Home › Sorotan › Ciptakan Output Lulusan Sesuai Kebutuhan, MA As Salam Sentajo Raya Tuntut Para Santri Miliki Skil
MA As Salam
Ciptakan Output Lulusan Sesuai Kebutuhan, MA As Salam Sentajo Raya Tuntut Para Santri Miliki Skil
Keterangan Foto: Potret Para santri MA As Salam Sentajo Raya, Kuansing, Riau (Foto: Tabloid Diksi)
KUANSING, Tabloid Diksi - Pesantren selalu dikenal dengan tempat pembelajaran ilmu agama. Padahal santri-santri di Pesantren juga dibekali dengan pelajaran Ilmu Umum dan kegiatan ekstrakurikuler lainnya. Tidak terkecuali di MA As Salam, Sentajo Raya. Bahkan di MA As Salam, dibekali keterampilan/skill di luar akademik. Layaknya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
"Madrasah Aliyah As Salam dilengkapi fasilitas Sekolah yang sangat lengkap. Ada perpustakaan, Laboratorium Komputer dan Laboratorium Sains,"Hal ini disampaikan Taufiq selaku Waka kurikulum MA As Salam melalui keterangan tertulisnya, Jumat (5/4/2024), Via WhatsApp.
- Baca juga:
Disebutkan Taufiq, Di MA As Salam, para santri dilatih untuk menggunakan alat-alat elektronik dan mesin teknologi lainnya.
"Di MA As Salam para santri di ajarkan tentang kemampuan mengoperasikan komputer untuk hal-hal yang produktif sebagai bagian dari program digitalisasi Madrasah. Siswa diajarkan bagaimana menggunakan Word, Excel, Corel Draw dan Desain Grafis,"terang Taufiq.
"Para santri juga di kenali dengan mesin Jahit, santri dilatih dan dibekali kemampuan membuat Pola baju, keset, kain lap, mesin las. Siswa diajarkan bagaimana bisa memproduksi barang-barang seperti kursi taman, rak sepatu, hiasan pot Bunga,"tambah nya.
Lebih lanjut Taufiq mengatakan, di MA As Salam para santri juga dilatih jiwa kewirausahaannya mulai dari membuat produk sampai pemasaran. Salah satu contoh program kewirausahaannya, produk sabun cuci piring.
"Di As Salam, siswa-siswi ditempa sebaik dan sesiap mungkin menjadi pribadi yang agamis, produktif dan kreatif. Selain ilmu agama, kami juga membekali siswa dengan berbagai soft skill dan hard skill. Sehingga siswa saat lulus mereka memilih banyak alternatif. Apakah akan berlanjut ke bangku perkuliahan, langsung bekerja atau menjadi wirausaha pencipta lapangan pekerjaan. Makanya banyak yang menjuluki kami Pesantren Rasa SMK,"Tutu Taufiq.






Komentar Via Facebook :