https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kapolda Riau Lapor ke Presiden Kasus Karhutla, 35 Orang Ditetapkan Tersangka •   Jaringan Narkoba Desa Semunai Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Nama Pemasok Sabu yang Buron •   Kapolres Kampar Turun ke Medan Karhutla Rimbo Panjang Kerahkan 123 Personel •   Asap Makin Mengusik, KKN UMRI Turun Tangan Ingatkan Warga Buluh Rampai
Home › Politik › Soal APBD 2024, Pemkab Tak Serius Urus Kepentingan Rakyat
Politik
Kuansing

KUANSING

Soal APBD 2024, Pemkab Tak Serius Urus Kepentingan Rakyat

Sabtu, 02 Desember 2023 | 14:26 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Soal APBD 2024, Pemkab Tak Serius Urus Kepentingan Rakyat

Keterangan Foto:

KUANSING , Tabloid Diksi - Mantan anggota DPRD Kuansing dua periode, Andi Nurbai SP ikut menyoroti dan mengawasi jalannya proses tahapan pengesahan Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kuansing tahun 2024 di DPRD Kuansing. Ia pun ikut menyorot dinamika politik yang terjadi selama tahapan pembahasan dilalui yang melibatkan lembaga DPRD dengan Pemkab Kuansing.

Ia menilai, pihak eksekutif atau Pemkab Kuansing tidak serius dalam mengikuti dan membahas soal Ranperda APBD Kuansing 2024 ini. Karenanya, Andi Nurbai menyarankan agar Gubernur Riau ikut turun tangan dan memanggil dua pimpinan lembaga penyelenggara pemerintahan daerah ini. DPRD dan Pemkab Kuansing.

    Baca juga:
  • DPRD Riau Perbarui Perda CSR, Perkuat Tata Kelola dan Tanggung Jawab Lingkungan

  • Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Aturan Profesi Kurator dan Pengurus

  • Karhutla Kalimantan Meluas, Hetifah : Keselamatan Masyarakat Harus Prioritas

"Iya. Ini kan gak ada komunikasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. Harusnya kan ada komunikasi yang bagus. Kok bisa sampai terjadi seperti itu. Yang wajib di kebelakang kan, yang sunnah didahulukan. Contoh, melayur jalur. Harusnya kan Bupati bijak," kata Andi Nurbai dalam keterangannya, Kamis (30/11/2023).

Dari pengamatannya, Andi Nurbai melihat, para anggota DPRD telah bekerja keras untuk APBD 2024 ini yang bekerja siang dan malam. Bahkan hingga dinihari.

"Namun pihak eksekutif nampaknya kurang serius. Agak main-main. Tahu ndak Bupati, bahwa APBD Itu menyangkut kepentingan masyarakat dan masa depan Kuansing," tegasnya.

Mantan Politisi PAN ini menilai, kalau Bupati Kuansing ini terjebak oleh kepentingan pencitraan sesaat elektabilitas Pemilu 2024 atau persiapan untuk Pilkada. 

"Harusnya kan nggak seperti itu. Harus dikedepankan dulu kepentingan masyarakat secara keseluruhan, kan," sebutnya.

Andi juga menilai, bahwa Bupati Kuansing terkesan menganggap para anggota DPRD Kuansing ini tidak punya kemampuan soal ini. Sehingga terjadilah komunikasi yang macet diantara kedua lembaga ini.

"Saya tengok masalah komunikasi yang tidak bagus. Dan juga karena kurangnya penghargaan pihak eksekutif kepada legislatif. Makanya akan terjadi hal yang seperti sekarang ini. Iya kan," katanya.

Masyarakat Bisa Menilai dari awal tahapan pembahasan Ranperda APBD 2024, menurut Andi Nurbai, dipantau dan diawasi masyarakat. Mereka bisa memberikan penilaian perihal mana yang serius dan mana yang tidak untuk daerah ini.

"Iya. Masyarakat bisa menilai. Masyarakat tahu dan mengikuti perkembangan itu melalui media, media sosial. Siapa yang serius. Siapa yang serius untuk daerah dan siapa yang tidak. Masyarakat menilai, bahwa eksekutif sebentuk itu, seperti kekanak-kanakan," sebutnya.


