https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Polresta Pekanbaru Percepat Perda Green City, Pendidikan Lingkungan Masuk Sekolah Jadi Prioritas •   Sambangi Kebun Warga, Bhabinkamtibmas Air Dingin Pantau Tanaman Terong •   Musim Kemarau Datang, Polres Kampar Siagakan Pasukan, Perang Melawan Karhutla Dimulai •   Jajaran Polsek Batu Hampar Turun ke Kebun Cegah Karhutla di Batu Hampar
Home › Nasional › Inflasi Hijau Maksud Gibran Apa ya?
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Inflasi Hijau Maksud Gibran Apa ya?

Selasa, 23 Januari 2024 | 14:21 WIB,  
Penulis : Redaksi
Inflasi Hijau Maksud Gibran Apa ya?

Ilustrasi

JAKARTA, Tabloid Diksi - Seiring dengan komitmen terhadap lingkungan, istilah "greenflation" semakin mencuat, menandakan dampak ekonomi dari kebijakan ramah lingkungan. Greenflation, yang ditandai dengan kenaikan harga bahan mentah dan energi untuk transisi hijau, menarik perhatian dari Philonomist dan Bank Sentral Eropa (ECB).

Philonomist menyoroti semakin seringnya terjadinya greenflation akibat negara-negara beralih ke sumber energi ramah lingkungan. Komitmen terhadap pelestarian lingkungan menyebabkan peningkatan permintaan bahan mentah dan energi, menyebabkan fluktuasi harga. Akibatnya, negara-negara menghadapi beban keuangan akibat biaya lebih tinggi untuk bahan-bahan tersebut.

    Baca juga:
  • Menkeu Purbaya Tegaskan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tak Capai Rp16 Juta

  • Pemerintah Selidiki Pencantuman Nama Prabowo sebagai Penulis Makalah MBG

  • Kemenko Polkam Matangkan Pengukuran Indeks Integritas Partai Politik 2026

ECB juga mengungkapkan kekhawatiran serupa, menekankan urgensi beralih ke energi terbarukan di tengah konflik geopolitik dan lonjakan harga komoditas. Isabel Schnabel, anggota Dewan Eksekutif ECB, mengategorikan era inflasi energi baru ini menjadi climateflation, fossilflation, dan greenflation.

Greenflation, seperti yang dijelaskan oleh Schnabel, mungkin kurang terlihat tetapi signifikan. Meskipun perusahaan mengadaptasi proses produksi untuk mengurangi emisi karbon, teknologi ramah lingkungan sangat bergantung pada logam seperti tembaga, litium, dan kobalt. Lonjakan permintaan, bersama dengan pasokan terbatas dalam jangka pendek hingga menengah, mengakibatkan kenaikan substansial dalam harga komoditas penting.

Ketidakseimbangan antara permintaan yang meningkat dan pasokan yang terbatas menjelaskan lonjakan harga signifikan dalam komoditas penting baru-baru ini. Tren ini menyoroti paradoks penting dalam perjuangan melawan perubahan iklim, semakin cepat transisi ke ekonomi ramah lingkungan, semakin tinggi biaya jangka pendeknya.

Meskipun dampak greenflation terhadap harga konsumen akhir saat ini lebih kecil dibandingkan dengan inflasi fosil, peralihan ke teknologi rendah emisi diharapkan memberikan tekanan pada harga berbagai produk selama periode transisi. Kenaikan biaya ini menggarisbawahi tantangan dan kompleksitas yang terkait dengan pencapaian ekonomi global yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Sebagai informasi, terkait inflasi hijau mulai menyita perhatian publik. Apalagi sejak Gribran Rakabuming Raka (cawapres nomor urut 2) mempertanyakan terkait green inflation dalam debat keempat Pilpres 2024, Minggu (21/1).***

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Inflasi hijaugreenflationgibran rakabuming rakacawaprespemilu
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • TNI-Polri

    Minggu Kasih Polresta Pekanbaru di Gereja GSJA Siloam, Dukung Kondusifitas Pemilu Damai 2024

    Minggu, 21 Jan 2024 | 20:48 WIB
  • Politik

    Menuju Pemilu 2024, Beberapa Caleg  Kader GAMKI Dibekali Doa

    Rabu, 17 Jan 2024 | 21:17 WIB
  • TNI-Polri

    Cooling System Jelang Pemilu, Kapolresta Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Khamtibmas

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 04:41 WIB
  • Politik

    Terus Lakukan Pengawasan, Bawaslu Riau Temukan Kelebihan Logistik Pemilu

    Sabtu, 13 Jan 2024 | 04:35 WIB
  • Sorotan

    Caleg PDIP DPR-RI Dapil Bogor Diduga Langgar UU Pemilu

    Kamis, 04 Jan 2024 | 18:28 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #5

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #6

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #7

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #8

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB
  • #9

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Jumat, 07 Agu 2026 | 08:14 WIB
  • Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Kamis, 06 Agu 2026 | 19:02 WIB
  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com