Home › Ekonomi › DPRD Pekanbaru Dorong Kebut Pengerjaan Pasar IndukÂ
Empat Tahun Pembangunan Mandek
DPRD Pekanbaru Dorong Kebut Pengerjaan Pasar IndukÂ
Keterangan Foto: Ketua Komisi ll DPRD Pekanbaru, Dapot Sinaga SE menanggapi progres pembangunan Pasar Induk Jalan Sukarno Hatta.
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Lama sudah kehadiran Pasar Induk yang direncanakan, hingga saat ini belum terwujud. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru Dapot Sinaga SE, menyampaikan keterangan menyangkut progres Pasar Induk tersebut.
”Kami dapat informasi dari Disperindag, bahwa penyelesaian pembangunannya terus didorong. Bahkan beberapa bangunan di area pasar sudah ada yang selesai. Mudah-mudahan tahun ini selesai semua,” ujarnya, Ahad (22/10/23).
Pasar Induk Jalan Sukarno Hatta, dalam tahap pembangunan gedung dan sarana penunjang.
- Baca juga:
Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru belum juga rampung. Banyaknya persoalan muncul, hingga pasar yang berada di Jalan Soekarno Hatta itu tak kunjung selesai pembangunannya.
Padahal, sejak awal pembangunannya Oktober tahun 2016 lalu, PT Agung Rafa Bonai (ARB) selaku investor, dalam kontraknya tuntas tiga tahun pembangunan. Di tengah pengerjaan gedung hadir banyak persoalan. Mulai dari kepemilikan surat IMB, HPL (Hak Pengelolaan Lahan) dan lain sebagainya.
PT ARB diberikan durasi pengelolaan selama 30 tahun. Pada tahun 2017 surat
Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tuntas terselesaikan. Pembangunan dilanjutkan pada 2018, disaat-saat pengerjaan muncul masalah krusial, PT ARB tidak ada lagi modal untuk melanjutkan pembangunan dampak dari pandemi Covid-19.
Pasang surat pembangunan terjadi selama masa pandemi, tahun 2020 dan 2021. Selain masalah finansial akibat pandemi, PT ARB juga meminta kepastian status lahan.
Akhirnya HPL diterbitkan Kementerian ATR/Badan Pertanahan Nasional pada 2022. Bermodalkan HPL itu, PT ARB mendapat suntikan dana dari bank untuk melanjutkan pembangunan Pasar Induk. Karena, PT ARB telah menghabiskan dana Rp60 miliar dengan capaian pembangunan 60 persen, sejak 2017 hingga 2022.
Terkait hal ini, Dapot Sinaga menyebutkan, bahwa Komisi II DPRD akan terus mendorong percepatan pembangunan Pasar Induk tersebut. Sebab keberadaannya sudah sangat diperlukan mengurai kemacetan di dua titik padat kendaraan, yaitu Pasar Cik Puan Jalan Tuanku Tambusai dan Pasar Pagi Arengka di Jalan Soekarno Hatta.
”Kalau Pasar Induk ini selesai, kita kan senang juga. Para tengkulak dan agen barang-barang di sana semua,jadi tertata lah,” ujar Dapot Sinaga.
Sebagai informasi, akses jalan di dalam pasar telah selesai dibangun. Beberapa bangunan untuk kios pedagang sudah pada tahap penyelesaian.
Kepala Disperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin menjelaskan, bahwa pihaknya juga mengharapkan agar sampai akhir tahun 2023 ini, Pasar Induk sudah beroperasi.
Ditambahkannya, ada beberapa fasilitas pendukung yang harus cepat diselesaikan. Di antaranya loading barang dagangan dan akses masuk bagi pengunjung. Tujuannya, agar kelancaran sirkulasi angkutan barang dan menghindari kemungkinan penumpukan.
Selain itu, disampaikan Kadisperindag, pengembang telah membangun jalan akses untuk memudahkan masuk dan keluar dari pasar. Termasuk sudah merespons keluhan masyarakat, terkait tembok yang roboh di sekitar area pembangunan.






Komentar Via Facebook :