Home › Hukum › BIN Grebek Pabrik Pil Koplo di Semarang Beromset Triliunan Perminggu
BIN Grebek Pabrik Pil Koplo di Semarang Beromset Triliunan Perminggu
Keterangan Foto:
JAKARTA, Tabloid Diksi - Deputi 4 Badan Intelijen Negara (BIN) telah menggerebek pabrik pil koplo di Semarang, Jawa Tengah. Dari penyelidikan awal, penjualan pil koplo dari pabrik tersebut diperkirakan bisa mencapai omzet triliunan rupiah setiap minggunya.
Penggerebekan dilakukan terhadap tiga bangunan gudang yang digunakan sebagai pabrik barang haram di kawasan industri Candi Ngaliyan, Semarang. Salah satu dari tiga gudang tersebut telah dijadikan pabrik pembuatan pil koplo lengkap dengan bahan baku, mesin produksi, dan pengering.
- Baca juga:
Menurut Kapolsek Ngaliyan Semarang, Kompol Indra Romantika, "izin untuk bangunan tersebut memang hanya sebagai gudang dan pemiliknya tidak mengetahui kegiatan ilegal yang terjadi di dalamnya," Selasa (26/3).
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa obat-obatan ilegal yang diproduksi di pabrik tersebut terdiri dari Hexymer, Trihexypenidyl, dan Tramadol merk Alfa Generik.
Pabrik di Semarang mampu menghasilkan jutaan butir pil koplo bernilai triliunan rupiah setiap minggunya dan hasil produksinya dipasarkan ke wilayah Jawa, Bali, dan Kalimantan.
Brigjen Mukti Juharsa, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, telah mengonfirmasi penangkapan pil koplo di Semarang. Beliau juga mengimbau untuk berkoordinasi lebih lanjut dengan Korwas PPNS Bareskrim Polri.***






Komentar Via Facebook :