https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Polresta Pekanbaru Percepat Perda Green City, Pendidikan Lingkungan Masuk Sekolah Jadi Prioritas •   Sambangi Kebun Warga, Bhabinkamtibmas Air Dingin Pantau Tanaman Terong •   Musim Kemarau Datang, Polres Kampar Siagakan Pasukan, Perang Melawan Karhutla Dimulai •   Jajaran Polsek Batu Hampar Turun ke Kebun Cegah Karhutla di Batu Hampar
Home › Internasional › Bantai 7 Pekerja Bantuan Kemanusiaan Gaza
Internasional
Pulau Jawa & Madura

Netanyahu Enteng Jawab Tak Sengaja

Bantai 7 Pekerja Bantuan Kemanusiaan Gaza

Rabu, 03 April 2024 | 23:29 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Bantai 7 Pekerja Bantuan Kemanusiaan Gaza

Kendaraan World Central Kitchen terkena serangan Israel di Deir al-Balah, Gaza tengah.

TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Selasa (2/4) bahwa serangan udara Israel yang menewaskan tujuh orang yang bekerja untuk World Central Kitchen Charity (WCK) milik chef selebriti Jose Andres di Gaza tidak disengaja. 

Menurut Netanyahu, militer berjanji akan melakukan penyelidikan independen. 

    Baca juga:
  • Indonesia Ungkap Strategi Lawan Ekstremisme Online pada Forum Kontra-Terorisme Regional

  • Hubungan Indonesia-Jerman Kian Erat, Steinmeier Soroti Potensi Besar IEU-CEPA

  • Prabowo Puji Macron, Dorong Bahasa Prancis Masuk Sekolah hingga Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina

Militer Israel membenarkan adanya serangan mematikan terhadap konvoi WCK yang menewaskan warga negara Australia, Inggris dan Polandia, serta warga Palestina dan warga negara ganda Amerika Serikat dan Kanada.

WCK menjelaskan, mereka bepergian dengan dua mobil lapis baja berlogo Badan Amal dan kendaraan lain. Militer menyatakan “kesedihan yang tulus” dan menjanjikan penyelidikan independen atas insiden tersebut. 

Serangan barbar rezim kolonial Israel itu menuai kecaman luas dan meningkatkan tekanan untuk mengambil langkah-langkah meringankan situasi bencana kemanusiaan di Gaza. 

“Sayangnya, beberapa hari terakhir terjadi peristiwa tragis di mana pasukan kami secara tidak sengaja melukai warga non-kombatan di Jalur Gaza,” ungkap Netanyahu dalam pernyataan video. 

“Ini terjadi dalam perang. Kami sedang melakukan penyelidikan menyeluruh dan berhubungan dengan pemerintah. Kami akan melakukan segalanya untuk mencegah terulangnya kembali,” papar Netanyahu yang disebut banyak pihak sebagai Tukang Jagal Gaza itu.

Israel telah lama membantah tuduhan mereka menghalangi distribusi bantuan pangan yang sangat dibutuhkan di Gaza, yang telah dikepung pasukan Zionis sejak Oktober.

Rezim kolonial Israel mengatakan masalah tersebut disebabkan ketidakmampuan kelompok bantuan internasional memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. 

“Meskipun melakukan koordinasi gerakan dengan militer Israel, konvoi tersebut diserang saat meninggalkan gudang Deir Al-Balah setelah menurunkan lebih dari 100 ton bantuan makanan kemanusiaan yang dibawa ke Gaza melalui laut,” papar WCK. 

“Ini bukan hanya serangan terhadap WCK, ini adalah serangan terhadap organisasi kemanusiaan yang muncul dalam situasi paling mengerikan di mana makanan digunakan sebagai senjata perang,” papar Erin Gore, CEO World Central Kitchen.

“Ini tidak bisa dimaafkan,” tegasnya.

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

WCK Gaza Israel Netanyahu
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Internasional

    Seruan MUI, Boikot Kurma Israel

    Rabu, 13 Mar 2024 | 06:28 WIB
  • Internasional

    Buntut Ledakan Beirut, Hizbullah Ancam Serang Israel

    Minggu, 16 Agu 2020 | 14:16 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #5

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #6

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #7

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #8

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB
  • #9

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB

HUKRIM

  • Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Jumat, 07 Agu 2026 | 08:14 WIB
  • Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Bobol Kantor Balai Penyuluhan, Pelaku Diringkus Satreskrim Polres Kampar

    Kamis, 06 Agu 2026 | 19:02 WIB
  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com