Home › Sorotan › Lima Deretan Nama Pasca Pengajuan Evaluasi 20 Kepala OPD Pekanbaru
Lima Deretan Nama Pasca Pengajuan Evaluasi 20 Kepala OPD Pekanbaru
Keterangan Foto: Ilustrasi
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Informasi bakal banyak pimpinan OPD yang akan di evaluasi Pj Wali Kota Pekanbaru dalam waktu dekat ini.
Kabar tersebut menjadi buah bibir yang menimbulkan opini warga, ada yang mengatakan tak patuh pada pimpinan, hingga kurang maksimalnya melaksanakan tugas dan tak mencapai target akhir tahun.
- Baca juga:
Seorang warga Pekanbaru, inisial Zh mengutarakan hal ini kepada Tabloid Diksi.
"Menurut saya ini bukan semata untuk penyegaran semata, tetapi karena Pejabat Wali Kota telah menimbang terkait pencapaian mereka pada akhir tahun 2023 kemarin," sebut Zh.
Contoh saja Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah, masih segar pada berita pertengahan bulan Desember 2023 lalu.
"Bapenda Pekanbaru belum mencapai target pendapatan senilai Rp.100 Miliar lagi, sementara saat itu hanya belasan hari saja mau tutup tahun," katanya mengkritik hal ini.
Ini kan sangat krusial bagi daerah, juga kita pantau terkait informasi pencapaian total Pendapatan Pekanbaru ditahun 2023 tak berani dibuka ke publik.
"Selain itu juga saya pribadi menilai banyak Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kurang bersinergi dan lambat jalankan arahan Pj," ujarnya.
TANGGAPAN BEBERAPA KEPALA OPD
Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah, Alek Kurniawan SP MSi, masih belum menanggapi konfirmasi.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Yuliarso SSTP MSi, merespon terkait evaluasi tersebut mengatakan dirinya sebagai bawahan siap ditempatkan dimana saja.
"Sebagai bawahan kita siap saja ditempatkan dimana saja, karena kewenangan ada dipimpinan. Kami tidak berhak menilai pimpinan," jawabnya pada Tabloid Diksi.
Selanjutnya untuk Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Dr M Jamil MAg MSi juga sejalan dengan Alek Kurniawan tak memberikan respon.
Menariknya, Evaluasi M Jamil justru mendapat dukungan dari Ketua DPP Gerakan Sunggu Suara Sejati (GASS), Rinto RG.
"Beliau ini masih menjadi sorotan terkait dugaan kepemilikan harta fantastis pasca menjabat Sekdako (Sekretaris Daerah Kota) Pekanbaru dijaman Wali Kota Firdaus," bebernya, Rabu (24/1).
Sama halnya seperti Alek dan M Jamil, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Pekanbaru juga memilih bungkam saat dikonfirmasi. Terakhir Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Zuhelmi Arifin juga bungkam menanggapi kabar evaluasi ini.
Demikian deretan konfirmasi kepada lima Kepala OPD dari 20 nama yang beberapa hari lalu daftar evaluasi tersebut telah diserahkan kepada Kementrian Dalam Negeri, Jumat (19/1).***






Komentar Via Facebook :