Home › Hukum › HIPMA INHU Singgung Kejagung Tidak Bertindak Mengungkap Persekongkolan Jahat Yopi Arianto dan Hendrizal
Skandal PT. Duta Palma
HIPMA INHU Singgung Kejagung Tidak Bertindak Mengungkap Persekongkolan Jahat Yopi Arianto dan Hendrizal
Keterangan Foto:
Jakarta, Tabloid Diksi - Himpunan Mahasiswa Pelajar Indragiri Hulu (HIPMA INHU) Jakarta mendesak Kejaksaan Agung untuk menangkap mantan Bupati Inhu, Yopi Arianto, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Inhu, Hendrizal terkait dugaan tindak pidana korupsi penyerobotan lahan oleh PT. Duta Palma yang merugikan Negara sebesar Rp 104,1 triliun di wilayah Riau.
Koordinator HIPMA INHU, Diah Rani Fitri menegaskan perlunya Kejagung segera bertindak terhadap Yopi Arianto. "Kenapa Yopi dan Sekda belum ditangkap, buktinya sudah jelas. Kenapa kepastian hukumannya tidak jelas," ungkap Diah setelah unjuk rasa pada Senin, 20 November 2023.
- Baca juga:
Diah mengingatkan Kejagung terkait kasus PT. Duta Palma yang melibatkan Yopi Arianto. "Kami ingatkan Yopi Arianto bersalah, sesuai dengan aduan kami. Kenapa Kejagung tidak bertindak? Apa Kejagung masuk angin?," lanjut Diah.

Ia meminta Kejagung memeriksa harta kekayaan Yopi Arianto dan Hendrizal. "Kami ingin Kejagung memperhatikan tuntutan kami, mereka masih bebas sampai sekarang," tegasnya.
HIPMA INHU saat di Jakarta menduga adanya persekongkolan antara Yopi Arianto dan Hendrizal. Selama menjabat sebagai Bupati, keduanya mengeluarkan izin lokasi perkebunan kelapa sawit PT. Duta Palma yang kontroversial.
Peran Yopi Arianto terungkap dari keterangan mantan Kepala Dinas Penanaman Modal, Seno Aji, saat persidangan.
“Keterlibatan banyak pihak dalam skandal ini, melibatkan institusi negara, adalah situasi serius dan ancaman bagi pembangunan di Indragiri Hulu,” ungkap Koorlap Aksi.
Diah menyatakan akan terus mendesak dan mengadakan aksi demo di depan Kejagung RI jika Jaksa Agung tidak segera menyelidiki Yopi Arianto dan Hendrizal tanpa pandang bulu. Tim






Komentar Via Facebook :