https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Ketua DPRD Kuansing Desak Perusahaan Sawit Ikut Perbaiki Jalan Rusak di Cengar •   RUU Hak Cipta Diharapkan Permudah Akses Karya dan Lindungi Musisi Lokal •   Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning, Tilang di Riau Melonjak 46 Persen •   Kapolres Bengkalis Sambangi Warga Rupat Utara, Bangun Kedekatan dan Perkuat Kepercayaan Publik
Home › Peristiwa › Juswari Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Temuan BPK Rp4,22 Miliar di DPRD Kampar
Peristiwa
Kampar

Juswari Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Temuan BPK Rp4,22 Miliar di DPRD Kampar

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:54 WIB,  
Penulis : TIM
Juswari Pertanyakan Kelanjutan Penanganan Temuan BPK Rp4,22 Miliar di DPRD Kampar

Keterangan Foto:

KAMPAR, Tabloid Diksi – Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kampar, Juswari, mempertanyakan perkembangan penanganan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Riau terkait kelebihan pembayaran tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD Kampar yang nilainya mencapai Rp4,22 miliar.

Menurut Juswari, temuan tersebut telah menjadi perhatian publik karena sejumlah pihak diketahui telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan. Namun hingga kini, masyarakat belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai hasil penanganan maupun pihak yang bertanggung jawab atas kerugian yang ditemukan dalam pemeriksaan tersebut.

    Baca juga:
  • Kapolres Bengkalis Sambangi Warga Rupat Utara, Bangun Kedekatan dan Perkuat Kepercayaan Publik

  • Rupat Utara Deklarasi Perang Narkoba, 100 Paket Bansos Disalurkan

  • Bukan Sekadar Seremoni, Anjangsana Bhayangkari Riau Perkuat Ikatan Kekeluargaan Polri

"Sejumlah pihak sudah diperiksa oleh Kejaksaan. Namun sampai sekarang publik masih mempertanyakan bagaimana perkembangan kasus ini dan siapa yang harus bertanggung jawab atas temuan BPK tersebut," kata Juswari.

Temuan itu tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2024. Dalam laporan tersebut, anggaran tunjangan perumahan bagi pimpinan dan anggota DPRD Kampar tercatat sebesar Rp9,628 miliar dengan realisasi mencapai Rp9,617 miliar atau sekitar 99,89 persen.

BPK menemukan adanya pembayaran tunjangan perumahan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Nilai temuan tersebut mencapai Rp4.224.286.955,60.

Temuan itu mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2023 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 mengenai hak keuangan dan administratif pimpinan serta anggota DPRD, serta Peraturan Bupati Kampar Nomor 56 Tahun 2020.

Dalam hasil pemeriksaannya, BPK mengungkap bahwa pimpinan dan anggota DPRD Kampar periode 2024–2029 yang dilantik pada 28 Oktober 2024 telah memperoleh fasilitas rumah dinas dari Pemerintah Kabupaten Kampar dan dapat mulai menempatinya pada November hingga Desember 2024. Meski demikian, tunjangan perumahan tetap dibayarkan kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD.

Khusus untuk Ketua dan Wakil Ketua DPRD, masing-masing masih menerima tunjangan perumahan sebesar Rp19 juta per bulan. Pembayaran tersebut kemudian menjadi bagian dari temuan BPK dengan nilai Rp38 juta.

Selain itu, BPK juga menyoroti mekanisme penetapan besaran tunjangan perumahan yang dinilai tidak sesuai ketentuan. Dalam perhitungan tunjangan masih dimasukkan sejumlah komponen biaya yang seharusnya tidak menjadi dasar penetapan, seperti biaya listrik, telepon, air, internet, televisi berlangganan, hingga biaya pemeliharaan rumah.

Akibat penggunaan komponen tersebut, BPK menghitung terdapat kelebihan pembayaran tunjangan perumahan sebesar Rp4.186.286.955,60. Jika ditambah pembayaran tunjangan kepada pimpinan DPRD yang telah menempati rumah dinas sebesar Rp38 juta, total temuan mencapai Rp4.224.286.955,60.

Juswari mengaku prihatin atas munculnya temuan tersebut. Ia juga menegaskan bahwa selama menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kampar, dirinya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan maupun pengambilan keputusan terkait kebijakan tunjangan perumahan pimpinan dan anggota DPRD.

