https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Sebelum Deklarasi Alma Ata, Indonesia Sudah Punya Konsep Pelayanan Kesehatan Primer •   Pendidikan SMA Taruna Nusantara Digratiskan, Prabowo Perluas Akses Pendidikan Nasional •   Setjen DPR RI Mulai Implementasikan Model Peningkatan Profesionalitas ASN •   Semarak HUT ke-81 Marinir, Kejuaraan Karate Piala Pangkormar Dibuka di Lampung
Home › Sorotan › Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas
Sorotan
Kampar

Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:11 WIB,  
Penulis : Azhar
Diduga Quarry Ilegal di Kampar Rusak Jalan dan Sebar Debu, Warga Minta Aparat Bertindak Tegas

Keterangan Foto: Poto Ilustrasi

KAMPAR,Tabloiddiksi.com – Aktivitas tambang batu atau quarry yang diduga beroperasi tanpa mengantongi izin di Dusun V Torok, Desa Alam Panjang, Kecamatan Rumbio Jaya, Kabupaten Kampar, mulai memicu keresahan warga. Operasional tambang yang disebut telah berlangsung dalam beberapa waktu terakhir itu kini berdampak langsung terhadap masyarakat Dusun I Panulugan yang harus menghadapi jalan rusak dan debu pekat setiap hari, Selasa (28/7/2026).

Dampak paling nyata terlihat pada kondisi jalan desa yang setiap hari dilintasi truk-truk pengangkut batu dan material tambang. Ruas jalan yang sebelumnya digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari kini mulai retak, berlubang, serta dipenuhi material berserakan yang membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor. Warga menilai jalan tersebut tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan bertonase besar yang terus melintas.

    Baca juga:
  • Bonus PON Belum Dibayar Penuh, Atlet Riau Kecewa: Janji Tinggal Janji

  • Malaria Tak Kunjung Hilang, Warga Sinaboi Desak Pemerintah Bertindak Nyata

  • Eks Kadis PUPR-PKPP Riau dan Rekanan Kompak Dihukum 2 Tahun, KPK Masih Pikir-pikir

Tak hanya infrastruktur yang rusak, persoalan debu juga menjadi keluhan serius masyarakat. Saat cuaca panas, debu yang beterbangan dari kendaraan pengangkut material menyelimuti permukiman di sepanjang jalan menuju Dusun I Panulugan. Rumah-rumah warga, halaman, hingga tanaman tertutup lapisan debu, sementara kualitas udara dinilai semakin memburuk dan mengganggu kesehatan maupun aktivitas sehari-hari.

Keluhan warga terus bermunculan seiring meningkatnya intensitas operasional kendaraan dari lokasi tambang. Mereka khawatir kerusakan jalan akan semakin parah dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas apabila tidak segera ditangani. Selain itu, masyarakat mempertanyakan legalitas aktivitas tambang yang disebut-sebut belum memiliki izin resmi.

"Jangan sampai keuntungan segelintir pihak justru mengorbankan kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat," ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kampar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta aparat penegak hukum segera turun ke lapangan untuk melakukan inspeksi dan menelusuri legalitas aktivitas quarry tersebut. Warga berharap, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak ragu mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang ilegal, warga juga meminta adanya tanggung jawab atas kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan. Mereka berharap jalan yang rusak segera diperbaiki, pengendalian debu dilakukan secara serius, dan aktivitas yang merugikan masyarakat tidak dibiarkan terus berlangsung demi menjaga keselamatan, kesehatan, serta kelestarian lingkungan di Desa Alam Panjang.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

#desaalampanjang
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Dugaan Tambang Ilegal di Kampar Disorot, Polsek Tambang Turun ke Parit Baru

    Kamis, 29 Okt 2026 - 17:28 WIB
  • #3

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #4

    17.500 Orang Padati KKR Pemuda Riau, Peserta Membludak, Panitia Evaluasi Gelaran 2027

    Minggu, 25 Okt 2026 - 18:00 WIB
  • #5

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #6

    Polda Riau Gelar Minggu Kasih di GBI Bethany: Polisi Siap Dengar Aspirasi Warga

    Minggu, 25 Okt 2026 - 12:34 WIB
  • #7

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #8

    Pilkades Siarang-arang Disorot, Warga Mengaku Kehilangan Hak Pilih

    Selasa, 27 Okt 2026 - 01:08 WIB
  • #9

    Dukung Green Policing Polda Riau, Bhabinkamtibmas Payung Sekaki Gandeng Warga Hijaukan Pekanbaru

    Rabu, 28 Okt 2026 - 13:22 WIB

HUKRIM

  • Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Gercep! Polisi Tangkap Mantan Pacar Penebar Teror Pembunuhan di Tapung Kampar

    Jumat, 30 Okt 2026 | 09:28 WIB
  • Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Pengancaman di Tapung Hulu Masuk Kasus Menonjol Polres Kampar

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:51 WIB
  • 19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    19 Paket Sabu Ditemukan di Rumah Warga Tapung, Polisi Telusuri Pemasok Berinisial PU

    Kamis, 29 Okt 2026 | 18:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    The Fed Tahan Suku Bunga, Rupiah Menguat ke Rp18.129 per Dolar AS

    Kamis, 29 Okt 2026 | 11:16 WIB
  • Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Investasi Riau Tembus Rp47,91 Triliun, Serap 41.632 Tenaga Kerja

    Kamis, 29 Okt 2026 | 10:46 WIB
  • Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Kemenpar Bidik Pasar Tiongkok, Labuan Bajo dan Bali Dipromosikan Lewat Famtrip

    Rabu, 28 Okt 2026 | 19:17 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com