https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   DPRD Pelalawan Minta Polisi Tindak Tegas Pengendara Penerobos Antrean Jalintim •   Misharti Saksikan Penobatan Ketua LAK dan Pengukuhan Siompu Kampar Periode 2026–2031 •   Mentan Terima 340 Aduan Dugaan Mafia Pangan, Beras SPHP Jadi Sorotan •   Menag Nasaruddin Umar: Cahaya Deepawali Harus Tercermin dalam Perilaku dan Kehidupan
Home › Sorotan › Perjalanan Kasus Helen, Kuasa Hukum Tuntut Kejelasan Dalam Penanganan Hukum
Sorotan
Pekanbaru

Perjalanan Kasus Helen, Kuasa Hukum Tuntut Kejelasan Dalam Penanganan Hukum

Sabtu, 23 November 2024 | 21:23 WIB,  
Penulis : Redaksi
Perjalanan Kasus Helen, Kuasa Hukum Tuntut Kejelasan Dalam Penanganan Hukum

Keterangan Foto: Kuasa hukum dari Helen (Tommy Freddy Simanungkalit SKom SH MH, Gita Melanika SH MH, Alfius Zachawerus SH)

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Peristiwa miris menyayat hati menimpa seorang wanita inisial Helen, disinyalir penindakan hukum padanya cacat hukum. Kabar tersebut diungkapkan oleh kuasa hukumnya lewat konperensi pers yang digelar pada ruang rapat Langgam di hotel Grand Elite, Sabtu (23/11).

Sebenarnya, terang kuasa hukum dari Helen (Tommy Freddy Simanungkalit SKom SH MH, Gita Melanika SH MH, Alfius Zachawerus SH) awalnya peristiwa ini merupakan perkara perdata.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

"Helen merupakan salah satu dari tiga pemegang saham minoritas senilai 1,23% perusahaan BPR (Bank Perkredian Rakyat) Fianka, dalam beroperasinya perusahaan ini, H diduga terperangkap akan kesalahan sehingga menyebabkan kerugian sekitar Rp.3 Miliar terhadap BH dan HH," terang Tommy.

Terkait kerugian tersebut Helen telah sepakat untuk membayarnya  sebagai upaya menyelesaikan permasalahan itu dengan membuat perjanjian di Notaris.

"Dalam kesepakatan ini, Helen telah menyetujui penyerahan sahamnya sebesar 1,23% kepada BH dan HH dengan disaksikan pihak BPR," beber Tommy.

Namun berjalannya waktu, ternyata pihak BH dan HH diduga membatalkan sepihak perjanjian ini, padahal disamping Helen telah menyerahkan saham juga mencicil dana dengan akumulasi keseluruhan sekitar Rp.1,8 Miliar.

"Perlu diketahui juga, bahwa BH dan HH (sepasang suami istri) saat ini masih terlibat dalam proses hukum. Mereka digugat oleh BPR Fianka, sekarang sedang proses Banding," pungkas Tommy.

KEJANGGALAN:

Peristiwa yang dialami Helen ini diduga mengalami intervensi secara masif terhadap pribadi Helen juga keluarganya.

Beredarnya foto keluarga pada proses penangkapan disinyalir diberikan oleh penyidik kepada wartawan. 

Tim Subdit II Perbankan Ditreskrimsus Polda Riau menangkap Helen pada Jumat (15/11/24) di kediaman orang tuanya di Jalan Kayu Agung, Kota Pekanbaru. 

"Saat itu, tak satu pun wartawan yang ada di lokasi penangkapan, namun tiba-tiba foto mereka muncul di media. Ini sangat tragis," imbuh Gita.

Lanjut gita menyampaikan kecewa, keluarga ikut diposting oleh wartawan di media, sehingga keluarga Helen juga merasakan dampak sosial yang besar."

"Akibat penyebaran foto keluarga, saudara (abang) Helen terpaksa menanggung aib karena digugat cerai oleh istrinya. Bahkan, ayah dan ibu Helen kini terbaring sakit, sementara anak-anaknya dibuli di sekolah akibat foto tersebut yang viral di media sosial menyebabkan mereka menerima tekanan dari netizen," kata Gita.

Hal yang lebih aneh lagi, pelapor dalam kasus ini bukanlah korban, melainkan adik ipar pelapor. Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) disebutkan bahwa pelapor memiliki kedekatan dengan oknum terdekat dari Kapolda Riau.

"Namun, penyidik meminta agar nama Kapolda tidak disebutkan, melainkan hanya disebut sebagai "salah seorang petinggi Polda Riau". Karena tertekan, tersangka pun terpaksa menyetujui BAP tersebut," ujar Gita.

