Home › Peristiwa › Aksi Tagih Utang Sambil Joget Hebohkan Pekanbaru, Rumah Keluarga Selebgram di Bukit Raya
Aksi Tagih Utang Sambil Joget Hebohkan Pekanbaru, Rumah Keluarga Selebgram di Bukit Raya
Keterangan Foto: Bentangan spanduk aksi joget heboh di Bukit Raya, Selasa (23/6/26)
PEKANBARU, Tabloid Diksi - Sebuah aksi penagihan utang dengan cara yang tidak biasa menarik perhatian warga di Jalan Firdaus, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru, Selasa (23/6/2026).
Belasan orang mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai kediaman keluarga seorang selebgram Pekanbaru yang belakangan sempat menjadi sorotan publik. Mereka mengaku datang untuk menyampaikan pesan terkait dugaan utang yang disebut melibatkan orang tua selebgram tersebut.
- Baca juga:
Berbeda dengan aksi penagihan pada umumnya, rombongan ini justru menghadirkan suasana layaknya hiburan. Dengan menggunakan pengeras suara, mereka berjoget mengikuti alunan musik, membagikan bunga kepada warga sekitar, hingga menyampaikan pesan melalui mikrofon dengan nada santun.
Sejumlah spanduk turut dipasang di depan rumah. Salah satunya berisi permohonan agar uang yang disebut dipinjam dapat segera dikembalikan.
"Tok... Tok... Tok... Ada Pak Suryadi? Pak, maaf Pak. Izin Pak. Permisi Pak. Tolong, kapan mau kembalikan uang Pak Budi (Medan)? Maaf, tolong, permisi ya Pak," demikian isi salah satu spanduk yang dibentangkan.
Pada bagian bawah spanduk tersebut juga tertulis kalimat, "Janji harus ditepati, apalagi kalau keluarga selebgram."
Spanduk lainnya berisi pesan moral mengenai pentingnya memenuhi kewajiban membayar utang. Sementara pada spanduk ketiga terpampang sejumlah bukti transfer yang diklaim bernilai hingga ratusan juta rupiah kepada rekening atas nama seseorang yang disebut sebagai penghuni rumah.
Aksi tersebut sontak menarik perhatian warga yang melintas. Beberapa warga tampak berhenti untuk menyaksikan kejadian tersebut.
"Banyak (utang) sama kalian? Ngapain dicari, memang dah banyak yang nyari...," celetuk seorang warga di lokasi.
Ucapan itu disambut tawa rombongan penagih. Salah seorang di antaranya yang dipanggil Muwek mengatakan bahwa kedatangan mereka bertujuan memberikan "kejutan" sekaligus menyampaikan pesan dari pihak yang mengaku memiliki hubungan pertemanan dengan penghuni rumah.
"Kita datang untuk memberi surprise atau kejutan istimewa kayak kejutan ulang tahun. Kan boleh? Mereka kan berteman baik, tanya aja Pak Suriyadi, apakah Pak Budi teman yang baik? Karena baik, makanya kami datang untuk menghibur Pak Suriyadi dan menitipkan pesan dan nasehat dari teman lamanya agar tetap semangat, sehat, lancar rezeki agar bisa menunaikan kewajibannya," ujar Muwek kepada wartawan.
Ia mengatakan, aksi serupa kemungkinan akan kembali dilakukan hingga urusan yang dimaksud menemukan penyelesaian.
"Kita akan datang lagi sampai tugas kami menghibur Pak Suriyadi selesai. Kita kasih warga bunga dan mereka senang dengan aksi hiburan kita, warga semua senyum-senyum, enggak ada komplain," tambahnya.
Selama aksi berlangsung, tidak ada penghuni rumah yang keluar menemui rombongan maupun awak media. Upaya konfirmasi terhadap pihak yang disebut dalam aksi tersebut juga belum berhasil dilakukan.
Dari pantauan di lokasi, rumah tampak tertutup dan hanya terlihat satu unit sepeda motor terparkir di garasi. Beberapa warga sekitar menyebut rumah tersebut memang merupakan kediaman keluarga yang dimaksud, namun keterangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Menjelang waktu salat Zuhur, rombongan akhirnya membubarkan diri. Menariknya, sejumlah warga justru tampak masih menikmati suasana yang tercipta.
"Lho, kok cepat kali pulangnya? Joget-joget lah lagi," ujar seorang warga yang disambut tawa para peserta aksi.
Peristiwa ini menambah perhatian publik terhadap keluarga selebgram tersebut, yang sebelumnya juga sempat menjadi sorotan menyusul pemberitaan mengenai kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan sejumlah orang di sebuah tempat hiburan malam di Pekanbaru.
Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun penghuni rumah terkait aksi penagihan yang berlangsung di lokasi tersebut.






Komentar Via Facebook :