Home › Sorotan › Warganet Sebut SR Oknum Mantan Kades Banjar Nan Tigo Suka Dugem Dan Poya-Poya
Warganet Sebut Mantan Kades
Warganet Sebut SR Oknum Mantan Kades Banjar Nan Tigo Suka Dugem Dan Poya-Poya
Keterangan Foto: Sosok SR oknum mantan kades Banjar Nan Tigo Kecamatan Inuman, Kuansing (Foto: Istimewa)
KUANSING, Tabloid Diksi - Kasus dugaan korupsi mantan Kades Banjar Nan Tigo, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kaunsing), Riau ternyata mendapat perhatian dari salah seorang Warganet.
Warganet atau netizen tersebut secara blak-blakan mengatakan, bahwa, oknum mantan Kades Banjar Nan Tigo ini merupakan seorang yang suka berfoya-foya.
- Baca juga:
"Kenal dek, mgkin enyo Ndak kenal akak do tapi akak kenal enyo, enyo suku samo dengan akak, enyo kodok dugem dipokan mah dek, makonyo habis dana desa eee".
"Kenal dek, mungkin dia tak kenal tapi kakak kenal dia, dia sukunya sama dengan kakak, dia sering dugem di pekanbaru tu dek, makanya habis dana desa tu," kata warganet Miamily dilaman Tiktok salah seorang reporter media di Kuansing, Senin (22/07/2024).
"Ndak ado maju2 Banjar nantigo do , ajak ajak tu Jo nyo, Pulau panjang olah lah maju kini, pasarpun olah adoloh, SR Du sakonco dengan Kapalo desa akak re. Iyo lai obe umah SR dek akak nyo".
"Tidak ada kemajuan Banjar Nan Tigo, kayak gitu aja, Pulau Panjang sudah maju, Pasarpun sudah ada, SR itu berteman dengan Kades kakak. Kakak tau dimana rumahnya," ungkap akun tersebut.
Diwartakan sebelumnya, Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPUH) Kuansing kembali menemukan laporan dari warga terkait banyaknya dugaan korupsi yang disinyalir penyelewengan uang pajak silpa, proyek mangkrak, BUMDes dan bantuan keuangan dari Provinsi di desa di Desa Banjar Nan Tigo Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
“Beberapa warga sudah melaporkan ke kita tentang petunjuk awal dugaan korupsi di Desa Banjar Nan Tigo Kecamatan Inuman selama periode 2018-2024,” ujar Kordinator Ampuh, Prigus Pendra kepada wartawan beberapa waktu yang lalu.
Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPUH) menduga dalam banyaknya pelaksanaan proyek dan keuangan Anggaran Dana Desa (ADD) pada desa Banjar Nan Tigo selama periode oknum mantan Kepala Desa Banjar Nan Tigo tersebut syarat akan aroma korupsi.
“Keuangan dana desa selama oknum SR menjabat, baik itu berupa bantuan, proyek fisik, pengelolaan pajak dan Silpa, keuangan BUMDes sangat tidak transparan kepada masyarakat. Menurut laporan warga ke kita, soal BUMDes pasti selalu Facum menjadi alasan oknum tersebut. Padahal memang diduga kuat tidak direalisasikan,” ungkapnya.(***)






Komentar Via Facebook :