Home › Sorotan › Dikritik Warga, Arogansi Oknum Kades Kuntu Darussalam: KEMUNAFIKAN atau KETAKUTAN?
Dikritik Warga, Arogansi Oknum Kades Kuntu Darussalam: KEMUNAFIKAN atau KETAKUTAN?
Keterangan Foto:
KAMPAR KIRI, RIAU - Pimpinan Redaksi GresRiau.com, M.Hasbi sangat menyayangkan sikap arogansi oknum Kepala Desa Kuntu Darussalam, M alias GT, dalam menyikapi kritikan dan keluhan warga.
"Sebagai pelayan publik, seharusnya beliau lebih bijak dan terbuka dalam menerima masukan dari masyarakat," ungkap Hasbi, (14/01/2026).
- Baca juga:
Pertanyaan besar muncul, apa yang membuat oknum Kades Kuntu Darussalam bersikap demikian? Apakah karena merasa memiliki kekuasaan yang tidak terkendali? Atau mungkin ada sesuatu yang ingin disembunyikan?
Hasbi menuturkan, bahwa mendapat informasi dari warga bahwa oknum Kades Kuntu Darussalam, diduga telah melakukan intimidasi terhadap warga yang mengkritiknya di media sosial. Bahkan, oknum Kepala Desa Kuntu Darussalam juga menghubunginya, meminta rekan jurnalis salah satu media pers untuk menemuinya secara jantan dengan kalimat yang terkesan kurang sopan dan menantang.
Sikap arogansi oknum Kades Kuntu Darussalam ini tidak hanya merugikan warga, tetapi juga terindikasi dapat merusak citra pemerintah desa dan pemerintah daerah. "Kita berharap Inspektorat Kabupaten Kampar segera melakukan audit dan investigasi terkait dugaan korupsi dana desa di Kuntu Darussalam, kuat dugaan ada indikasi atas sikap oknum Kepala Desa seperti demikian," pungkasnya.
"Beberapa waktu lalu, kami pernah menghubungi oknum Kades tersebut, meminta penjelasan terkait salah satu pembangunan drainase, karena tidak memiliki papan informasi, ia menjawab itu bantuan dari perusahaan. Nah, apakah ada kemungkinan itu dimasukkan kedalam LPJ realisasi Dana Desa?. Kan bisa jadi....," ujar Hasbi.
Pihaknya juga mengimbau kepada warga Kuntu Darussalam untuk terus menyuarakan aspirasi dan kritikan mereka secara baik dan sehat tanpa membuat kata kotor serta menebarkan ujaran kebencian. "Kami akan terus mendukung dan memberitakan perjuangan warga untuk mendapatkan keadilan dan transparansi," tegasnya.
Pimpred salah satu media di Diksi Group ini menuntut, Inspektorat Kabupaten Kampar segera melakukan audit dan investigasi terkait dugaan kejanggalan hingga terindikasi adanya dugaan korupsi dana desa di Kuntu Darussalam, dan Oknum Kades Kuntu Darussalam meminta maaf kepada warga dan jurnalis. Tentu, Pemerintah daerah mengambil tindakan tegas terhadap oknum Kades Kuntu Darussalam.






Komentar Via Facebook :