https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Bupati-Wabup Kampar Turun Langsung, Bantuan Beras Disalurkan ke Warga Rentan •   Jalur Lama Ditutup, Arus Dialihkan! Ditlantas Polda Riau Pastikan Overpass STA 203+285 Siap Dilintasi •   Siapkan Anggaran 2027, Biro Rena Polda Riau Periksa Kebutuhan Polres Kampar •   AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu
Home › Ekonomi › Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi
Ekonomi
Pulau Jawa & Madura

Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 | 20:48 WIB,  
Penulis : Bidnen SH
Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

Keterangan Foto: Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat mengikuti Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin (22/06/2026), membahas penguatan fiskal daerah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027.

JAKARTA, Tabloid Diksi - Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah merupakan salah satu instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas belanja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI pada Senin (22/06) yang turut membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2027 di lingkungan Dewan Perwakilan Daerah RI Komite IV.

Dalam pemaparannya, Menkeu menyampaikan arah kebijakan penguatan fiskal daerah akan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni optimalisasi pendapatan, peningkatan kualitas belanja, serta pengembangan pembiayaan yang lebih inovatif. Ia menegaskan,

    Baca juga:
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

“Oleh karena itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif,” ungkap Menkeu dalam rapat tersebut.

Upaya optimalisasi pendapatan daerah akan ditempuh melalui penguatan kemandirian fiskal, terutama dengan meningkatkan efektivitas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pemerintah juga memperkuat basis data, pemetaan potensi pendapatan berbasis karakteristik wilayah, serta mempercepat transformasi tata kelola PDRD melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi aparatur perpajakan bersertifikasi, pengawasan yang lebih ketat, dan digitalisasi sistem perpajakan daerah.

Sementara itu, dari sisi belanja, pemerintah mendorong peningkatan kualitas melalui penguatan skema Transfer ke Daerah (TKD) berbasis kinerja, refocusing anggaran agar lebih berdampak langsung bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara belanja pemerintah pusat, TKD, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Adapun untuk pembiayaan kreatif, pemerintah mengembangkan berbagai skema kolaboratif, termasuk sinergi pendanaan, pembiayaan konsesional sebagai instrumen afirmasi, pemanfaatan dana bagi hasil sebagai instrumen pembayaran pinjaman daerah, serta dorongan terhadap proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha skala kecil (small scale PPP) dan kerja sama antar daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat kerangka hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah melalui reformasi tata kelola fiskal. Langkah ini mencakup standardisasi proses bisnis TKD, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan koordinasi fiskal pusat-daerah, serta penyusunan KEM PPKF regional sebagai bagian dari penguatan perencanaan fiskal.

Selain itu, sistem monitoring dan evaluasi terus diperkuat untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan fiskal daerah. Pemerintah juga mendorong pengembangan manajemen risiko fiskal agar stabilitas dan keberlanjutan keuangan daerah tetap terjaga dalam jangka panjang.

Menutup pemaparannya, Menkeu menegaskan harapan agar seluruh langkah tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

“Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkas Menkeu.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

KemenkeuPurbayaYudhiSadewaFiskalDaerahAPBDKEMPPKF2027
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    Sabtu, 13 Jun 2026 | 16:55 WIB
  • Sorotan

    Pendapatan Daerah Kampar Mandek di Bawah 40 Persen, Bupati Tontonkan Kegagalan

    Jumat, 05 Jun 2026 | 12:29 WIB
  • Peristiwa

    Pernyataan Kontroversial DPRD Riau Tuai Kritik Balik dari KNPI

    Senin, 07 Jul 2025 | 19:11 WIB
  • Sorotan

    Desak Bentuk Pansus, Cipayung Plus dan KNPI Riau Soroti Defisit Anggaran Rp1,76 Triliun

    Rabu, 25 Jun 2025 | 23:23 WIB
  • Sport

    Dispora Pekanbaru Tunggu Ketersediaan Anggaran Terkait Rencana Turnamen Esport

    Jumat, 28 Feb 2025 | 05:41 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #6

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #7

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #8

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu

    AR Bawa Kabur Aki Mobil Senilai Rp1,1 Juta di Rumbai, Polisi Langsung Memburu

    Senin, 21 Sep 2026 | 16:16 WIB
  • Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Api Lepas Kendali, Lahan 1,8 Hektare di Kelesa Inhu Terbakar; Pria 60 Tahun Jadi Tersangka

    Senin, 21 Sep 2026 | 14:52 WIB
  • Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Sekali Tangkap, Muncul Enam Pengakuan Penggelapan Kendaraan: Residivis Diciduk Polsek Payung Sekaki 

    Senin, 21 Sep 2026 | 12:32 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com