"Saya perlu menegaskan bahwa selama menjadi Ketua Fraksi Partai Demokrat, saya tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan maupun pengambilan keputusan terkait persoalan ini. Padahal kebijakan yang menyangkut hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD seharusnya dibahas secara terbuka dengan melibatkan seluruh pimpinan fraksi," ujarnya.

Menurut Juswari, setiap kebijakan yang menggunakan anggaran daerah harus disusun secara transparan, akuntabel, serta berpedoman pada ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menilai kemungkinan dirinya tidak dilibatkan karena selama ini dikenal konsisten mengedepankan aspek legalitas dan kepatuhan terhadap aturan dalam setiap pembahasan kebijakan.

"Kalau saya dilibatkan, tentu setiap kebijakan akan saya telaah dari sisi dasar hukum, manfaat bagi daerah, hingga potensi risiko hukumnya di kemudian hari," katanya.

Juswari juga mengingatkan pentingnya keterlibatan seluruh ketua fraksi dalam pembahasan kebijakan yang berkaitan dengan hak keuangan pimpinan dan anggota DPRD. Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar setiap keputusan memiliki legitimasi politik yang kuat sekaligus tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Ia berharap temuan BPK ini menjadi pelajaran bagi seluruh penyelenggara pemerintahan daerah untuk lebih cermat dalam mengelola keuangan daerah serta menjadikan aturan hukum sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

DPRD KamparTunjangan PerumahanKorupsiBPK RIKejaksaanKabupaten KamparRiau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    SF Hariyanto dan Agung Nugroho Kompak Genjot PAD Lewat Penagihan PKB

    Selasa, 09 Jun 2026 | 11:38 WIB
  • Peristiwa

    Saat Sidang PI Rohil Bergulir, Dividen SPRH Rp331,7 M Dilaporkan ke Tiga Penegak Hukum

    Sabtu, 06 Jun 2026 | 17:30 WIB
  • Daerah

    Disdik Riau Terbitkan Edaran Larangan Pungutan di SMA, SMK, dan SLB Negeri

    Kamis, 04 Jun 2026 | 10:27 WIB
  • Daerah

    Sebulan Lalu Diperingatkan, Pemkab Kampar Dinilai Masih Berkutat pada Alasan

    Rabu, 03 Jun 2026 | 09:34 WIB
  • Peristiwa

    Tapung Hilir Mencekam, Ratusan Warga Pertanyakan Dugaan Pemanfaatan Lahan di Luar HGU PT SBAL

    Senin, 01 Jun 2026 | 20:11 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #5

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #8

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #9

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB

HUKRIM

  • Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning, Tilang di Riau Melonjak 46 Persen

    Hari Ketiga Operasi Patuh Lancang Kuning, Tilang di Riau Melonjak 46 Persen

    Rabu, 28 Okt 2026 | 16:45 WIB
  • Polda Riau Musnahkan 100,5 Kg Narkoba Jaringan Internasional, 467 Ribu Jiwa Diselamatkan

    Polda Riau Musnahkan 100,5 Kg Narkoba Jaringan Internasional, 467 Ribu Jiwa Diselamatkan

    Rabu, 28 Okt 2026 | 11:50 WIB
  • Curas di Kubang Raya Terungkap, Fortuner dan N-Max Disita, Polisi Buru Pelaku Lain

    Curas di Kubang Raya Terungkap, Fortuner dan N-Max Disita, Polisi Buru Pelaku Lain

    Rabu, 28 Okt 2026 | 07:38 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SKK Migas Siapkan Strategi, Target Lifting Minyak 612.500 Barel per Hari pada 2027

    SKK Migas Siapkan Strategi, Target Lifting Minyak 612.500 Barel per Hari pada 2027

    Selasa, 27 Okt 2026 | 23:30 WIB
  • Wamendag Roro Dorong Fesyen Lokal Tembus Pasar Global Lewat JFW 2027

    Wamendag Roro Dorong Fesyen Lokal Tembus Pasar Global Lewat JFW 2027

    Selasa, 27 Okt 2026 | 19:01 WIB
  • Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Wapres Gibran Dorong UMKM Cilacap Naik Kelas, Pertamina Diminta Perkuat Pendampingan

    Selasa, 27 Okt 2026 | 10:03 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com