https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Gerbong Mutasi Bergerak di Polresta Pekanbaru, Muharman Arta Lantik Kabag Ren dan Pimpin 2 Sertijab •   Tim Puslitbang Polri Turun ke Polresta Pekanbaru, Evaluasi Sertifikasi dan Kualitas Pengadaan •   Personel Polsek Batu Hampar Turun Tangan Bersihkan Mako, Program ASRI Jadi Gerakan Nyata •   HUT Lantas ke-71, Kapolda Riau Minta Polantas Tak Cuma Urus Jalan: Lingkungan Juga Harus Dijaga
Home › Sorotan › Heboh!! 26 Dokter RS Madani Pekanbaru Mogok Kerja, Bertahun-tahun Jaspel Tak Dibayar
Sorotan
Pekanbaru

Sangat Miris

Heboh!! 26 Dokter RS Madani Pekanbaru Mogok Kerja, Bertahun-tahun Jaspel Tak Dibayar

Rabu, 21 Juni 2023 | 11:43 WIB,  
Penulis : Redaksi
Heboh!! 26 Dokter RS Madani Pekanbaru Mogok Kerja, Bertahun-tahun Jaspel Tak Dibayar

Keterangan Foto: Istimewah

Pekanbaru, Tabloid Diksi - Diketahui, sejak hari  Senin sampai hari ini. Dokter spesialis di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) ini melakukan mogok kerja dan membuat mosi tak percaya pada Direktur Arnaldo Eka.

Para dokter spesialis inipun mendemo manajemen rumah sakit, yang dengan membuat mosi tak percaya dengan ada  ditandatangani 26 dokter bekerja di RSD Madani. Dimana mereka menuntut Jasa Pelayanan (Jaspel) sejak Oktober 2021 disebut belum dibayar manajemen. Dan minta manajemen dievaluasi. 

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Mosi ditujukan langsung pada Direktur RSD Madani dr Arnaldo Eka Putra. Saat dikonfirmasikan persoalan ini kepada dr Budi SpOG, yang merupakan salah satu dokter menandatangani mosi, tegaskan ia tidak memberikan penjelasanya soal ada dokter berstatus ASN yang bekerja di tempat praktik lain saat jam kerja. 

"Kami spesialis ini jam kerja 24 jam satu hari. Bukan sama dengan ASN kantoran yang ada jam kerja. Apalagi saya dokter kandungan, dengan jam kerja yang tidak menentu. Hari libur, hari lebaran kami ini tetap kerja. Jadi kami kerja tanpa batas, itupun jasa belum dibayar," kata dr Budi, kepada wartawan, pada saat ditemui.

Dia menegaskan, sejak kamar operasi di RSD Madani dioperasikan, dirinya belum menerima jasa sepersenpun, yakni dari perawatan medis pasien. Jadi aturan ini sambung dia, tak bisa disamaratakanlah itu dengan ASN. Hal ini semestinya bisa dipahami pihak manajemen RSD. Sebab spesialis ini tak ada batas waktu kerja.

Sementara itu dihubungi, Direktur RSD Madani Pekanbaru Arnaldo Eka Putra menjelaskan, bahwa apa yang dilakukan dokter itu mengambil praktik lain di saat jam dinas, yang dinilai melanggar aturan berlaku dalam Surat Edaran Kemenkes.

"Sesuai Surat Edaran Kemenkes No: UM. 01.05/I.2/17473/2022 menyatakan, pegawai ASN dan pegawai non-ASN, khususnya dokter pada unit pelaksana teknis tidak diperkenan meninggalkan tugas memberikan pelayanan pada jam kerja," kata Arnaldo Eka.

Selain itu, lanjut dia, ada juga PP No 94 Tahun 2021 yang berbunyi, apabila tidak menaati jam kerja dan tidak masuk kerja, maka akan dikena pemotongan tunjangan yang maupun kinerja hingga pemberhentian dengan hormat tanpa permintaan sendiri. Lalu, berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Pekanbaru No: 800/BKPSDM-PKAP/170.A/2021.

"Dalam surat edaran walikota itu sudah menjelaskan bagi pegawai ASN wajib masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja, yakni hari Senin sampai Kamis jam 07.30-14.30 WIB. Sementara hari Jumat jam 07.30-11.30 WIB. Sedangkan hari Sabtu jam 07.30-13.00 WIB," terang Arnaldo Eka.

Terkait tuntutanya jasa pelayanan para dokter, Arnaldo Eka hanya menyebutkan pihaknya telah ada membayarkan Jasa Paelayanan para dokter di RSD Madani. Untuk itu, ia meminta para dokter bisa bersikap profesional dalam bekerja. Sehingga, pelayanan di RSD Madani Pekanbaru bisa berjalan maksimal.

"Kami tidak mempermasalahkan para dokter ini praktik di luar jam dinas, dan saya tahu itu. Tapi jangan sampai juga pelayanan di RSD Madani ini terganggu. Karena pelayanan itu adalah hal utama yang kita berikan kepada masyarakat. Jangan sampai masyarakat terlantar akibat para dokter mengambil praktik di rumah sakit lain, apalagi yang dilakukan masih dalam jam kerja," katanya. 

Arnaldo Eka mengakui bahwasa pasca jasa pelayanan dokter dibayarkan, ada beberapa dokter yang telah masuk bekerja, yakni poli bedah, poli penyakit dalam, poli ortopedi dan poli gigi. Meski begitu, ada beberapa dokter yang tidak hadir bekerja, seperti dokter poli anak, poli obgin, poli paru, poli THT, poli mata dan poli kulit. **

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Konflik KerjaMogok Kerja DokterPenolakan DirekturKrisis Pelayanan KesehatanRSD Madani
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Disinyalir Rugikan Daerah, Direktur Tak Menanggapi Terkait Dinas Luar Oknum Kasi RSD MADANI

    Selasa, 28 Mar 2023 | 22:32 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #6

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #7

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #8

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #9

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB

HUKRIM

  • Polisi Gerebek Rumah di Langgini, 2,13 Gram Sabu Disita dari Pria 35 Tahun

    Polisi Gerebek Rumah di Langgini, 2,13 Gram Sabu Disita dari Pria 35 Tahun

    Selasa, 22 Sep 2026 | 09:03 WIB
  • AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu

    AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu

    Senin, 21 Sep 2026 | 16:16 WIB
  • Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Senin, 21 Sep 2026 | 14:52 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com