Home › Sorotan › Pondok Nenas Milik Pedagang di Siak Hulu Dirusak Preman, Peralatan Usaha Hilang
Pondok Nenas Milik Pedagang di Siak Hulu Dirusak Preman, Peralatan Usaha Hilang
Kios berjualan nenas milik Tarigan, sebelum dan sesudah
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Kejadian meresahkan dialami oleh Tarigan seorang pedagang Nenas di desa Tanah Merah Kec. Siak Hulu Kab. Kampar. Beliau bersama istri terkejut kala melihat pondok (kios) tempat ia mengais rezeki hancur dirusak oleh sekelompok orang yang diduga sebagai preman.
Kejadian ada dua kali pertama perusakan sekitar tanggal 16 Oktober 2024 lalu.
- Baca juga:
"Waktu itu saat mereka merusak bertepatan saya tidak jualan, dan besoknya mereka datang ketempat jualan tanpa merasa bersalah. Kemudian hari Jumat kemarin pada 15 November 2024, mereka melakukan pembongkaran di saat saya tidak berjualan (karena sakit)," terang Tarigan yang baru mengetahui hal itu pada 18 November.
Sehingga hari itu juga dirinya membuat Laporan Polisi ke Polsek Siak Hulu di terima oleh Rs Irnanda Siregar.
Miris sekali, ternyata tak hanya melakukan pengerusakan bahkan sisa alat yang seharusnya bisa digunakan untuk berjualan kembali justru raib.
"Saat kembali ke pondok beberapa peralatan seperti pisau untuk potong nenas, meja pajang nenas, kursi-kursi, buah dan kompor beserta tabung gas untuk buat susu anak, perkakas tersebut hilang," ungkap Tarigan sedih.
Tarigan berharap agar tragedi yang ia alami ini mendapatkan sebuah kepastian hukum, setiap pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya sendiri ini sedang sakit bang, beberapa hari kami tak bisa jualan karna saya membutuhkan istirahat cukup, hak kami mencari nafkah juga telah dizolimi. Anak saya masih kecil-kecil, mereka tak punya peri kemanusiaan," pungkas Tarigan dengan nada mengiris hati, Rabu (20/11) siang.
Sementara, Kapolsek Siak Hulu, AKP Asdisyah Mursyid, S.H saat dikomfirmasi Tabloid Diksi menyatakan laporan sudah diterima.
"Saya sudah terima laporan, segera akan kita tindaklanjuti," tegas Kapolsek, Rabu (20/11) malam.






Komentar Via Facebook :