https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Beranda

Nasional

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Tragis! Wanita 55 Tahun Tewas Bersimbah Darah Ditangan Eks Suami •   Pemerintah Pastikan 18 Juta KPM Terima Bansos PKH dan BPNT •   Indonesia Perkuat Langkah Diplomatik Dukung Kemerdekaan Palestina •   Pengedar Sabu Ditangkap, Polisi Sita 1,95 Gram Sabu dan 2 Butir Ekstasi
Home › Ekonomi › Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi
Ekonomi
Pulau Jawa & Madura

Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

Senin, 22 Juni 2026 | 20:48 WIB,  
Penulis : Bidnen SH
Menkeu Tekankan Optimalisasi Fiskal Daerah untuk Pemerataan Ekonomi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat mengikuti Rapat Kerja bersama Komite IV DPD RI di Jakarta, Senin (22/06/2026), membahas penguatan fiskal daerah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2027.

JAKARTA, Tabloid Diksi - Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penguatan fiskal daerah merupakan salah satu instrumen strategis untuk meningkatkan kualitas belanja sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI pada Senin (22/06) yang turut membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2027 di lingkungan Dewan Perwakilan Daerah RI Komite IV.

Dalam pemaparannya, Menkeu menyampaikan arah kebijakan penguatan fiskal daerah akan difokuskan pada tiga aspek utama, yakni optimalisasi pendapatan, peningkatan kualitas belanja, serta pengembangan pembiayaan yang lebih inovatif. Ia menegaskan,

    Baca juga:
  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

“Oleh karena itu, penguatan kebijakan fiskal ke daerah difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan, penguatan belanja yang berkualitas, dan mendorong pembiayaan yang kreatif dan inovatif,” ungkap Menkeu dalam rapat tersebut.

Upaya optimalisasi pendapatan daerah akan ditempuh melalui penguatan kemandirian fiskal, terutama dengan meningkatkan efektivitas Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Pemerintah juga memperkuat basis data, pemetaan potensi pendapatan berbasis karakteristik wilayah, serta mempercepat transformasi tata kelola PDRD melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi aparatur perpajakan bersertifikasi, pengawasan yang lebih ketat, dan digitalisasi sistem perpajakan daerah.

Sementara itu, dari sisi belanja, pemerintah mendorong peningkatan kualitas melalui penguatan skema Transfer ke Daerah (TKD) berbasis kinerja, refocusing anggaran agar lebih berdampak langsung bagi masyarakat, serta memperkuat sinergi antara belanja pemerintah pusat, TKD, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Adapun untuk pembiayaan kreatif, pemerintah mengembangkan berbagai skema kolaboratif, termasuk sinergi pendanaan, pembiayaan konsesional sebagai instrumen afirmasi, pemanfaatan dana bagi hasil sebagai instrumen pembayaran pinjaman daerah, serta dorongan terhadap proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha skala kecil (small scale PPP) dan kerja sama antar daerah.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat kerangka hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah melalui reformasi tata kelola fiskal. Langkah ini mencakup standardisasi proses bisnis TKD, penguatan kapasitas fiskal daerah, peningkatan koordinasi fiskal pusat-daerah, serta penyusunan KEM PPKF regional sebagai bagian dari penguatan perencanaan fiskal.

Selain itu, sistem monitoring dan evaluasi terus diperkuat untuk meningkatkan akuntabilitas pengelolaan fiskal daerah. Pemerintah juga mendorong pengembangan manajemen risiko fiskal agar stabilitas dan keberlanjutan keuangan daerah tetap terjaga dalam jangka panjang.

Menutup pemaparannya, Menkeu menegaskan harapan agar seluruh langkah tersebut dapat memperkuat kapasitas fiskal daerah secara berkelanjutan.

