https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Dugaan Kekerasan Seksual Anak oleh Dokter, DPR Desak Kemenkes Sanksi Tegas •   Legislator Nasdem Ingatkan Bahaya Redefinisi Tindak Pidana Korupsi •   Kemenpar Promosikan Wisata Indonesia ke Pasar Internasional Lewat WITF 2026 •   Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu
Home › Peristiwa › Difitnah, Rusli Ahmad Minta Waketum PBNU Dipecat
Peristiwa
Pekanbaru

Difitnah, Rusli Ahmad Minta Waketum PBNU Dipecat

Sabtu, 13 Januari 2024 | 16:38 WIB,  
Penulis : Josua Nababan
Difitnah, Rusli Ahmad Minta Waketum PBNU Dipecat

Keterangan Foto:

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Dituding dan difitnah menggunakan atribut organisasi secara ilegal, saat melakukan rapat panitia deklarasi dukungan ke Calon Presiden (Capres) Prabowo-Gibran oleh Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Amin Said Husni, Rusli Ahmad minta PBNU untuk memecat yang bersangkutan dari kepengurusan. Hal ini dinilainya akan menimbulkan preseden negatif buat organisasi sebesar NU.

Dijelaskan Rusli Ahmad kepada puluhan awak media dalam konferensi pers di salah satu cafe di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Sabtu, (13/01/2024). 

    Baca juga:
  • Tembus 7,2 Ton! Polsek Tapung Bersama Petani Panen Jagung Pipil Dukung Swasembada Pangan

  • Tekan Angka Kerawanan Sosial, Polres Bengkalis Serentak Garap Program 'Polisi Peduli Pengangguran' ?

  • Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Digelar, Ditlantas Polda Riau Pastikan Armada Patroli Siap Tempur

Kegiatan mereka pada tanggal 07 Januari 2024 adalah rapat panitia, bukan deklarasi, dan tidak ada undangan yang disebarkan secara tertulis kepada ulama dan kiai NU Riau untuk datang dan mendukung Paslon Prabowo-Gibran.

"Kegiatan itu murni rapat panitia, bukan deklarasi. Deklarasi baru tanggal 11 Januari 2024. Dan saya tidak menggunakan atribut NU apalagi surat berkop NU dja stempel NU. Saya difitnah itu," ungkap Rusli Ahmad.

Dijelaskannya, dari surat yang disebarkan dan disinyalir dibuat pihak lain, terlihat jelas itu perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab. Selain tanda tangan hanya dirinya sendiri, padahal lazimnya ditandatangani empat orang.

"Nomor surat juga masalah itu, masak sudah menjabat 3 tahun lebih nomornya baru nomor 9. Ndak cantik mainnya itu. Mau fitnah saya, tapi kasar betul caranya," ungkap Rusli Ahmad sambil melihatkan surat yang disebar Amin Said Husni di media saat press conference di Jakarta.

Ditambahkan Rusli Ahmad, dirinya dan sejumlah orang mendukung Prabowo-Gibran berniat mendeklarasikan dan mereka mengadakan rapat. Tiba-tiba sehari setelahnya muncul surat undangan yang disinyalir ditandatanganinya sendirian dengan atribut PWNU Riau. 

Menurutnya, seharusnya sikap Waketum PBNU, Amin Said Husni sudah tidak pantas jadi Waketum PBNU, karena sikapnya ini bisa membuat preseden negatif bagi NU secara keseluruhan. 

"Untuk itu, saya meminta PBNU memecat Amin Said Husni, demi nama baik NU sendiri," pungkasnya. ***

Editor : Titus Puba Jaya

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Diskes Riau Ajukan Bantuan PMT Balita Ibu dan Hamil Kepada Kemenkes

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 05:04 WIB
  • Sorotan

    Satgas Terpadu Dibentuk Gubri Selesaikan Konflik PT SIR Diapresiasi Masyarakat

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 04:49 WIB
  • TNI-Polri

    Cooling System Jelang Pemilu, Kapolresta Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Khamtibmas

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 04:41 WIB
  • Politik

    Terus Lakukan Pengawasan, Bawaslu Riau Temukan Kelebihan Logistik Pemilu

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 04:35 WIB
  • Daerah

    Sabtu dan Minggu Ini Disdukcapil Buka Rekam Serta Cetak E-KTP

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 04:17 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #3

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #8

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #9

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 - 20:18 WIB

HUKRIM

  • Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu

    Jadi Tempat Penampungan Narkoba Luar Negeri, Pria di Pekanbaru Diciduk Polisi Bersama 2,1 Kg Sabu

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:35 WIB
  • Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api

    Residivis Narkoba di Pekanbaru Ditangkap Polda Riau, Simpan 10 Paket Sabu di Korek Api

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:28 WIB
  • Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!

    Jejak Pencuri Motor di Kampar Terbongkar, Polisi Buru Jaringan Penadah!

    Kamis, 22 Okt 2026 | 17:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kemendag Gandeng KOICA Perkuat Pembelajaran Daring ASN Perdagangan

    Kamis, 22 Okt 2026 | 18:00 WIB
  • Insentif Mobil Hybrid dan REEV Ditargetkan Berlaku Akhir 2026 atau Awal 2027

    Insentif Mobil Hybrid dan REEV Ditargetkan Berlaku Akhir 2026 atau Awal 2027

    Rabu, 21 Okt 2026 | 21:32 WIB
  • Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Dipercaya Jadi Dirut

    Fadel Muhammad Jadi Komisaris Utama WIFI, Shannedy Ong Dipercaya Jadi Dirut

    Rabu, 21 Okt 2026 | 21:00 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com