https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   610 PNS Kepri Raih Satyalancana Karya Satya dari Gubernur •   Antusias Warga 'War' Undangan Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara •   Pemerintah Pastikan Bantuan Logistik Gempa NTT Merata •   Tiga Eks Gubernur Riau Titip Pesan untuk Generasi Muda di HUT ke-81 RI
Home › Politik › Megawati: Kita Cuma Seperempat China tapi Kocar-Kacir Enggak Jelas
Politik
Pulau Jawa & Madura

Rakernas ke-5 PDI-P

Megawati: Kita Cuma Seperempat China tapi Kocar-Kacir Enggak Jelas

Senin, 27 Mei 2024 | 11:58 WIB,  
Penulis : Rahmat Hidayat
Megawati: Kita Cuma Seperempat China tapi Kocar-Kacir Enggak Jelas

Keterangan Foto: Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, Tabloiddiksi - Dalam pidato politik menutup rapat kerja nasional (Rakernas) ke-5 PDI-P, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menyebut Indonesia saat ini tidak punya arah yang jelas. 

Secara tidak langsung Megawati membandingkan Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau China. Menurutnya, Presiden Xi Jinping diminta membuat visi misi jangka panjang. 

    Baca juga:
  • Tiga Eks Gubernur Riau Titip Pesan untuk Generasi Muda di HUT ke-81 RI

  • Komisi VI Dukung Penataan BUMN, Achmad : Pengawasan Diperketat

  • Fikri Minta Penguatan Anggaran 2027 untuk Kesejahteraan Guru

“Sekarang ini kan kelihatan tidak ada konsep. Seperti RRT, Xi Jinping itu sudah disuruh bikin untuk ke depan, visi misi 100 tahun. Terakhir, beliau kirim surat sama saya sudah disuruh lagi untuk bikin 100 tahun lagi. Berarti yang namanya RRT itu punya 200 tahun lho arah. Saya bilang aduh gila juga tapi perlu,” terangnya di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Minggu (26/5).

Megawati lantas menyebut, bangsa saat ini berjalan ke arah yang tidak jelas karena faktor pemimpin yang tidak memiliki konsep negara yang disebutnya sebagai negara paripurna. 

“Orangnya [China]  kan katanya 1,6 miliar, kita cuma seperapatnya 270 [juta]. Gini aja kok masih morat-marit, kocar-kacir enggak jelas maunya ke mana pemimpinnya, maunya ke mana rakyatnya,” katanya. 

Dalam pidato sebelumnya, Megawati berbicara mengenai konsep negara paripurna yang dibuat oleh Presiden pertama RI Soekarno. Dijelaskan olehnya, negara paripurna  adalah negara berdaulat di bidang politik sehingga tidak mau dijajah, berdiri di atas laki sendiri di bidang ekonomi, serta berkepribadian dalam kebudayaan. 

Presiden ke-5 RI itu menyebut, Indonesia mampu menjadi negara paripurna karena memiliki potensi dan kekayaan yang luar biasa. Sehingga yang dibutuhkan adalah manusia yang memahami dan menghidupi ideologi Pancasila.

Rakernas PDI-P menghasilkan 17 sikap partai, didasari pada pergerakan berdasarkan ideologi Pancasila menuju Indonesia berdaulat, berdikari, dan berkeperibadian dalam kebudayaan.

Pernyataan sikap partai itu diserahkan kepada Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum, dibacakan oleh Ketua DPP PDI-P Puan Maharani.

 

Editor : R Hidayat

TOPIK TERKAIT

Rakernas ke-5 PDI-PMegawatiPuan MaharaniJakarta
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    RUU Penyiaran Berpotensi Larang Jurnalis Lakukan Investigasi

    Kamis, 16 Mei 2024 | 10:43 WIB
  • Nasional

    Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Tutup Usia

    Sabtu, 11 Mei 2024 | 22:06 WIB
  • Peristiwa

    Ria Ricis Resmi Menjanda

    Sabtu, 04 Mei 2024 | 08:02 WIB
  • Nasional

    Serikat Pekerja Tuntut Kenaikan Upah

    Kamis, 02 Mei 2024 | 18:07 WIB
  • Sorotan

    Dugaan Perselingkuhan ASN Tata Usaha di Kejaksaan Agung RI, Ini Keterangannya

    Kamis, 01 Feb 2024 | 17:09 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #3

    Menyala ! Tim Gabungan Polda, Polres dan Polsek Singingi Kembali Gelar Operasi PETI 

    Selasa, 04 Agu 2026 - 20:02 WIB
  • #4

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #5

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB
  • #6

    TPK Desa Alam Panjang Turun ke Sekolah Gaungkan GATI, Dorong Peran Ayah dalam Mendidik Anak

    Rabu, 05 Agu 2026 - 15:43 WIB
  • #7

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #8

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB
  • #9

    Harga Emas Berpeluang Tembus Rp3 Juta, Geopolitik dan Safe Haven Jadi Pendorong

    Senin, 10 Agu 2026 - 07:20 WIB

HUKRIM

  • Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Peron Sawit, 7 Paket Diamankan

    Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Peron Sawit, 7 Paket Diamankan

    Minggu, 16 Agu 2026 | 14:29 WIB
  • Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya

    Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya

    Minggu, 16 Agu 2026 | 13:12 WIB
  • Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM

    Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM

    Minggu, 16 Agu 2026 | 12:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

    PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

    Minggu, 16 Agu 2026 | 15:29 WIB
  • Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 14:12 WIB
  • Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Jumat, 14 Agu 2026 | 16:50 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com