https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Jelang HUT ke-81 RI, Ditlantas Polda Riau Turun ke Jalan Kibarkan Semangat Nasionalisme •   SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit •   Perbaikan Jalan Sontang-Duri Terus Dikebut, Truk CPO Diminta Tunda Melintas •   Dua Tahun Menanti Hak, Atlet dan Pelatih Riau Desak Pemprov Segera Lunasi Sisa Bonus PON-Peparnas 2024
Home › Nasional › Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang
Nasional
Pulau Jawa & Madura

Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang

Jumat, 23 Mei 2025 | 16:05 WIB,  
Penulis : Redaksi
Ekonomi Indonesia Tumbuh 4,87% di Kuartal I-2025, Konsumsi Rumah Tangga dan Manufaktur Jadi Penopang

Menteri Keuangan, Sri Mulyani

JAKARTA, Tabloid Diksi - Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung, pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan stabilitas yang menggembirakan. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers *APBN KiTa*, Jumat (23/05), melaporkan bahwa ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 4,87% pada triwulan I-2025.

Capaian ini didorong oleh kuatnya konsumsi rumah tangga dari sisi pengeluaran, serta kinerja positif sektor manufaktur dari sisi produksi.

    Baca juga:
  • Menkeu Purbaya Tegaskan Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Tak Capai Rp16 Juta

  • Pemerintah Selidiki Pencantuman Nama Prabowo sebagai Penulis Makalah MBG

  • Kemenko Polkam Matangkan Pengukuran Indeks Integritas Partai Politik 2026

Sri Mulyani merinci bahwa konsumsi rumah tangga menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi. “Ekonomi Indonesia yang tumbuh 4,87% didukung oleh konsumsi rumah tangga,” ungkap Menkeu di Jakarta.

Ia menambahkan, konsumsi rumah tangga yang menyumbang 54,5% dari total Produk Domestik Bruto (PDB), tumbuh sebesar 4,89%. Angka ini mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga.

Namun, Menkeu juga menyoroti perlunya kewaspadaan terhadap kinerja Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), yang hanya tumbuh 2,12% pada periode yang sama.

“PMTB ini yang perlu kita waspadai karena pertumbuhan di kuartal I hanya 2,12%,” jelasnya.

Angka tersebut tergolong rendah jika dibandingkan dengan capaian pada empat tahun sebelumnya, yakni 2021 hingga 2024. Oleh karena itu, Sri Mulyani menekankan pentingnya peningkatan investasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

“Kalau dibandingkan dengan empat tahun sebelumnya, angka ini relatif rendah. Maka dari itu, investasi atau PMTB harus ditingkatkan,” tegasnya.

Dari sisi pengeluaran lainnya, konsumsi pemerintah—dalam hal ini belanja negara—mengalami kontraksi sebesar 1,38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kontraksi ini terjadi karena pada tahun 2024 pemerintah menyalurkan bantuan sosial untuk mengatasi dampak El Nino dan membiayai penyelenggaraan pemilu, yang tidak terjadi pada 2025.

Sementara itu, kinerja ekspor tumbuh sebesar 6,78%, dan impor tumbuh 3,96%.

Dari sisi produksi, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan solid sebesar 4,55%. Selain itu, sektor perdagangan dan pertanian juga menunjukkan performa kuat, masing-masing tumbuh 5,03% dan 10,52%. Sektor pertanian bahkan mencatat lonjakan tertinggi di antara sektor utama.

“Jadi kita lihat tiga sektor terbesar—manufaktur, perdagangan, dan pertanian—pertumbuhannya relatif stabil di atas 5%, bahkan pertanian melonjak ke 10,52%,” tutur Sri Mulyani.

Capaian ini mencerminkan ketahanan sektor-sektor kunci dalam perekonomian nasional dalam menghadapi tekanan global. Sektor lainnya yang juga mencatatkan pertumbuhan antara lain konstruksi, transportasi, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, akomodasi dan makanan-minuman, serta real estat.

Namun demikian, sektor pertambangan mengalami kontraksi dan perlu mendapat perhatian khusus, mengingat masih dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas global.

“Untuk sektor-sektor yang tumbuh positif, kita memberikan apresiasi,” pungkas Menkeu, seraya menekankan komitmen pemerintah dalam mendorong sektor-sektor produktif.

 

Editor : Redaksi

TOPIK TERKAIT

ekonomi indonesia pertumbuhan ekonomi sri mulyani apbn kita triwulan I 2025 konsumsi rumah tangga pmtb investasi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas di Hambalang Bahas Percepatan Hilirisasi Nasional

    Senin, 17 Mar 2025 | 22:40 WIB
  • Nasional

    Luncurkan Danantara, Presiden Prabowo: Bukan Sekadar Badan Pengelola Investasi

    Selasa, 25 Feb 2025 | 21:30 WIB
  • TNI-Polri

    Berikan Dukungan Para Pelaku UMKM, Babinsa Koramil 0321-06/TM Aktif Ditengah Masyarakat

    Selasa, 21 Jan 2025 | 12:46 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Pesta Narkoba di Kafe Wulan Kampar Jadi Sorotan, Penanganan BNNP Riau Dipertanyakan

    Rabu, 22 Jul 2026 - 13:41 WIB
  • #5

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #6

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #7

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #8

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #9

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB

HUKRIM

  • Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kejati Riau Lelang 754 Barang Rampasan Negara, Mobil hingga Emas Siap Dilepas ke Publik

    Kamis, 06 Agu 2026 | 06:08 WIB
  • Kantin SMAN 9 Pekanbaru Ditutup Permanen, Kini Dikelola Koperasi Sekolah

    Kantin SMAN 9 Pekanbaru Ditutup Permanen, Kini Dikelola Koperasi Sekolah

    Rabu, 05 Agu 2026 | 22:45 WIB
  • Puntung Rokok Jadi Petaka, 5 Hektare Hutan di Inhu Terbakar

    Puntung Rokok Jadi Petaka, 5 Hektare Hutan di Inhu Terbakar

    Rabu, 05 Agu 2026 | 11:23 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com