https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Sungai Setingkai Kampar, 2 Pelaku Terancam Undang-Undang Minerba •   Polsek Tambang Grebek Rumah Pengedar Sabu di Kampar, Jaringan Pekanbaru Diburu •   Tempuh 110 Kilometer dari Siak ke Pekanbaru, 100 Pelari Galang Donasi untuk Anak Penyintas Kanker •   Bupati Rohil Tinjau Pelayanan Publik, Infrastruktur dan Pasar di Kubu
Home › Peristiwa › Ngaku Wartawan Buat Meras, 3 Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Peristiwa
Kampar

Ngaku Wartawan Buat Meras, 3 Orang Dilaporkan ke Polres Kampar

Kamis, 25 Januari 2024 | 22:31 WIB,  
Penulis : Josua Nababan
Ngaku Wartawan Buat Meras, 3 Orang Dilaporkan ke Polres Kampar

Keterangan Foto: Perinato Agus Pardosi (Pengacara Pelapor) saat membuat laporan ke Polres Kampar. (Foto : Istimewa)

KAMPAR, Tabloid Diksi - Karena tidak tahan diganggu pengusaha palet di desa Kubang, Kampar, Riau, Taufik Candra, melaporkan oknum yang mengaku wartawan ke Mapolres Kampar, pada Kamis (25/1/24) pagi.

Laporan ini dikuasakan kepada Simanungkalit Huang & Partner LAW FIRM yang beralamat di Jalan Tuanku Tambusai, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru.

    Baca juga:
  • Polres Bengkalis Kerahkan Tujuh Polsek Gelar Subuh Keliling Serentak, Ini Sasarannya

  • Sentuh Kebutuhan Warga Pesisir, PT SPA Serapung Gandeng PPNI Gelar Khitanan Massal

  • Gerak Cepat Kawal Wilayah, Kapolsek Batu Hampar Tegaskan Komitmen Nol Toleransi untuk Pembakar Hutan

Taufik Candra membuat laporan dugaan pemerasan oleh oknum yang mengaku wartawan, kedua orang yang mengaku wartawan ini menurut informasi adalah suami istri.

“Dalam hal ini mengajukan pengaduan sehubungan dengan adanya dugaan terjadinya tindak pidana pemerasan dan/atau penipuan dan turut serta dalam melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 368 dan/atau Pasal 378 Jo. Pasal 55 ayat (1) KUH Pidana  terhadap,” kata Perianto Agus Pardosi, S.H. seraya memperlihatkan surat laporan (pengaduan) No: 001/KK/ADV/SHP/2024.

Dalam pengaduan di Reskrim Polres Kampar tersebut ada tiga terlapor beliau adalah saudari NDY (terlapor I) BN (terlapor II) dan BP (Terlapor III).

Adapun dasar pengaduan tersebut dapat kami sampaikan sebagai berikut, Bahwa kegiatan usaha PIHAK PELAPOR tersebut memiliki gudang yang berada di Simpang PDAM, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Bahwa dalam melangsungkan kegiatan usaha PIHAK PELAPOR seringkali beberapa oknum yang mengaku wartawan mendatangi gudang PIHAK PELAPOR termasuk salah satunya PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II.

Bahwa adapun maksud kedatangan dari para oknum yang mengaku wartawan tersebut ke gudang PIHAK PELAPOR semata-mata untuk meminta bantuan operasional mereka dan atas pengertian dari PIHAK PELAPOR, PIHAK PELAPOR sering memberikan bantuan berupa uang kepada para oknum yang mengaku wartawan tersebut.

Bahwa perbuatan PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II sebelum menggedor pintu kamar milik PIHAK PELAPOR tersebut telah berusaha dihentikan oleh orang yang berada di gudang tersebut dengan menyampaikan “jangan lagi bang, pak pelapor lagi istirahat,".

Bahwa walaupun telah diperingati oleh orang tersebut, PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II tetap memaksa menggedor pintu kamar PIHAK PELAPOR yang mana pada saat itu kondisi kesehatan PIHAK PELAPOR sedang sakit vertigo dan demam sehingga akibat perbuatan PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II tersebut, PIHAK PELAPOR akhirnya keluar dari kamar sambil merekam menggunakan kamera handphone untuk mendokumentasikan perbuatan dari PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II menggedor-gedor pintu kamar PIHAK PELAPOR tersebut.

