Home › Sorotan › KONTROVERSI Jalan Rusak: Intimidasi Warga, dan Pertanyaan Transparansi Dana Desa Kuntu Darussalam!! Apa Kabar Pak Bupati 'Kampar Dihati'?
KONTROVERSI Jalan Rusak: Intimidasi Warga, dan Pertanyaan Transparansi Dana Desa Kuntu Darussalam!! Apa Kabar Pak Bupati 'Kampar Dihati'?
Keterangan Foto:
KAMPAR KIRI, RIAU - Desa Kuntu Darussalam, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, menerima Dana Desa tahun 2025 sebesar Rp 848.250.000 dengan status desa MAJU. Belum ditahun sebelumnya, dan dana-dana lain yang dikucurkan ke Kas Desa Kuntu Darussalam melalui Rekening.
Namun, warga desa masih menghadapi akses jalan yang rusak dan dugaan intimidasi oleh perangkat desa.
- Baca juga:
Dana Desa yang diterima digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pembangunan sarana dan prasarana kepemudaan dan olah raga, pemeliharaan jalan lingkungan permukiman/gang, dan penyelenggaraan posyandu. Namun, warga desa mempertanyakan penggunaan dana tersebut, terutama karena akses jalan yang rusak masih menjadi masalah.
Warga desa meminta Bupati Kampar, Polres Kampar, Kejaksaan Negeri Kampar, dan KPK RI untuk menginvestigasi dugaan kejanggalan dana desa ini. "Kami meminta transparansi dan keadilan dalam penggunaan dana desa," tegas warga.
Penggunaan Dana Desa:
• Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Sarana dan Prasarana Kepemudaan dan Olah Raga Milik Desa: Rp 178.777.000 • Pemeliharaan Jalan Lingkungan Permukiman/Gang: Rp 10.000.000 • Penyelenggaraan Posyandu: Rp 6.000.000 • Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa: Rp 21.000.000
Tahapan Penyaluran Dana Desa:
• Tahap 1: Rp 397.700.000 (46,88%) • Tahap 2: Rp 450.550.000 (53,12%) • Tahap 3: Rp 0 (0,00%)
Warga desa berharap agar pemerintah dapat memberikan transparansi dan keadilan dalam penggunaan dana desa, serta menyelesaikan masalah akses jalan yang rusak.
Hingga berita ini terbit, Selasa (13/01/2026), Kepala Desa Kuntu Darussalam, Maldanis, saat dikonfirmasi belum menanggapi dan memberikan sanggahan terhadap informasi ini. Demikian juga dengan Ketua BPD Kuntu Darussalam, inisial Af, belum menjawab permintaan konfirmasi selaku wakil rakyat di tingkat Badan Permusyawaratan Desa.
Begitu juga dengan Pelaksana Tugas (PLT) Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani S.ST, tidak memberikan komentar dan jawaban sama sekali terkait kontroversi ditengah masyarakat Desa Kuntu Darussalam, Kabupaten Kampar, Riau.






Komentar Via Facebook :