Home › Sorotan › Kubangan Kerbau di Siarang-arang Jalan Memilukan Masyarakat
Rusak Parah
Kubangan Kerbau di Siarang-arang Jalan Memilukan Masyarakat
Keterangan Foto: Kondisi jalan Dusun 1 Siarang-arang Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir
Siarang-arang-Pujud Rohil, Tabloid Diksi - Keadaan yang mengkhawatirkan melanda kepenghuluan Siarang-arang, Dusun 1 Siarang-arang, akibat terbengkalainya satu-satunya jalan di wilayah tersebut.
Masyarakat setempat merasa sedih dan kecewa melihat kondisi jalan yang terletak di tengah perkampungan dengan rumah-rumah penduduk yang padat di sekitarnya.
- Baca juga:
”Jalan ini begitu rusak sehingga menyerupai kubangan kerbau, menyulitkan akses bagi warga,” sebut warga disana saat awak media turun ke lokasi, Sabtu (27/5) siang.
Jalan ini menjadi tulang punggung mobilitas warga sekitar untuk berbagai keperluan. Namun, kondisinya sangat memprihatinkan. Banyak bagian jalan yang mengalami kerusakan parah, menyebabkan keluhan dan kesulitan bagi masyarakat setempat, terutama saat musim hujan. Air yang menggenangi jalan menciptakan situasi yang tak tertahankan, seperti kubangan kerbau.
Masyarakat berharap agar pemerintah setempat segera menanggapi dan mengambil tindakan cepat untuk memperbaiki jalan ini. Kondisi ini mengganggu kegiatan sehari-hari masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang harus melewati jalan yang rusak tersebut. Situasi ini benar-benar memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah setempat.
Lewat ini, masyarakat Siarang-arang melaporkan kondisi jalan yang terbengkalai semakin memburuk. Jalan itu menyerupai jalan di dalam hutan, dipenuhi dengan kerusakan dan semak yang menjalar.
Perlu diketahui, jalan ini adalah akses satu-satunya sebagai jalur utama yang digunakan oleh masyarakat untuk mengangkut hasil panen dan menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari. Namun, kondisi jalan yang semakin memburuk menyebabkan penderitaan bagi warga. Ketika musim hujan tiba, situasinya semakin parah. Genangan air seperti kubangan kerbau menghambat perjalanan dan memberikan kesulitan bagi siapa pun yang harus melaluinya.
Roni (30), salah satu warga yang menjadi perwakilan masyarakat, mengungkapkan kekhawatirannya. Ia berharap pemerintah setempat segera menyadari kondisi ini dan mengambil langkah-langkah cepat untuk memperbaiki jalan. Anak-anak sekolah adalah yang paling terdampak, karena mereka harus berjuang melintasi jalan yang rusak dan berbahaya setiap harinya. Keprihatinan masyarakat semakin meningkat, dan mereka berharap situasi ini segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat. AA





Komentar Via Facebook :