https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Komisi III DPR Apresiasi Langkah Polri Tindaklanjuti Polemik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo •   Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember •   Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg •   Pemkab Kuansing Terima 47 Sertifikat Tanah, Legalitas Aset Daerah Diperkuat
Home › Sorotan › Bus Hino Larang Klakson Telolet 
Sorotan
Pulau Jawa & Madura

Pasca Insiden Lindas Bocah 5 Tahun di Banten 

Bus Hino Larang Klakson Telolet 

Rabu, 27 Maret 2024 | 04:58 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Bus Hino Larang Klakson Telolet 

Keterangan Foto:

JAKARTA, Tabloiddiksi - Kecelakaan tragis di Banten, seorang anak berusia 5 tahun tewas terlindas ban belakang bus saat meminta pengemudi membunyikan klakson telolet, picu respons keras banyak pihak.

Hino, produsen bus ternama asal Jepang bersuara, menentang penggunaan klakson telolet di armada bus. Ditegaskan, tren klakson telolet tidak hanya mengganggu, lebih dari itu berpotensi membahayakan keselamatan.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Direktur Purna Jual & Teknis Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) Irwan Supriyono, dilansir detik.com, menyatakan kekhawatiran serius terkait penggunaan klakson tersebut.

"Banyak kasus rem bus blong di jalanan menurun terjadi karena penggunaan klakson telolet secara berlebihan," katanya, Selasa (26/3/24).

Menyusul kejadian tragis itu, Kementerian Perhubungan turun tangan dengan mengatur penggunaan klakson telolet.

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bahkan mengimbau, klakson telolet tidak lagi digunakan seluruh operator bus. 

Tidak hanya regulasi, produsen bus dan karoseri turut melarang pemasangan klakson telolet di armada mereka.

Insiden kecelakaan itu menjadi momentum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bersikap tegas dan memprioritaskan keselamatan dalam operasional transportasi publik, serta menghindari tren yang mengabaikan aspek keselamatan. 

Adiputro, perusahaan karoseri ternama di Indonesia, juga telah mengambil langkah serupa dengan melarang karyawannya memasang klakson telolet.

Irwan Supriyono menyoroti aspek keselamatan dalam penggunaan klakson telolet, yang mengandalkan angin dari tangki rem membuat tangki kehabisan angin, sehingga pengereman gagal berfungsi optimal.

Lebih lanjut dijelaskan Irwan, penggunaan klakson telolet secara berlebihan menguras angin di tangki, mengganggu efektivitas pengereman, hingga berpotensi menyebabkan kecelakaan serius.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Klakson telolet Bus Hino Banten Sorotan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Implementasikan Program Kapolda Banten, Bidhumas Polda Banten Silaturahmi dengan Pimpinan Media

    Senin, 08 Feb 2021 | 17:29 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #4

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #7

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #8

    Mahasiswa HMI Geruduk DPRD Riau, Polresta Pekanbaru Kawal hingga Audiensi

    Selasa, 27 Okt 2026 - 19:25 WIB
  • #9

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB

HUKRIM

  • Edarkan 25 Gram Sabu, 4 Pelaku Diringkus Polsek Siak Hulu di Kampar-Pekanbaru

    Edarkan 25 Gram Sabu, 4 Pelaku Diringkus Polsek Siak Hulu di Kampar-Pekanbaru

    Selasa, 03 Nov 2026 | 10:22 WIB
  • Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas Rp4,63 Miliar, Dua Pejabat Inspektorat Papua Barat Daya Tersangka

    Senin, 02 Nov 2026 | 16:27 WIB
  • Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 | 13:12 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember

    Kemenhub Bentuk Posko Terpadu Nataru 2026/2027, Pemantauan Transportasi Dimulai 18 Desember

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:44 WIB
  • Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg

    Cuaca Ekstrem Tekan Produksi, Harga Cabai Rawit Merah Sempat Tembus Rp124 Ribu per Kg

    Selasa, 03 Nov 2026 | 15:35 WIB
  • Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN

    Pajak Digital Mulai Diperbincangkan, DJP Tegaskan Transfer Dana Tak Otomatis Kena PPN

    Senin, 02 Nov 2026 | 17:04 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com