Home › Sorotan › Agung Nugroho Punya Aset Rp18,35 Miliar Tetapi Pikul Utang Rp15 Miliar, Properti Dominan di Inhil
Agung Nugroho Punya Aset Rp18,35 Miliar Tetapi Pikul Utang Rp15 Miliar, Properti Dominan di Inhil
Keterangan Foto:
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menunjukkan kenaikan kekayaan bersih sebesar Rp103.794.578 dalam pelaporan periodik tahun 2025 dibandingkan laporan periodik tahun 2024.
Berdasarkan data LHKPN yang telah dinyatakan lengkap secara administratif, total harta kekayaan Agung Nugroho meningkat dari Rp3.251.972.666 menjadi Rp3.355.767.244. Kenaikan tersebut sepenuhnya berasal dari bertambahnya nilai kas dan setara kas, yang naik dari Rp799.272.666 menjadi Rp903.067.244.
- Baca juga:
Sementara itu, nilai aset lainnya tidak mengalami perubahan. Total aset yang dilaporkan meningkat dari Rp18.251.972.666 menjadi Rp18.355.767.244, sedangkan nilai utang tetap sebesar Rp15 miliar.
Komposisi kekayaan Agung Nugroho masih didominasi aset tanah dan bangunan senilai Rp13,957 miliar atau sekitar 76 persen dari total aset yang dimilikinya.
Menariknya, sebagian besar aset properti tersebut berada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Dari total 16 bidang tanah dan bangunan yang dilaporkan, sedikitnya 10 bidang berada di wilayah tersebut.
Rinciannya meliputi tujuh unit rumah dengan luas bangunan berkisar 171–225 meter persegi, satu rumah berukuran 188 meter persegi, serta dua bidang tanah masing-masing seluas 510 meter persegi dan 750 meter persegi. Selain itu, terdapat satu bidang tanah seluas 300.000 meter persegi atau sekitar 30 hektare di Kabupaten Indragiri Hilir yang dilaporkan bernilai Rp1,8 miliar.
Sementara aset yang berada di Kota Pekanbaru terdiri atas sejumlah rumah dan tanah dengan total nilai sekitar Rp7,9 miliar, termasuk sebuah bidang tanah dan bangunan seluas 2.500 meter persegi yang menjadi aset dengan nilai tertinggi, yakni Rp3,7 miliar.
Di sektor kendaraan, tidak terdapat perubahan dibandingkan laporan sebelumnya. Agung Nugroho masih melaporkan kepemilikan tiga kendaraan, yakni Honda Minibus tahun 2018 senilai Rp60 juta, Toyota Alphard 2.5 G A/T tahun 2019 senilai Rp650 juta, dan Land Cruiser tahun 2023 senilai Rp1,2 miliar dengan total nilai Rp1,91 miliar.
Harta bergerak lainnya juga tetap sebesar Rp930,7 juta, sedangkan harta lainnya tercatat Rp655 juta. Dalam dua periode pelaporan tersebut tidak terdapat kepemilikan surat berharga yang dilaporkan.
Data LHKPN juga menunjukkan nilai utang Agung Nugroho tetap sebesar Rp15 miliar pada kedua periode pelaporan. Dengan demikian, kenaikan kekayaan bersih pada laporan tahun 2025 hanya dipengaruhi oleh bertambahnya saldo kas sebesar Rp103,79 juta tanpa adanya penambahan maupun pengurangan aset dan kewajiban yang dilaporkan.






Komentar Via Facebook :