Andi Nurbai menilai, dampak semua yang terjadi merugikan masyarakat. Dan Pemkab Kuansing kini harus pro aktif mencari solusi persoalkan ini.


"Dahulukan kepentingan kepentingan yang lebih luas. Masa iya, pembahasan APBD yang nyata untuk rakyat secara keseluruhan dibawah kapasitasnya daripada melayur jalur. Itu kan tak masuk akal. Jadi, main main aja nampaknya Pemkab Kuansing ini. Itu kan terjadi,  seolah mengedepankan ego-ego aja. Sementara waktu kan mepet. Seharusnya eksekutif, ariflh," diingatkannya.

Andi berharap ada solusi dari persoalan ini. Karena Andi Nurbai menginginkan masyarakat tidak jadi korban. Maka, Ia menyarankan, Gubernur memanggil DPRD dan Pemkab.

"Kalau perlu panggil keduanya. Awak kan ikit memantau. Sebagai masyarakat, kita berharap, APBD bisa mensejahterakan seluruhnya. Itu bisa mensejahterakan masyarakat secara keseluruhan, kita kan bukan hanya untuk kepentingan kepentingan sesaat. Karena ini menyangkut kepentingan Kuansing keseluruhan untuk jangka lama, bukan jangka pendek,' pintanya.(***)

Editor : Noperman SPd

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Presiden Titah Agus Hentikan Kasus e-KTP Diamini Saut Situmorang 

    Sabtu, 02 Des 2023 | 10:18 WIB
  • Hukum

    Kejagung RI Menyita Sedan Porsche Senilai Rp3 Miliar

    Sabtu, 02 Des 2023 | 02:15 WIB
  • TNI-Polri

    Kapolda Riau Peluk Haru Putra Personel Polairud yang Gugur  

    Jumat, 01 Des 2023 | 21:29 WIB
  • Sorotan

    Aktivis PETI Kembali Beroperasi di Desa Sikakak, Diduga Pemilik Inisial GR

    Jumat, 01 Des 2023 | 21:04 WIB
  • Peristiwa

    Musim Hujan DBD Mengintai 

    Jumat, 01 Des 2023 | 15:49 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Wujud Cinta NKRI, A. Mualif Mahasiswa Program Doktor PAI UIN Suska Riau Luncurkan Tiga Buku di HUT RI ke-81 Menuju Indonesia Emas 2045

    Senin, 17 Agu 2026 - 17:42 WIB
  • #3

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Foto Pabrik dengan Drone  Yayasan Riau Madani Dilaporkan ke Polda Riau

    Jumat, 21 Agu 2026 - 19:16 WIB
  • #6

    Api Lahap 1 Hektare Lahan di Payung Sekaki, Angin Kencang Bikin Pemadaman Dramatis

    Rabu, 19 Agu 2026 - 17:11 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki Ajak Warga Meriahkan HUT RI, Panjat Pinang hingga Doorprize Digelar

    Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:06 WIB
  • #8

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #9

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB

HUKRIM

  • Jaringan Narkoba Desa Semunai Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Nama Pemasok Sabu yang Buron

    Jaringan Narkoba Desa Semunai Mulai Terkuak, Polisi Kantongi Nama Pemasok Sabu yang Buron

    Senin, 24 Agu 2026 | 17:59 WIB
  • 35 Tersangka Karhutla Dibidik, Polda Riau Siap Jerat Korporasi Jika Terbukti Terlibat

    35 Tersangka Karhutla Dibidik, Polda Riau Siap Jerat Korporasi Jika Terbukti Terlibat

    Senin, 24 Agu 2026 | 16:35 WIB
  • Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Tim Opsnal Polsek Pinggir Tangkap Pemuda Bawa Sabu, Pemasok Masuk DPO

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Harga Ayam Potong di Pekanbaru Melonjak hingga Rp42 Ribu per Kilogram

    Senin, 24 Agu 2026 | 10:46 WIB
  • Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Stok Beras NTT Melimpah, Kebutuhan Pangan Pengungsi Dipastikan Aman

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:45 WIB
  • Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Belanja Negara 2027 Capai Rp4.097 Triliun, Pemerintah Pertahankan Defisit 2,4 Persen

    Minggu, 23 Agu 2026 | 13:44 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com