https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pimpin ACW, Indonesia Perkuat Diplomasi Kolektif ASEAN •   Prabowo: Nilai-Nilai Gontor Sejalan dengan Pembentukan Karakter Bangsa •   Dari Gontor, Prabowo Serukan Dukungan untuk Palestina •   Gowes Silaturahmi Kampar Diikuti 2.500 Peserta, Bupati Serahkan Motor dan Soroti Potensi Wisata Daerah
Home › Sorotan › Presiden RI Selamatkan Perusahaan, RT RW di Pekanbaru Buka Peluang Pengangguran
Sorotan
Pekanbaru

Presiden RI Selamatkan Perusahaan, RT RW di Pekanbaru Buka Peluang Pengangguran

Jumat, 15 November 2024 | 14:32 WIB,  
Penulis : Redaksi
Presiden RI Selamatkan Perusahaan, RT RW di Pekanbaru Buka Peluang Pengangguran

Keterangan Foto: Ilustrasi RT RW

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Presiden RI, Prabowo Subianto berupaya selamatkan perusahan berbanding terbalik dengan RT RW di Pekanbaru justru hambat pertumbuhan ekonomi setempat. Hal ini mencuat setelah adanya surat pemberitahuan aksi damai yang diterima manajemen Heaven Two (H2) pada 13 November 2024.

Keterangan dalam Kop Surat Resmi RW 2 Kecamatan Binawidya Kelurahan Tobek Godang Kota Pekanbaru berisi tentang pernyataan sikap dan penolakan tegas warga RW 02 atas dibukanya Heaven Two milik PT Ryan Putra Anugrah (RPA.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Merasa hal ini tak lazim, Direktur RPA, Okky Ryan Pratama memberikan tanggapan menohok, betapa tidak! Hal yang seharusnya mendapatkan dukungan dari RT RW atasnamakan warga setempat justru terkesan di politisasi.

"Perusahaan telah berdiri dengan standar izin yang disyaratkan oleh pemerintah. Namun setelah beroperasional ada upaya dugaan mempersulit untuk mendapatkan rekomendasi domisili dari RT RW setempat," terang Okky, Jumat (15/11) pagi.

Menurutnya, pihak perusahaan selalu mengedepankan asas musyawarah dan mufakat dalam hal bermasyarakat.

"Kami patuh terhadap aturan hukum berlaku, dan kami berusaha menyanggupi segala hal apapun untuk bisa menjalankan usaha ini selagi berpedoman pada prinsip keadilan," imbuhnya.

Lebih dalam dikatakan, kondisi dasar alasan penolakan tersebut justru membingungkan dirinya selaku pengusaha.

"Kami akan bertanggungjawab penuh akan segala aktivitas usaha ini, baik kemungkinan akan adanya pelanggaran ataupun kejahatan di kemudian hari," tegas Okky.

Lanjut, justru disini kami mencurigai adanya kepentingan pihak tertentu yang ingin mengambil kesempatan.

"Beberapa kali kami bersilahturahmi tapi masih gak tau dasar RT RW ini tetap tidak mau mengeluarkan rekomendasi. Sekarang justru dengan mudah RT RW keluarkan surat resmi untuk melakukan aksi," imbuhnya.

Kondisi ini menurut Okky sudah tak lazim, karena RT RW sebagai pemeliharaan keamanan, ketertiban dan kerukunan hidup antar warga justru menggemborkan hal yang memicu keributan.

"Sangat aneh, disaat kita membuka peluang pekerjaan dan mendongkrak ekonomi daerah justru ditanggapi negatif. Perlu saya sampaikan bahwa saat ini saja kami masih merugi ratusan juta. Kami berusaha keras selain untuk biaya operasional juga membayar upah karyawan sekitar 40 orang," beber Okky.

Sangat miris, sambung Okyy ketika melihat kegundahan 10 pemuda tempatan yang justru merasa resah bahkan malu menimbang perbuatan oknum RT RW ini.

Perlu diketahui, Presiden Prabowo telah mengeluarkan kebijakan Prabowonomics guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Salah satu perhatian seriusnya terhadap pekerja dan perusahaan yang memicu perhatian publik adalah ketika meminta para menterinya untuk bekerja lebih berani.

Prabowo secara tegas memerintahkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan mempercepat upaya penyelamatan terhadap PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex (SRIL) sebagai bentuk perlindungan industri tekstil dalam negeri beserta tenaga kerjanya.

Immanuel pada Senin, 15 November 2024 mengatakan langkah ini selaras dengan mandat Presiden Prabowo Subianto agar sejumlah kementerian/lembaga (KL) melakukan upaya penyelamatan terhadap Sritex. Prabowo telah meminta empat KL berkoordinasi, antara lain Kemnaker, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian BUMN.

Selain Sritex, Immanuel juga memastikan akan melakukan pertolongan atas ancaman PHK terhadap para pekerja dari dua pabrik tekstil Pekalongan, Jawa Tengah yakni PT Panamtex dan PT Dupantex, yang telah diputus pailit.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Heaven Two RT RW Panam Tobek Godang
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Jelaskan Izin H2, Semua Usaha Hiburan di Pekanbaru Harus Patuhi Peraturan

    Sabtu, 05 Okt 2024 | 05:32 WIB
  • Ekonomi

    GO Heaven Two Panam Dipadati Ratusan Pengunjung, Manajemen Tepis Isu Tak Berizin

    Senin, 30 Sep 2024 | 06:06 WIB
  • Sorotan

    Seolah Kebal Hukum, PKL Nyaman Berjualan di Trotoar Soebrantas

    Minggu, 28 Apr 2024 | 14:59 WIB
  • Hukum

    Dugaan Malprakrek RS Awal Bros, Operasi Ginjal Berujung Maut

    Senin, 19 Apr 2021 | 14:25 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Pelajar 15 Tahun di Rupat Diduga Hendak Jual Sabu, Polisi Sita Paket 0,38 Gram

    Pelajar 15 Tahun di Rupat Diduga Hendak Jual Sabu, Polisi Sita Paket 0,38 Gram

    Minggu, 20 Sep 2026 | 17:27 WIB
  • Bakar 3 Titik untuk Buka Kebun Sawit, Api Melahap 1,3 Hektare Lahan, Pelaku ditangkap

    Bakar 3 Titik untuk Buka Kebun Sawit, Api Melahap 1,3 Hektare Lahan, Pelaku ditangkap

    Minggu, 20 Sep 2026 | 12:04 WIB
  • Remaja 17 Tahun Diamankan Polres Kampar, Diduga Lakukan Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun

    Remaja 17 Tahun Diamankan Polres Kampar, Diduga Lakukan Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun

    Sabtu, 19 Sep 2026 | 18:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com