https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar •   Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak •   Kericuhan PT Adei Memanas: 2 Security Terluka, Mobil dan Motor Dirusak, 1 Orang Ditangkap •   Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bawa Pesan dari Riau
Home › Hukum › Ratusan Hektare TNTN Disulap Jadi Lahan Sawit 
Hukum
Pelalawan

Tim Operasi Gabungan Nihil Tangkap Pelaku Utama Perambahan

Ratusan Hektare TNTN Disulap Jadi Lahan Sawit 

Jumat, 01 Desember 2023 | 10:40 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Ratusan Hektare TNTN Disulap Jadi Lahan Sawit 

Keterangan Foto: Konferensi pers, KLHK Provinsi Riau bersama TNI-Polri.

PELALAWAN, Tabloid Diksi - Tim KLHK bersama  jajaran TNI/Polri menggelar operasi gabungan di Taman Nasional (TN) Tesso Nilo, Pelalawan. Namun sayang, tim hanya menemukan 600 hektare lahan dirambah tanpa ada satupun pelakunya.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum KLHK Rasio Ridho Sani mengatakan operasi tim gabungan TNI, Polri dan pemda dilakukan sejak 15-19 November lalu. Tim melakukan operasi gabungan di daerah Take Jaya, Air Hitam, Pelalawan.

    Baca juga:
  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

"Kami temukan 600 ha kawasan TN Tesso Nilo yang sudah ditanam sawit dan ada 36 pondok perambah kita hancurkan dengan melibatkan TNI, Polri dan Pemda," ujarnya, Kamis (30/11/2023).

Operasi dilakukan sebagai bentuk tindakan dan pemulihan terhadap 600 ha lahan yang telah ditanami sawit. Sebab, lokasi hutan yang dirambah merupakan habitat harimau Sumatera hingga gajah.

"Kami lakukan pemusnahan 36 pondok perambah. Ini karena kami melihat pentingnya kawasan TN Tesso Nilo yang merupakan habitat gajah Sumatera, harimau Sumatera, beruang madu dan juga tapir yang semua dilindungi," terang Ridho.

Ridho mengaku khawatir jika dibiarkan akan berdampak negatif. 

Mengingat kawasan hutan yang diserobot merupakan habitat binatang tersebut. 

"Kalau dibiarkan akan terus terjadi konflik masyarakat dan satwa di sana. Saya ingin sampaikan bahwa upaya ini merupakan langkah tegas yang kami lakukan terhadap pelaku perambah dan perusak kehutanan," terangnya.

Sayangnya, dalam operasi gabungan yang melibatkan 370 personel tak ada satupun menemukan pelakunya. Tim hanya mendapatkan 80 nama orang yang sudah membeli lahan untuk dimintai keterangan.

Puluhan orang akan dimintai keterangan terkait kepemilikan lahan di TN Tesso Nilo. Termasuk asal-usul mendapatkan lahan yang diduga melibatkan aparat pemerintah desa setempat.

"Ada 80 orang teridentifikasi, sejauh ini hanya pondok saja (dalam operasi kali ini). Tapi sebelumnya ada 17 tersangka, lima sudah dapat vonis dan 12 tersangka lain masih proses persidangan," jelasnya.

Khusus bibit sawit yang ditanam, petugas gabungan langsung memusnahkan seluruh tanaman yang ada di lokasi.

"Ada keterlibatan oknum, ini kan kejahatan terorganisir. Ada oknum, ada pemodal dan ini saya sudah perintahkan diusut tuntas mengingat kawasan ini penting karena menjadi rumah satwa dilindungi. Saya juga minta penyidik untuk mendalami pihak-pihak yang terlibat di TN Tesso Nilo," pungkas Ridho.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    DH dan Kadiv Akutansi PT Timah Tbk Diperiksa Kejagung

    Jumat, 01 Des 2023 | 02:01 WIB
  • Hukum

    Jaksa Agung Muda Periksa Tambahan 3 Saksi Usut Tol Japek

    Jumat, 01 Des 2023 | 01:05 WIB
  • Peristiwa

    HUT ke-5 Media Cyber88, Tommy Sampaikan Komitmen Terkait Jurnalistik

    Kamis, 30 Nov 2023 | 18:44 WIB
  • Politik

    Buruh Indonesia Bersatu Menuntut Kenaikan Upah Minimum

    Kamis, 30 Nov 2023 | 15:42 WIB
  • Politik

    Kampanye Capres/Cawapres No.2 Bagi-bagi Susu dan Makan Gratis 

    Kamis, 30 Nov 2023 | 14:02 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #8

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #9

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB

HUKRIM

  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com