Home › Peristiwa › Terbaru, 52 Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Lahar Dingin di Sumatera Barat
Terbaru, 52 Korban Meninggal Dunia Akibat Banjir Lahar Dingin di Sumatera Barat
Proses evakuasi korban bencana banjir lahar dingin yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (18/5/2024).
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Kantor SAR Kelas A Padang melaporkan perkembangan terkini Operasi SAR terkait bencana banjir lahar dingin yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat, Sabtu (18/5/2024).
Hari ini operasi masih terus dilakukan sejak pagi hari untuk menyelamatkan dan mengevakuasi warga terdampak.
- Baca juga:
Lokasi dan Korban
Kabupaten Agam
Korban Meninggal Dunia (MD): 22 orang
Korban Dalam Pendataan (DP): 2 orang
Kabupaten Tanah Datar
Korban MD: 24 orang
Korban DP: 18 orang
Kota Padang Panjang
Korban MD: 2 orang
Kabupaten Padang Pariaman
Korban MD: 2 orang
Kota Padang
Korban MD: 2 orang
Proses Identifikasi di RS
Bhayangkara dan RSUD Hanafiah Batusangkar: 3 orang
Total korban meninggal dunia mencapai 52 orang, sementara 20 orang lainnya masih dalam pendataan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Peralatan yang Digunakan dalam Operasi
- Rescue Car Type II
- Perahu Rafting
- Drone Thermal
- Peralatan SAR Air
- Peralatan Mountaineering
- Peralatan Komunikasi
- Peralatan Medis
- Peralatan Pendukung Lainnya

Operasi SAR ini melibatkan berbagai alat dan perlengkapan, antara lain:
- Kantor SAR Padang, Pekanbaru, dan Jambi
- Kantor Pusat BASARNAS
- BPBD Tanah Datar dan Agam
- TNI Angkatan Darat, Laut, dan Udara
- Brimob Polda Sumbar
- Dinas Kesehatan
- DVI Polda Sumbar
- PUPR, Satpol PP, Dishub, RAPI
- PMI Bukittinggi dan Agam
- Damkar, KSB, MRT Semen Padang, Anduriang Rafting, Lubuk Alung Rafting, serta perangkat pemerintahan lainnya.
Berdasarkan Laporan dari Kantor SAR Padang, Budi Cahyadi S.Sos MM selaku Kepala Kantor SAR Pekanbaru menyampaikan bahwa laporan lebih lanjut akan diberikan seiring perkembangan di lapangan.
"Upaya terus dilakukan untuk menangani dampak bencana dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak," tutupnya, Sabtu (18/5).***






Komentar Via Facebook :