Home › Hukum › Polres Bengkalis Resmi Tahan Mantan Ketua KPU
Rugikan Negara 4,5 Miliar LebihÂ
Polres Bengkalis Resmi Tahan Mantan Ketua KPU
Fadhilah Al Mausuly, mantan KPU Kabupaten Bengkalis periode 2020.
BENGKALIS, Tabloid Diksi - Polres Bengkalis menahan mantan ketua KPU Bengkalis priode 2020, Fadhillah Al Mausuly. Penahanan tersebut berdasar pada hasil audit Inspektorat KPU dan penyelidikan tim Sat Reskrim.
Fadhillah diduga telah merugikan keuangan negara 4,5 miliar lebih yang berasal dari dana hibah Pemkab Bengkalis sebesar Rp 40 miliar terkait pemilihan Bupati dan Wakil Bupati priode 2021-2024. Pria kelahiran Dumai itu dijadikan tersangka sejak Senin (31/7/2023).
- Baca juga:
Berdasarkan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara yang dilakukan Inspektorat KPU RI Didapati Kerugian Negara Senilai Rp 4.592.107.767,00.
Pasal yang digunakan, sebagaimana Dimaksud Dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke – 1 K.U.H.Pidana.
Diketahui bahwa Pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Bengkalis melakasanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati untuk peroide 2021-2024, untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut Pemerintah Kab. Bengkalis memberikan bantuan dana hibah kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab Bengkalis sebesar Rp. 40.000.000.000,00.
Dari total anggaran dana hibah tersebut pihak dari KPU Bengkalis menggunakan anggaran sejumlah Rp.35.590.438.121,- sesuai dengan Surat Perintah Pengesahan Hibah Langsung (SP2HL) per- tanggal 03 Agustus 2021, sehingga memiliki sisa lebih perhitungan anggaran (SILPA) sebesar Rp.4.409.491.879,- dan sudah dikembalikan ke Kas Daerah kab. Bengkalis berdasarkan Surat Perintah Pengesahan Pengembalian Pendapatan Hibah Langsung (SP4HL) per tanggal 04 Agustus 2021 dan bukti setor melalui Bank BNI pada tanggal 26 April 2021.
Berdasarkan hal tersebut diatas, hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Unit III Sat Reskrim Polres Bengkalis didapati beberapa perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh pihak Sekretariat KPU Kab. Bengkalis maupun Ketua KPU Kab. Bengkalis saat itu.
Pihak sekretariat KPU Kab. Bengkalis tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya selaku pengelola keuangan, sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara berdasarkan hasil audit yang dilakukan Inspektorat KPU RI.
Selanjutnya bahwa Ketua KPU Kab. Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly melakukan pinjaman uang pribadi kepada Bendahara Pembantu dengan menggunakan dana hibah. Ketua KPU Kab. Bengkalis berdasarkan NPHD dan SPTJM merupakan pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap penggunaan dana hibah yang diterima dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis Bengkalis.






Komentar Via Facebook :