Home › Peristiwa › Karhutla di Perbatasan Dumai-Bengkalis Teratasi, Kapolda Riau Ajak Berdoa Turun Hujan
Karhutla di Perbatasan Dumai-Bengkalis Teratasi, Kapolda Riau Ajak Berdoa Turun Hujan
Keterangan Foto: Kapolda Riau Irjen Pol M Iqbal melalui daerah berat kelokasi kebakaran
Dumai, Tabloid Diksi - Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, turun langsung dalam operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda perbatasan Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Tanjung Leban dan Medang Kampai.
Di lokasi kejadian, terdapat sekitar 50 hektar hamparan gambut yang terbakar, dan menghasilkan asap yang sulit untuk dipadamkan. Namun, Irjen Iqbal memastikan bahwa situasi terkini di lokasi Karhutla sudah dapat dikendalikan dan dalam proses pendinginan.
- Baca juga:
"Sudah 85% area yang terbakar dapat dikendalikan, dan sisa 15% sedang dalam proses pendinginan. Ini adalah area gambut dengan kedalaman empat meter. Api di atas permukaan sudah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat bara di bawah permukaan," ujar Kapolda Riau setelah memimpin pemadaman di perbatasan Dumai - Bengkalis.
Ia juga menjelaskan bahwa asap yang muncul saat ini bukan lagi disebabkan oleh kebakaran melainkan karena proses penyemprotan air untuk pendinginan. "Saya sudah berada di lokasi sebelumnya, dan diperlukan waktu selama 10 menit untuk menyemprot air agar bara di bawah permukaan padam. Proses pendinginan memang dibutuhkan," katanya.
Irjen Iqbal yakin bahwa jika hujan turun, Karhutla akan dapat sepenuhnya dikendalikan hari ini. Namun, jika tidak turun hujan, diperlukan waktu dua atau tiga hari. Ia menegaskan bahwa para anggota akan terus bekerja, baik sebelum maupun sesudah hari raya Idul Fitri.

Lokasi Karhutla ini memiliki medan yang cukup sulit dilalui karena gambutnya yang dalam. Namun, pasokan air tidak menjadi masalah. "Kedalaman gambutnya empat meter, sehingga kita harus berhati-hati agar tidak terperosok. Namun, pasokan air mudah didapatkan. Hanya saja, medannya cukup sulit," jelasnya.
Kapolda Riau telah memerintahkan sederet pejabat utama Polda Riau untuk siaga di lokasi, memimpin operasi pendinginan. Beberapa pejabat yang terlibat antara lain Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya, serta beberapa pihak lainnya seperti unsur TNI, BPBD, Mangga Agni dan lain-lain.
"Terima kasih kepada Karo Ops, Direktur Samapta, PamObvit, Dansat Brimob dan anggotanya serta beberapa pihak lainnya seperti unsur TNI, BPBD, Mangga Agni dan seluruh elemen yang telah bekerja sama di lokasi untuk memadamkan Karhutla di daerah pelintung," ucap Kapolda.
Irjen Iqbal juga menjelaskan bahwa Karhutla di lokasi tersebut pertama kali terjadi pada Rabu, 19 April 2023 lalu. Pemadaman langsung dilakukan saat itu dan Karhutla.RH






Komentar Via Facebook :