
Basri Sihombing merupakan seorang pengumpul brondolan yang mencari nafkah sehari-harinya. Menurut keterangan Kepala Desa Tambun, Henri T, kejadian tersebut terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB saat hujan turun deras disertai petir.
- Baca juga:
Saat itu, Basri sedang duduk santai di rumahnya sembari menghitung hasil penjualannya. Tiba-tiba, bola lampu yang berada di atas kepala Basri langsung mati saat tersambar petir. Anak Basri yang bernama Chan (12 tahun) kemudian memanggil ayahnya namun tidak ada jawaban.
Anak Basri kemudian mencari keberadaan ayahnya dan mengetahui bahwa Basri terbaring tak sadarkan diri. Para tetangga segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Klinik Dinda di Simpang Rawang Empat, Desa Kuala Sumumdam, Kecamatan Badar Petalangan, Riau.
Namun sayangnya, setelah diperiksa di klinik tersebut, Basri dinyatakan meninggal dunia. Kepala Desa Tambun, Henri T, langsung menuju ke klinik dan mengetahui bahwa Basri telah meninggal dunia di tempat kejadian.
Jenazah Basri kemudian dibawa ke kampung halamannya di Pematang Siantar, Sumatera Utara, untuk dimakamkan. Kepala Desa Tambun, Henri T, mengucapkan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Basri Sihombing dan berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi di masyarakat setempat.
Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bagi kita semua tentang bahaya petir yang sangat membahayakan. Kita harus selalu waspada dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk menghindari terjadinya bencana akibat petir. Uj






Komentar Via Facebook :