Bahwa adapun maksud kedatangan dari PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II tersebut untuk meminta bantuan uang. sementara PIHAK PELAPOR telah memberikan uang sejumlah Rp. 500.000,- (lima ratus ribu rupiah) ke grup PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II pada bulan oktober 2023 sebelumnya.

Perbuatan PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II meminta uang kepada PIHAK PELAPOR dengan alasan bantuan operasional dimulai sejak bulan agustus 2023 dan hal tersebut berlangsung dalam rentang waktu per tiap minggu mendatangi gudang PIHAK PELAPOR sampai terakhir PIHAK PELAPOR berikan pada bulan Oktober 2023. Walau begitu, PIHAK PELAPOR memberikan uang kepada PIHAK TERLAPOR tersebut bervariasi jumlahnya Rp. 150.000,- s/d Rp. 300.000,- /per minggunya secara tunai dan pemberian uang tersebut disaksikan oleh pekerja PIHAK PELAPOR yang berada di gudang tersebut.

Perbuatan PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II yang telah didokumentasikan oleh PIHAK PELAPOR dalam bentuk video tersebut, kemudian teman PIHAK PELAPOR yang bernama JH (rekanan PIHAK PELAPOR) meminta video kepada PIHAK PELAPOR dengan maksud dari orang yang bernama JH tersebut untuk mencari tahu latar belakang dari PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II tersebut.

PIHAK PELAPOR yang tidak berprasangka buruk tersebut akhirnya memberikan video tersebut kepada JHON. Namun ternyata, JH menyebarkan video tersebut ke grup internal JH tanpa izin dari PIHAK PELAPOR sehingga akhirnya video yang disebarkan tersebut diketahui oleh PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR II.

Setelah PIHAK TERLAPOR I membuat pengaduan tersebut, ada pihak PIHAK TERLAPOR III pada hari minggu tanggal 21 Januari 2024 menelpon PIHAK PELAPOR yang mengetahui adanya pengaduan PIHAK TERLAPOR I tersebut.

Menurut pengakuan dari PIHAK TERLAPOR III, PIHAK TERLAPOR III merupakan orang yang diutus oleh PIHAK TERLAPOR I untuk menjembatani agar masalah antara PIHAK PELAPOR dan PIHAK TERLAPOR I dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

Untuk meyakinkan hal tersebut, PIHAK TERLAPOR III mengirimkan screenshot bukti percakapan antara PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR III dan juga bukti percakapan antara PIHAK TERLAPOR III dengan Kapolsek Siak Hulu mengenai pengaduan PIHAK TERLAPOR I tersebut. Selain itu PIHAK TERLAPOR III mengirimkan screenshot percakapan whatsapp PIHAK TERLAPOR III dengan KAPOLSEK SIAK HULU yang berisikan nomor dari KAPOLDA RIAU dan KAPOLRI.

Setelah dikirimkan screenshot percakapan PIHAK TERLAPOR III dengan KAPOLSEK SIAK HULU tersebut, PIHAK PELAPOR merasa terintimidasi dan percaya bahwa PIHAK TERLAPOR III dapat membantu menyelesaikan permasalahan antara PIHAK PELAPOR dan PIHAK TERLAPOR I.

Kemudian PIHAK TERLAPOR III juga mengirimkan screenshot percakapan whatsapp antara PIHAK TERLAPOR I dan PIHAK TERLAPOR III kepada PIHAK PELAPOR yang berisikan percakapan bahwa PIHAK TERLAPOR I bersedia berdamai dan mencabut pengaduan dengan syarat PIHAK PELAPOR memberikan uang sejumlah Rp. 3.juta dan PIHAK TERLAPOR III menyampaikan via whatsapp kepada PIHAK PELAPOR bahwa PIHAK TERLAPOR I telah setuju dengan nominal uang yang ditawarkan oleh PIHAK PELAPOR tersebut.

Selain itu, PIHAK TERLAPOR III juga meminta uang sejumlah Rp. 1.5 juta dengan alasan membeli tiket pesawat dan Rp. 300 ribu untuk supir PIHAK TERLAPOR III.

