https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar •   Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak •   Kericuhan PT Adei Memanas: 2 Security Terluka, Mobil dan Motor Dirusak, 1 Orang Ditangkap •   Resmi Jadi Kabaharkam Polri, Komjen Herry Heryawan Bawa Pesan dari Riau
Home › Sorotan › Akibat Sering Mati, Mardianto Manan Minta PLN Bertanggung Atas Kerugian Masyarakat
Sorotan
Kuansing

Mardianto Manan

Akibat Sering Mati, Mardianto Manan Minta PLN Bertanggung Atas Kerugian Masyarakat

Rabu, 05 Juni 2024 | 18:35 WIB,  
Penulis : Noperman SPd
Akibat Sering Mati, Mardianto Manan Minta PLN Bertanggung Atas Kerugian Masyarakat

Keterangan Foto: Dr. Mardianto Manan MT.,IAP Anggota DPRD Provinsi Riau (Foto: Google)

KUANSING, Tabloid Diksi - Pengamat wilayah dan tata kota Mardianto Manan yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau dari Fraksi PAN, angkat bicara terkait PLN yang akhir-akhir ini sering mati, bahkan sampai 24 jam Masyarakat Riau tanpa cahaya lampu. Mardianto Manan yang akrab di sapa MM itu mengatakan, seharusnya PLN harus bisa menjaga nomor punggung nya.

"Seharusnya dengan kondisi sekarang, PLN harus bisa menjaga nomor punggung nya. Terlebih untuk pada saat ini, masyarakat punya ketergantungan kepada mereka."Hal itu disampaikan Mardianto Manan saat di konfirmasi Via WhatsApp, Rabu (05/06/2024).

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Disebutkan Mardianto Manan, pada saat kejadian mati lampu lebih kurang selama 24 kemarin, dirinya menilai pihak PLN suda banyak merugikan UMKM masyarakat. Seharusnya pihak PLN tidak hanya minta maaf saja, tapi harus mengganti kerugian yang di alami masyarakat tersebut.

"Dengan kejadian mati lampu lebih kurang 24 yang terjadi kemarin, pihak PLN suda banyak merugikan UMKM masyarakat. Seharusnya pihak PLN tidak hanya minta maaf saja, tapi mereka harus mengganti kerugian yang di alami masyarakat tersebut,"tandasnya.

"Dengan kenaikan tarif listrik yang di isukan baru-baru ini, seharusnya pihak PLN lebih memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, bukanya seperti. Kalau seperti ini jelas tidak benar,"tambahnya.

Lebih lanjut Mardianto Manan menyampaikan, jika merujuk dari Visi Misi PLN itu sendiri, seharunya pihak PLN itu sendiri merasa malu, karena dengan kebijakan pihak PLN yang kita lihat saat ini, bisa di katakan sangat jauh api dari panggang.

"Jika merujuk kepada Visi Misi PLN, kebijakan sangat jauh api dari panggang. PLN itukan memiliki visi untuk menjadi Perusahaan Listrik Terkemuka se-Asia Tenggara dan #1 Pilihan Pelanggan untuk Solusi Energi. Dalam mewujudkan visi tersebut, PLN mengemban misi untuk menjalankan bisnis kelistrikan dan bidang lain yang terkait, berorientasi pada kepuasan pelanggan, anggota perusahaan dan pemegang saham,"Pungkasnya.

"Kalau seandainya ada kejadian yang sifatnya insiden terjadi, pihak PLN seharusnya mencari alternatif lain, sehingga tidak merugikan masyarakat. Kitakan tahu, dengan situasi seperti sekarang ini, semua butuh listrik, bahkan untuk mencukur bulu ketiak saja pakai listrik"tambahnya.

Mardianto Manan juga mempertanyakan pemerintahan pusat di bawah kepemimpinan Jokowi. Dengan kondisi masyarakat seperti sekarang, dirinya menantang nawacita Jokowi dimana akan di munculkan. Menurut dia, seharusnya pada saat masyarakat membutuhkan, negara harus hadir untuk masyarakat tersebut.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Zulhendra Menangkan Prapid, Polda Riau Dinilai Bersalah

    Rabu, 05 Jun 2024 | 18:04 WIB
  • Politik

    Beredar Isu, Suhardiman Tak Nyaman Diintervensi Rahul dan M Nasir

    Rabu, 05 Jun 2024 | 15:35 WIB
  • Sorotan

    Terkait Dimajukannya Jadwal Penampilan Rayola Dalam Festival Pacu Jalur Di Tepian Rajo, Ini Penjelasan Camat Pangean 

    Rabu, 05 Jun 2024 | 14:47 WIB
  • Sorotan

    Suhardiman Sulap Gedung UNIKS Jadi Pusat Diklat SDM 

    Rabu, 05 Jun 2024 | 13:06 WIB
  • Ekonomi

    Mulai 1 Juni, Pemko Pekanbaru Hapus Denda Pajak Daerah

    Selasa, 04 Jun 2024 | 10:19 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
  • Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Deninteldam XIX/TT Ungkap Dugaan Penimbunan 69,2 Ton Pupuk di Kampar, Berawal dari Truk di Siak

    Minggu, 04 Okt 2026 | 13:51 WIB
  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com