Home › Sorotan › Diduga Gudang Penampungan BBM Ilegal, Warga: APH Kok Tak Bertindak
Diduga Gudang Penampungan BBM Ilegal, Warga: APH Kok Tak Bertindak
Keterangan Foto:
Kampar Kiri, Riau - Geger informasi, dengan adanya dugaan penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Bio Solar ilegal di wilayah mereka. Seorang pengusaha berinisial BG diduga menjadi otak di balik praktik ilegal ini.
Modus operandi mereka adalah mengangkut Bio Solar subsidi dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menggunakan truk, kemudian menyimpannya di lokasi tertentu sebelum dipindahkan ke mobil angkutan Babytank ke Pekanbaru ataupun armada transporter biru putih berkapasitas 16.000 liter.
- Baca juga:
Warga merasa geram dengan praktik ini karena dapat menyebabkan kerugian bagi masyarakat umum dan negara. "Praktik ini sudah keterlaluan, kami minta pihak kepolisian untuk menindak tegas," ujar salah satu warga, Rahman (nama samaran).
Praktik ini diduga sudah berlangsung lama dan hampir setiap hari dilakukan. Warga menduga ada koordinasi antara oknum-oknum dengan pelaku untuk mengamankan praktik ilegal ini.
Namun, inisial BG kini sudah tidak diketahui keberadaannya, dan gudang penampungan BBM bio solar miliknya dikoordinir oleh adik kandungnya yang berinisial RZ.
"Sudah mode pesawat, si pemilik gudangnya. Kayaknya ada masalah internal mereka dengan bos besarnya yang membutuhkan BBM Biosolar tersebut." Ungkap warga lagi.
Tak hanya BBM Bio Solar, namun BBM Pertalite pun dikoordinir oleh pihak penampungan inisial BG yang kini dikelola oleh inisial RZ tersebut.
Menurut RZ, "Kalau urusan itu saya gak tau, saya cuma adik nya dan belum melanjutkan."
Hingga berita ini dilansir (15/11/2025), Pers mendesak aparat penegak hukum untuk segera bertindak dan menindak tegas pelaku penimbunan BBM ilegal ini. Mereka juga meminta transparansi dalam penanganan kasus ini agar tidak ada pihak yang merasa diuntungkan atas ketidakadilan yang terjadi.






Komentar Via Facebook :