https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas •   Dapat Laporan Warga, Polsek Kampar Gerebek Rumah dan Sita 1,12 Gram Sabu •   Tuntut Kebun Mitra 20 Persen, Sekitar 1.000 Warga Blokir 3 Titik Jalan PT Serikat Putra di Pelalawan •   Cegah Karhutla dan Krisis Lingkungan, Polsek Batu Hampar Gencarkan Green Policing
Home › Peristiwa › Dugaan Mengidap Sakit, Wanita Tergeletak Kelaparan Ditengah Kebun Sawit Desa Karya Indah
Peristiwa
Kampar

Dugaan Mengidap Sakit, Wanita Tergeletak Kelaparan Ditengah Kebun Sawit Desa Karya Indah

Sabtu, 28 September 2024 | 11:59 WIB,  
Dugaan Mengidap Sakit, Wanita Tergeletak Kelaparan Ditengah Kebun Sawit Desa Karya Indah

Keterangan Foto:

TAPUNG - Seorang wanita bernama Mardyah (42) warga Sumatra Utara ditemukan sakit di dalam kebun sawit dan saat di rawat di RSUD Bangkinang, korban meninggal dunia, Kamis (26/9/2024) sekira pukul 09.00 Wib

Korban di temukan di kebun PT Tama Jaya, KM 10 Dusun 2 Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

    Baca juga:
  • HUT TNI ke-81, Polsek Payung Sekaki Sambangi Den Inteldam Bawa Kue: Sinergi Jadi Kunci Jaga Kamtibmas

  • Tuntut Kebun Mitra 20 Persen, Sekitar 1.000 Warga Blokir 3 Titik Jalan PT Serikat Putra di Pelalawan

  • Cegah Karhutla dan Krisis Lingkungan, Polsek Batu Hampar Gencarkan Green Policing

Dikatakan Kapolres Kampar AKBP Ronald Sumaja melalui Kapolsek Tapung Kompol Nusyafniati mengatakan Unit Reskrim mendapatkan laporan dari Bhabinkamtibmas Karya Indah bahwa adanya wanita yang terbaring ditengah Perkebunan PT. Tama Jaya km 10 tanpa adanya identitas.

“Selanjutnya Unit Reskrim dan Bhabinkamtibmas turun ke TKP dan ternyata benar adanya ditemukan korban yang kondisinya sangat memperhatinkan,”ungkap Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, kemudian pihak aparat desa berkordinasi dengan Dinas Sosial dan selanjutnya langsung menelpon Ambulance desa untuk membawa wanita tersebut ke Puskesmas Pantai Cermin yang terdekat.

“Sesampainya di Puskesmas Pantai Cermin sempat mendapatkan perawatan tetapi karena kurangnya peralatan kemudian petugas medis Puskesmas Pantai Cermin menyuruh supir ambulance membawa ke RSUD Bangkinang,”tambah Kapolsek.

Selanjutnya sesampai di RSUD Bangkinang didapati keadaan wanita tersebut sudah tidak bernyawa. ” Saat ini unit Reskrim sampai saat ini berusaha mencari dan menyelidiki identitas korban dan pihak keluarga,”ujarnya.

Kemudian kita melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial untuk menitipkan sementara waktu terhadap mayat korban ke RSUD Bangkinang karena Puskesmas Tapung tidak memiliki Kamar Jenazah sambil mencari dan menunggu pihak keluarga korban.

“Dari keterangan dari Saksi yaitu penjaga kebun bahwa korban sehari sebelum ditemukan warga sempat mondar mandir di jalan depan kebun,”terang Kapolsek.

Dan saat dilakukan pemeriksaan di tas korban didalam dompet warna biru bertulis Toko Mas J. Siregar milik korban ditemukan obat Neonafasin (obat asma).

“Jadi korban diduga sakit dan kelaparan. Kita saat ini masih menyelidiki keluarga korban, jadi jika ada yang mengenal korban untuk melaporkan ke Polsek terdekat.” Harap Kapolsek.

 

 

**YN24

Editor : Hasbi

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Bangun Rumah Ibadah Tak Berizin, Camat Kampar Kiri Mediasikan Hingga Capai Kesepakatan Bersama !

    Sabtu, 28 Sep 2024 | 09:16 WIB
  • Sorotan

    Pj Gubri Harus Bertindak, Aktivis Desak Beberapa Kabid Disdik Dinonaktifkan

    Sabtu, 28 Sep 2024 | 03:28 WIB
  • Daerah

    Dinas Pendididikan Pekanbaru Mulai Simulasi Makan Gratis di Sekolah Perbatasan

    Sabtu, 28 Sep 2024 | 00:08 WIB
  • Nasional

    Tahun 2025, Presiden RI Anggarkan Meranti Penerima DAK Terbesar 

    Kamis, 26 Sep 2024 | 08:14 WIB
  • Hukum

    Kejari Kuansing Memulai Proses Dugaan Korupsi Kepala Desa Toar

    Rabu, 25 Sep 2024 | 21:20 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB
  • #8

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #9

    HUT ke-81 TNI, Polisi Datang Bawa Tumpeng: Pesan Kapolsek Payung Sekaki soal Soliditas TNI-Polri

    Senin, 05 Okt 2026 - 17:15 WIB

HUKRIM

  • Dapat Laporan Warga, Polsek Kampar Gerebek Rumah dan Sita 1,12 Gram Sabu

    Dapat Laporan Warga, Polsek Kampar Gerebek Rumah dan Sita 1,12 Gram Sabu

    Selasa, 06 Okt 2026 | 13:04 WIB
  • Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun, Eks Gubernur Riau Wajib Bayar Rp1,45 Miliar

    Vonis Abdul Wahid Jadi 4 Tahun, Eks Gubernur Riau Wajib Bayar Rp1,45 Miliar

    Senin, 05 Okt 2026 | 12:47 WIB
  • Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Pengembangan Kasus Pupuk di Siak Buka Temuan 69,2 Ton di Kampar

    Minggu, 04 Okt 2026 | 15:21 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com