Home › Ekonomi › Rampung 2026, Tol Lingkar Pekanbaru Akan Dilengkapi Tiga Gerbang Tol dan Rest Area Berbudaya Lokal
Rampung 2026, Tol Lingkar Pekanbaru Akan Dilengkapi Tiga Gerbang Tol dan Rest Area Berbudaya Lokal
Tol Lingkar Pekanbaru (background), Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, ST., M.Si
PEKANBARU, Tabloid Diks – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) saat ini tengah mengerjakan proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru, khususnya pada ruas Rengat-Pekanbaru, dengan panjang 30,57 km. Pembangunan yang dimulai sejak Juni 2023 ini ditargetkan selesai pada tahun 2026.
Tol Lingkar Pekanbaru akan dilengkapi dengan tiga Gerbang Tol (GT) dan Interchange (IC), yakni GT dan IC Rimbo Panjang, GT dan IC Siak, serta GT dan IC Bypass Pekanbaru. GT dan IC Rimbo Panjang akan menjadi akses utama bagi warga Rimbo Panjang untuk keluar dan masuk Tol Lingkar Pekanbaru. Sementara itu, GT dan IC Siak akan melayani wilayah Sri Meranti, dan GT serta IC Bypass Pekanbaru akan memfasilitasi masyarakat Muara Fajar.
- Baca juga:
Selain itu, Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, ST., M.Si., menjelaskan bahwa tol ini juga akan memiliki Junction Rimbo atau Junction Pekanbaru, yang akan menghubungkan Tol Pekanbaru-Bangkinang dengan Tol Lingkar Pekanbaru.
“HKI juga merencanakan pembangunan dua rest area dengan total luas 12 hektar, yang saat ini masih dalam tahap perencanaan dan dijadwalkan akan dibangun pada tahun 2025. Rest area tersebut akan berada 5 km dari Gerbang Tol Siak dan akan dirancang dengan sentuhan budaya lokal Riau. Fasilitas yang disediakan meliputi SPBU, area parkir untuk kendaraan besar dan kecil, bengkel, minimarket, masjid, toilet umum, pusat tenun, food court dengan 12 kios UMKM, taman bermain, ruang terbuka hijau, serta klinik,” ungkap Indra Pomi melalui pesan WhatsApp-nya pada Kamis (24/10/2024).
Salah satu infrastruktur ikonik yang sedang dibangun adalah Jembatan Sungai Siak dengan panjang total 214 meter dan bentang utama 97,5 meter. Jembatan ini menggunakan metode balanced cantilever, yaitu pembangunan dari kedua sisi menuju titik tengah untuk menjaga keseimbangan struktur.
"Desain jembatan ini tidak menggunakan pilar di tengah sungai, sehingga aliran sungai tetap lancar dan kapal logistik dapat melintas tanpa hambatan," pungkas Indra Pomi.

Komentar Via Facebook :