“Melalui langkah-langkah tersebut, diharapkan kapasitas fiskal daerah semakin kuat sehingga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah,” pungkas Menkeu.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

KemenkeuPurbayaYudhiSadewaFiskalDaerahAPBDKEMPPKF2027
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Sorotan

    G3S Bongkar Pola Kejari, Sederet Kasus OPD Pekanbaru Mandek

    Sabtu, 13 Jun 2026 | 16:55 WIB
  • Sorotan

    Pendapatan Daerah Kampar Mandek di Bawah 40 Persen, Bupati Tontonkan Kegagalan

    Jumat, 05 Jun 2026 | 12:29 WIB
  • Peristiwa

    Pernyataan Kontroversial DPRD Riau Tuai Kritik Balik dari KNPI

    Senin, 07 Jul 2025 | 19:11 WIB
  • Sorotan

    Desak Bentuk Pansus, Cipayung Plus dan KNPI Riau Soroti Defisit Anggaran Rp1,76 Triliun

    Rabu, 25 Jun 2025 | 23:23 WIB
  • Sport

    Dispora Pekanbaru Tunggu Ketersediaan Anggaran Terkait Rencana Turnamen Esport

    Jumat, 28 Feb 2025 | 05:41 WIB

Terpopuler

  • #1

    GOW Kabupaten Kampar Semarakkan Hari Anak Nasional 2026 di SDN 012 Langgini

    Jumat, 24 Jul 2026 - 19:33 WIB
  • #2

    Dijanjikan Berangkat Haji 2025 Tanpa Antrean, Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penipuan ke Polda Riau

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:51 WIB
  • #3

    Lepas 12 Pengguna Narkoba yang Ditangkap di Kepau Jaya, Petugas BNNP Riau Bisa Disanksi Hukum

    Jumat, 24 Jul 2026 - 15:19 WIB
  • #4

    Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

    Selasa, 28 Jul 2026 - 17:11 WIB
  • #5

    Cek Lahan, Polsek Batu Hampar Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan Sesuai Rencana

    Jumat, 24 Jul 2026 - 14:48 WIB
  • #6

    Mahasiswa FBN Universitas Riau Susun Peta Potensi Kelurahan Agrowisata sebagai Media Informasi dan Edukasi Masyarakat

    Rabu, 29 Jul 2026 - 15:50 WIB
  • #7

    Kapolsek Batu Hampar Pimpin Langsung Penanaman Jagung 2 Hektare

    Kamis, 30 Jul 2026 - 12:33 WIB
  • #8

    Pascasarjana Administrasi Pendidikan UNRI Dorong Pemberdayaan Masyarakat melalui Olahan Dimsum Ikan Patin

    Rabu, 29 Jul 2026 - 19:06 WIB
  • #9

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB

HUKRIM

  • Pengedar Sabu Ditangkap, Polisi Sita 1,95 Gram Sabu dan 2 Butir Ekstasi

    Pengedar Sabu Ditangkap, Polisi Sita 1,95 Gram Sabu dan 2 Butir Ekstasi

    Jumat, 07 Agu 2026 | 22:07 WIB
  • Polsek Tapung Bekuk Pengedar Sabu yang Resahkan Warga Petapahan, 11,30 Gram Barang Bukti Diamankan

    Polsek Tapung Bekuk Pengedar Sabu yang Resahkan Warga Petapahan, 11,30 Gram Barang Bukti Diamankan

    Jumat, 07 Agu 2026 | 19:56 WIB
  • Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Polsek Kampar Putus Mata Rantai Narkoba, Dua Pengedar Ditangkap, Sabu dan Ekstasi Disita

    Jumat, 07 Agu 2026 | 08:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    SF Hariyanto Buka SIExpo 2026, Dorong Kolaborasi Majukan Industri Sawit

    Kamis, 06 Agu 2026 | 13:24 WIB
  • Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Zulhas Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

    Kamis, 06 Agu 2026 | 12:48 WIB
  • Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Harga TBS Sawit Swadaya Riau Periode 5-11 Agustus Naik, Tembus Rp3.936,63 per Kg

    Rabu, 05 Agu 2026 | 23:18 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com