https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Kampar Optimalkan Dana Banpres untuk Peralatan Penanganan Karhutla •   Operasi Patuh Lancang Kuning Dimulai, Satlantas Kampar Turun ke Jalan Periksa Kendaraan •   Cabai Rawit hingga Bawang Merah Lebih Murah, Ini Daftar Harga Pangan di Kuansing •   Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Arman Achdiat: Kita Akan Tutup Jalur Narkoba 
Home › Artikel › Jabatan Jadi Ladang, Bukan Tanggung Jawab
Artikel
Pekanbaru

Jabatan Jadi Ladang, Bukan Tanggung Jawab

Rabu, 14 Mei 2025 | 07:21 WIB,  
Penulis : Redaksi
Jabatan Jadi Ladang, Bukan Tanggung Jawab

Keterangan Foto: Ilustrasi

PEKANBARU, Tabloid Diksi - Di balik meja besar berhias map-map tebal yang jarang dibuka, duduk seorang kepala dinas yang seharusnya menjadi ujung tombak pelayanan publik. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya: dinas berjalan seperti kapal tanpa nahkoda, karena sang kepala sibuk menavigasi peta keuntungan pribadi.

Bukan rahasia lagi, banyak yang bertanya-tanya: apa sebenarnya yang sudah dikerjakan? Tapi di ruang-ruang rapat, tak ada arah, tak ada target. Yang ada hanyalah basa-basi birokrasi, rencana yang menguap bersama asap rokok, dan mata yang lebih tertarik menghitung anggaran daripada menyusun program.

    Baca juga:
  • Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem di Tengah Peningkatan Aktivitas Ekonomi

  • Strategi Tim Free Fire dan Mobile Legends Agar Menang Lebih Konsisten

  • Alasan Rental Mobil Menjadi Pilihan Favorit Saat Bepergian

Sosok ini bukanlah pemimpin yang memimpin. Ia lebih seperti penjaga zona nyaman—tempat di mana tanggung jawab bisa ditunda, dan kerja keras bisa digantikan oleh lobi dan relasi. Ia tahu cara mempertahankan jabatan, tapi lupa bagaimana memanfaatkannya untuk kepentingan publik.

Setiap tahun berjalan tanpa visi. Evaluasi tak pernah jujur. Yang penting laporan tampak rapi, walau realita di lapangan berbicara lain. Sementara itu, kebutuhan masyarakat menumpuk, pelayanan publik tersendat, dan program hanya menjadi proyek foto untuk media sosial.

Yang lebih menyakitkan, banyak pegawai berdedikasi justru tersingkir karena tak mau ikut arus permainan kotor. Sementara sang kepala dinas tetap nyaman duduk di kursi empuk, lebih sibuk membagi kue proyek daripada menyusun perubahan.

Dalam sebuah sistem yang seharusnya membangun, keberadaan sosok seperti ini adalah penyakit. Ia tidak hanya menghambat, tapi juga merusak. Ia tidak bekerja untuk rakyat, tapi untuk dirinya sendiri. Jabatan baginya bukan amanah, tapi alat.

Dan selama ia masih bertahan, satu hal yang pasti: perubahan hanya akan jadi slogan. Karena bagaimana mungkin kemajuan bisa lahir dari pemimpin yang tak ingin bergerak?

 

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

korupsi birokrasi kepala dinas malas pejabat tanpa visi zona nyaman pejabat kritik pemerintahan penyalahgunaan jabatan pejabat haus keuntungan
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Artikel

    Potret Buram Kepala Daerah yang Tak Layak Duduk di Kursi Rakyat

    Senin, 12 Mei 2025 | 18:21 WIB
  • TNI-Polri

    Wujudkan Kebersamaan, Babinsa Koramil 06/TM Kodim 0321/Rohil Laksanakan Komsos Wilayah Desa Binaan

    Senin, 12 Mei 2025 | 12:49 WIB
  • Parlementaria

    Paripurna Hari Jadi ke-75, DPRD Kampar Gaungkan Semangat Sinergi

    Kamis, 01 Mei 2025 | 09:10 WIB
  • Parlementaria

    Paripurna Istimewa, DPRD Dukung Penuh Arah Pembangunan Bupati Baru Kampar

    Kamis, 01 Mei 2025 | 09:06 WIB
  • Peristiwa

    Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai Gelar Sidang TPP untuk Seleksi Tamping

    Senin, 05 Mei 2025 | 19:14 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #9

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB

HUKRIM

  • Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Arman Achdiat: Kita Akan Tutup Jalur Narkoba 

    Polda Riau Gagalkan Peredaran 34,9 Kg Sabu, Arman Achdiat: Kita Akan Tutup Jalur Narkoba 

    Selasa, 27 Okt 2026 | 13:02 WIB
  • Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Bandar Kendalikan Sabu 35 Kg dari Payakumbuh, Polda Riau Bongkar Jalur Malaysia-Bengkalis-Pekanbaru

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:20 WIB
  • Bentrok Maut di Rohul, Masyarakat Minta Kepolisian Segera Menangkap AS

    Bentrok Maut di Rohul, Masyarakat Minta Kepolisian Segera Menangkap AS

    Selasa, 27 Okt 2026 | 06:40 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
  • Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Transfer ke Daerah Riau Menyusut, Dana Bagi Hasil Anjlok 57,62 Persen

    Selasa, 27 Okt 2026 | 09:58 WIB
  • Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Waves of Weave Pamerkan Wastra 10 Negara Asia Tenggara, Angkat Kisah Gusti Nurul

    Senin, 26 Okt 2026 | 17:38 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com