https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pemerintah Siapkan Pendidikan Gratis Mulai dari TK Hingga PTN •   Presiden Prabowo Bentuk Ditjen Pesantren di Kementerian Agama •   DPR RI Dorong Pendampingan Maksimal bagi PMI Nenah Arsinah •   Komisi XIII Soroti Fasilitas Mirip Apartemen di Lapas Cibinong
Home › Peristiwa › Humas PT PHI Mengklaim Tidak Mempekerjakan Pemanen di Areal Banjir
Peristiwa
Pelalawan

Humas PT PHI Mengklaim Tidak Mempekerjakan Pemanen di Areal Banjir

Kamis, 04 Januari 2024 | 18:37 WIB,  
Penulis : Bujang P
Humas PT PHI Mengklaim Tidak Mempekerjakan Pemanen di Areal Banjir

Keterangan Foto:

PELALAWAN, Tabloid Diksi - Berbagai media online di Pelalawan Riau telah mengabarkan tentang karyawan PT. PHI Unit Kebun Langgam yang masih terlibat dalam panen di area banjir. Meskipun telah disoroti oleh publikasi tersebut, PT. PHI tampaknya tidak mengindahkan permasalahan ini.

Sejak Rabu hingga hari Kamis ini, berbagai informasi terkait PT. PHI Unit Kebun Langgam mencuat. Informasi dari sumber yang enggan disebutkan namanya dalam publikasi ini mengungkapkan kepada media melalui WhatsApp pada Kamis pagi, 4 Januari 2024, pukul 07.08 WIB.

    Baca juga:
  • Perang Melawan Halinar, Lapas Pekanbaru Kerahkan TNI-Polri-BNN Sisir Blok Hunian dan Tes Urine

  • Antisipasi Karhutla, Bhabinkamtibmas Batu Hampar “Halo-Halo” Keliling Pakai TOA Ingatkan Warga

  • Kapolres Kampar Duduk Bersama Anak SLBN, Nobar Film “Istimewa” Penuh Tawa dan Pesan Kesetaraan

Narasumber menyampaikan dua foto yang menunjukkan para pekerja Pemanen SKU dan Pemanen BHL bersiap untuk berangkat ke lapangan di Apdeling 07 menggunakan sampan mesin, meskipun lapangan yang akan dipanen masih tergenang banjir.

Para pekerja ini, menurut sumber, melanjutkan pekerjaan mereka demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga, meskipun dihadapkan pada risiko yang amat besar. Menurut informasi, debit air di Apdeling 07 saat ini mencapai sekitar 1 meter.

Terkait pengeluhan para pekerja, mereka merasa kecewa karena setiap kali menanyakan hasil kerja kepada mandor mereka, jawaban yang diberikan hanya seputar hasil yang telah mereka peroleh, tanpa penjelasan lebih lanjut.

Sumber juga menegaskan bahwa jadwal kerja yang dimulai pukul 07.00 WIB bahkan ada yang pulang pada waktu magrib, merupakan hal yang sangat membebani para pekerja.

Salah satu karyawan juga menyoroti sikap manajemen PT. PHI Unit Kebun Langgam yang tidak menunjukkan empati terhadap kondisi para pekerja Pemanen yang dipekerjakan di area banjir.

Mereka merasa tidak dihargai dan terpinggirkan dalam kondisi sulit ini. Keluhan mereka sepertinya tak direspon oleh pihak manajemen perusahaan atau pemerintah setempat, bahkan di saat kondisi banjir yang mengkhawatirkan ini.

Pemberitaan ini telah mencoba mengonfirmasi manajemen PT. PHI Unit Kebun Langgam melalui humasnya, pak Yusman, melalui telepon WhatsApp. Menurut humas tersebut, pihak perusahaan tidak mempekerjakan karyawan Pemanen di area banjir yang dalam. Mereka mengklaim bahwa para karyawan saat ini ditempatkan di area yang lebih tinggi dan minim genangan air.

Tanggapan tajam dari Seksi Hukum DPD SIJI Kabupaten Pelalawan, Azwar Alimin Musa, SH, terhadap klaim Humas PT. PHI sangat jelas. Menurutnya, Humas PHI tidak konsisten dengan klaimnya. 

Bukti yang berupa foto menunjukkan keberadaan aktivitas kerja di area banjir dengan air setinggi seleher. Azwar menekankan bahwa dalam Negara Hukum seperti kita, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan melindungi setiap pekerja atau buruh. 

Oleh karena itu, perusahaan seharusnya mempertimbangkan kondisi riil dan mengingat bahwa manusia bukanlah robot. Penting untuk menghormati martabat manusia.***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BanjirPemanen SawitPT PHI
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    Sekdako Pekanbaru Singgung Terkait Banjir Karena Air Sungai Tinggi

    Rabu, 03 Jan 2024 | 20:42 WIB
  • Sorotan

    Masyarakat Minta Bupati Atasi Banjir Ancam Perumahan Resetlemen Rohil

    Minggu, 15 Okt 2023 | 13:24 WIB
  • Peristiwa

    Dampak Positif dan Negatif Bagi Masyarakat Setempat

    Rabu, 03 Mei 2023 | 08:20 WIB
  • Sorotan

    Pekanbaru Tutup Akhir Tahun Dibanjiri Air

    Jumat, 30 Des 2022 | 23:11 WIB
  • Terkait Pernyataan Walikota Pekanbaru Mengenai Banjir, Ini Tanggapan Ketua PP GAMARI Larsen Yunus 

    Senin, 26 Apr 2021 | 11:35 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #4

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #7

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #8

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #9

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB

HUKRIM

  • Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 | 15:54 WIB
  • Polisi Bekuk Pria 31 Tahun di Tambang, Diduga Bawa Kabur Pelajar SMP dari Siak Hulu

    Polisi Bekuk Pria 31 Tahun di Tambang, Diduga Bawa Kabur Pelajar SMP dari Siak Hulu

    Kamis, 24 Sep 2026 | 09:43 WIB
  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com