Home › Ekonomi › Harga TBS Sawit di Riau Naik
Buah Tatakelola Yang Baik
Harga TBS Sawit di Riau Naik
Keterangan Foto: Truk pengangkut TBS sawit siap dikirim ke pabrik pengolahan.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Riau periode 7 sampai 13 Juni 2023 mengalami kenaikan pada setiap kelompok umur.
Adapun jumlah kenaikan yang terbesar terjadi pada kelompok umur 10 – 20 tahun sebesar Rp 18,36/Kg atau mencapai 0,82% dari harga minggu lalu. Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 2.265,01/Kg.
TBS sawit mengalami kenaikan harga, petani dapat kembali angin segar.
- Baca juga:
Kepala Dinas Perkebunan Riau Zulfadli mengatakan, faktor penyebab naiknya harga TBS periode ini karena terjadinya kenaikan harga jual kernel dari perusahaan yang menjadi sumber data. indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 89,85%, harga penjualan CPO minggu ini turun sebesar Rp 1,22 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 410,82 dari minggu lalu.
“Untuk harga jual CPO, PTPN V Sei Buatan menjual CPO dengan harga Rp 10.135/Kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp 18,60/Kg dari harga minggu lalu. PTPN V Sei Tapung menjual CPO dengan harga Rp 10.135/Kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp 18,60/Kg dari harga minggu lalu,” katanya.
Petani tengah memanen buah sawit.
“PT. Sari Lembah Subur menjual Kernel dengan harga Rp 5.116/Kg dan mengalami penurunan harga sebesar Rp 244/Kg dari harga minggu lalu. PT. Musim Mas Batang Kulim Palm Oil Mill menjual Kernel dengan harga Rp 7.128/Kg harga minggu ini,” sebutnya.
Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor kenaikan harga kernel. Sedangkan sistem tata kelola penetapan harga TBS Provinsi Riau semakin membaik.
Berikut Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit periode 7 – 13 Juni 2O23:
Umur 3th (Rp 1.671,15);
Umur 5th (Rp 1.977,83);
Umur 7th (Rp 2.104,37);
Umur 9th (Rp 2.213,23);
Umur 10th-20th (Rp 2.265,01);
Umur 21th (Rp 2.168,94);
Umur 23th (Rp 2.149,01);
Umur 25th (Rp 2.008,54).
“Membaiknya tata kelola penetapan harga merupakan upaya yang serius dari seluruh stake holder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelas Zulfadli Kadis Perkebunan Riau.






Komentar Via Facebook :