"Diduga, pelapor yang disebutkan sebagai 'tukang sayur' ini bukan korban, melainkan mungkin karena ia memiliki kedekatan dengan cukong yang sempat viral menduduki kursi Kapolda Riau beberapa waktu lalu," cetus Gita.

TINDAK-LANJUT

Berdasarkan adanya dugaan fakta yang telah diterangkan diatas, Tommy menjelaskan akan melakukan upaya hukum.

"Proses pidana yang dihadapi klien kami terkesan mengada-ada karena HH dan BH ini masih berurusan secara perdata dan belum ingkrah dalam pengajuan Banding. Kami akan mengajukan praperadilan, dan membuat laporan ke Paminal Mabes Polri," tutupnya.

 

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Helenkasus hukumkuasa hukumpenindakan cacat hukumperjanjian perdataPolda Riaufoto viralkeluarga tertekanintervensi hukumpraperadilandampak s
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    Kuasa Hukum BD Melaporkan Personel Polsek Tambang ke Bidang Propam Polda Riau

    Jumat, 15 Nov 2024 | 20:59 WIB
  • TNI-Polri

    Jumlah Pelanggaran Pelajar Dalam Berlalu-lintas Menurun, Ditlantas Polda Riau Berhasil Laksanakan Program Tematik "Riau Adalah Kita"

    Sabtu, 19 Okt 2024 | 19:22 WIB
  • TNI-Polri

    Bidpropam Polda Riau Pastikan Kelengkapan Anggota Sebelum Operasi Zebra

    Kamis, 17 Okt 2024 | 17:18 WIB
  • Politik

    Bantah Pemberitaan Viral Diduga Menyesatkan, MS Tak Ada Sebut Muflihun Dalam BAP

    Kamis, 10 Okt 2024 | 17:08 WIB
  • Hukum

    Disinyalir Penampungan Illegal BBM Bio Solar Diduga Hasil Lansiran Dari SPBU, Pemilik Inisial KM Sekeluarga

    Sabtu, 05 Okt 2024 | 22:14 WIB

Terpopuler

  • #1

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #2

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #3

    GRANAT Apresiasi Konsistensi Polresta Pekanbaru dalam Pemberantasan dan Pencegahan Narkotika

    Senin, 02 Nov 2026 - 21:13 WIB
  • #4

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #5

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB
  • #6

    Sikat Habis Narkoba! Razia 6 THM di Pekanbaru Jaring Pekerja Positif Sabu Dini Hari

    Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:12 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Polri Mutasi 264 Perwira, Gatot Sujono Isi Jabatan Kapusjarah

    Selasa, 03 Nov 2026 - 18:21 WIB
  • #9

    Bersih-Bersih Internal! Kapolda Riau Ancam Pecat Polisi Pengedar Narkoba

    Senin, 02 Nov 2026 - 13:12 WIB

HUKRIM

  • Razia Gabungan TNI-Polri di 4 THM Kota Pekanbaru : 3 Positif di Hokki Pub, 1 di RP Club

    Razia Gabungan TNI-Polri di 4 THM Kota Pekanbaru : 3 Positif di Hokki Pub, 1 di RP Club

    Minggu, 08 Nov 2026 | 16:23 WIB
  • Dini Hari Membara di Kampar: 22 Motor Pelaku Balap Liar Disikat Polisi

    Dini Hari Membara di Kampar: 22 Motor Pelaku Balap Liar Disikat Polisi

    Minggu, 08 Nov 2026 | 09:11 WIB
  • Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Sungai Setingkai Kampar, 2 Pelaku Terancam Undang-Undang Minerba

    Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Sungai Setingkai Kampar, 2 Pelaku Terancam Undang-Undang Minerba

    Sabtu, 07 Nov 2026 | 22:10 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Mentan Terima 340 Aduan Dugaan Mafia Pangan, Beras SPHP Jadi Sorotan

    Mentan Terima 340 Aduan Dugaan Mafia Pangan, Beras SPHP Jadi Sorotan

    Minggu, 08 Nov 2026 | 18:06 WIB
  • Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Masih Melambat

    Ekonomi RI Tumbuh 5,47 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Masih Melambat

    Minggu, 08 Nov 2026 | 08:59 WIB
  • Pencatatan Hak Cipta Seluruh Karya Kini Gratis, Buku hingga Film Tak Lagi Dikenakan Biaya

    Pencatatan Hak Cipta Seluruh Karya Kini Gratis, Buku hingga Film Tak Lagi Dikenakan Biaya

    Sabtu, 07 Nov 2026 | 12:40 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com