Terhadap permintaan dari PIHAK TERLAPOR III tersebut, PIHAK PELAPOR telah mengirimkan uang dengan rincian Rp. 1.5 juta pada tanggal 21 Januari 2024 Jam 01.07 Wib ke rekening PIHAK TERLAPOR III, kemudian Rp. 300 ribu pada tanggal 21 Januari 2024 Jam 01.15 Wib ke Aplikasi Dana dan Rp. 3 juta  pada tanggal 21 Januari 2024 Jam 16.32 Wib ke rekening PIHAK TERLAPOR III.

Setelah PIHAK PELAPOR mengirimkan keseluruhan uang tersebut kepada PIHAK TERLAPOR III, ternyata kemudian pada tanggal 22 Januari 2024 Jam 17.51 Wib, PIHAK TERLAPOR III mengirimkan draft perdamaian antara PIHAK PELAPOR dan PIHAK TERLAPOR I via percakapan whatsapp namun didalam draft perdamaian tersebut salah satu pointnya memuat PIHAK PELAPOR harus memberikan uang sejumlah Rp. 30 juta kepada PIHAK TERLAPOR I bila nama harus mau berdamai.

Berdasarkan fakta-fakta dari laporan tersebut Perianto Agus Pardosi, S.H. mengatakan “klien kami merasa telah dirugikan akibat perbuatan-perbuatan para terlapor tersebut baik secara materil maupun secara psikologis, sehingga klien kami kehilangan fokus dalam mengurus usahanya”.

“Kami berharap Kapolres Kampar dapat memberikan atensinya atas pengaduan kami tersebut,” kata Perianto Agus Pardosi, S.H. ***

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Politik

    Optimis Prabowo-Gibran Satu Putaran, Pengusaha Minyak dan Gas di Dumai Saat Deklarasi

    Kamis, 25 Jan 2024 | 20:17 WIB
  • Nasional

    Pemprov Dukung Program APJATEL, Pemerataan Jaringan Internet Riau

    Kamis, 25 Jan 2024 | 20:06 WIB
  • Hukum

    Ahok Pebisnis BBM Ilegal di Pesisir Sungai Dumai Libatkan Dua Oknum TNI AL

    Kamis, 25 Jan 2024 | 14:23 WIB
  • Peristiwa

    LBH TNN Pekanbaru Teken Kontrak Bantuan Hukum Bersama Kemenkumham Riau

    Kamis, 25 Jan 2024 | 08:22 WIB
  • Daerah

    H Asmar Meninjau Kondisi Asrama Mahasiswa Tanah Jantan, di Condongcatur

    Rabu, 24 Jan 2024 | 21:15 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB
  • #9

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB

HUKRIM

  • Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Sungai Setingkai Kampar, 2 Pelaku Terancam Undang-Undang Minerba

    Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Sungai Setingkai Kampar, 2 Pelaku Terancam Undang-Undang Minerba

    Sabtu, 07 Nov 2026 | 22:10 WIB
  • Polsek Tambang Grebek Rumah Pengedar Sabu di Kampar, Jaringan Pekanbaru Diburu

    Polsek Tambang Grebek Rumah Pengedar Sabu di Kampar, Jaringan Pekanbaru Diburu

    Sabtu, 07 Nov 2026 | 21:48 WIB
  • Polsek Tapung Bekuk Spesialis Curat Antar-Wilayah, Motor Korban Senilai Puluhan Juta Raib Digondol

    Polsek Tapung Bekuk Spesialis Curat Antar-Wilayah, Motor Korban Senilai Puluhan Juta Raib Digondol

    Sabtu, 07 Nov 2026 | 13:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Bappebti Rilis Pemeringkatan Pialang Berjangka, Ini Daftar 12 Perusahaan Teratas

    Bappebti Rilis Pemeringkatan Pialang Berjangka, Ini Daftar 12 Perusahaan Teratas

    Jumat, 06 Nov 2026 | 22:13 WIB
  • Bansos Digital Mulai Disiapkan, Pemprov Riau Genjot Registrasi Perlinsos

    Bansos Digital Mulai Disiapkan, Pemprov Riau Genjot Registrasi Perlinsos

    Jumat, 06 Nov 2026 | 19:20 WIB
  • Dorong Batik Mendunia, Kemendag Siapkan Akses Buyer di 33 Negara

    Dorong Batik Mendunia, Kemendag Siapkan Akses Buyer di 33 Negara

    Jumat, 06 Nov 2026 | 18:45 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com