https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pimpin ACW, Indonesia Perkuat Diplomasi Kolektif ASEAN •   Prabowo: Nilai-Nilai Gontor Sejalan dengan Pembentukan Karakter Bangsa •   Dari Gontor, Prabowo Serukan Dukungan untuk Palestina •   Gowes Silaturahmi Kampar Diikuti 2.500 Peserta, Bupati Serahkan Motor dan Soroti Potensi Wisata Daerah
Home › Daerah › Kapolda Riau di Forum IMT-GT: Kerusakan Lingkungan Bisa Berubah Jadi Ancaman Keamanan
Daerah
Pekanbaru

Kapolda Riau di Forum IMT-GT: Kerusakan Lingkungan Bisa Berubah Jadi Ancaman Keamanan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:43 WIB,  
Penulis : Azhar
Kapolda Riau di Forum IMT-GT: Kerusakan Lingkungan Bisa Berubah Jadi Ancaman Keamanan

Keterangan Foto: Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. TD/Azhar

PEKANBARU, Tabloiddiksi.com – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa kerusakan lingkungan tidak lagi hanya menjadi persoalan ekologis, tetapi telah berkembang menjadi ancaman nyata terhadap keamanan masyarakat. 

Pernyataan itu disampaikan saat menjadi pembicara pada Seminar Green Cities Mayors Council (GCMC) Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2026 yang digelar di Hotel Pangeran, Pekanbaru, Rabu (5/8/2026), di hadapan kepala daerah dan delegasi dari Indonesia, Malaysia, serta Thailand.

    Baca juga:
  • Gowes Silaturahmi Kampar Diikuti 2.500 Peserta, Bupati Serahkan Motor dan Soroti Potensi Wisata Daerah

  • 2.500 Pesepeda Kepung Bangkinang, Bupati Kampar Buka Gowes Silaturahmi 2026

  • Ketua Umum PKSPI Minta Sawit Rakyat Tak Ikut Ditertibkan: Jangan Sampai Petani Kecil Jadi Korban

Dalam paparannya, Herry memperkenalkan konsep Green Policing, sebuah pendekatan kepolisian yang menggabungkan penegakan hukum, pencegahan kerusakan lingkungan, edukasi, restorasi ekosistem, dan kolaborasi lintas sektor. 

Menurutnya, konsep tersebut lahir dari pengalaman Polda Riau menghadapi berbagai persoalan lingkungan yang terus berulang, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pertambangan ilegal, pembalakan liar, perambahan kawasan konservasi, hingga pencemaran sungai.

Kapolda menjelaskan, selama ini penegakan hukum memang berhasil membawa pelaku kejahatan lingkungan ke meja hijau. Namun, langkah tersebut belum mampu memutus siklus kerusakan alam yang terus terjadi setiap tahun. 

Ia menilai, kejahatan lingkungan memiliki dampak yang jauh lebih luas karena kerusakan ekosistem tidak otomatis pulih hanya dengan menghukum pelakunya.

"Hukum dapat menghentikan pelaku, tetapi tidak serta-merta memulihkan ekosistem yang telah rusak. Ketika sungai tercemar atau hutan hilang, yang terancam bukan hanya lingkungan, tetapi juga masa depan masyarakat dan generasi berikutnya," tegas Herry. 

Ia menambahkan, lemahnya kondisi lingkungan akan berbanding lurus dengan meningkatnya ancaman terhadap keamanan, mulai dari banjir, konflik sosial, hingga hilangnya sumber kehidupan masyarakat.

Atas dasar itu, Polda Riau mengembangkan Green Policing sebagai strategi pencegahan yang melibatkan seluruh elemen. Pemerintah daerah, akademisi, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta, lembaga pendidikan hingga masyarakat diajak membangun kolaborasi dalam menjaga lingkungan. 

Menurut Herry, persoalan lingkungan bukan karena minimnya institusi yang bekerja, melainkan lemahnya sinergi antarpihak. Sebagai contoh, Herry mengungkapkan penanganan aktivitas pertambangan ilegal di Kabupaten Kuantan Singingi tidak berhenti pada operasi penegakan hukum. 

Setelah penindakan dilakukan, Polda Riau bersama berbagai pihak melanjutkannya dengan program restorasi berupa penanaman pohon, pemasangan tanda perlindungan lingkungan, kampanye edukasi, hingga mendukung langkah pemerintah daerah memulihkan kawasan yang rusak.

Menutup paparannya dalam forum internasional tersebut, Kapolda Riau mengajak seluruh peserta IMT-GT menjadikan perlindungan lingkungan sebagai investasi keamanan masa depan. 

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota hijau hanya dapat dicapai jika pembangunan berjalan seimbang dengan pelestarian alam. 

"Melindungi lingkungan bukan sekadar melindungi alam, tetapi melindungi masa depan masyarakat. Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita," pungkas lulusan Akpol 1996 tersebut.

 

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

#poldariau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Hukum

    Puntung Rokok Jadi Petaka, 5 Hektare Hutan di Inhu Terbakar

    Rabu, 05 Agu 2026 | 11:23 WIB
  • TNI-Polri

    Dari Mangrove hingga Mesin Ketinting, Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau untuk Pesisir Sinaboi

    Senin, 03 Agu 2026 | 19:43 WIB
  • TNI-Polri

    Kapolda Riau Lepas Ekspedisi Merah Putih Presisi, Misi Menembus 17 Desa 3T demi Rakyat

    Sabtu, 01 Agu 2026 | 14:26 WIB
  • Hukum

    Polda Riau Musnahkan Narkoba Rp69,7 Miliar, Sindikat Internasional Dibongkar

    Rabu, 29 Jul 2026 | 11:08 WIB
  • Hukum

    7 Kg Sabu Disembunyikan di Kebun Sawit, Ditresnarkoba Polda Riau Ringkus 3 Pengedar

    Selasa, 28 Jul 2026 | 17:37 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #6

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #7

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB

HUKRIM

  • Pelajar 15 Tahun di Rupat Diduga Hendak Jual Sabu, Polisi Sita Paket 0,38 Gram

    Pelajar 15 Tahun di Rupat Diduga Hendak Jual Sabu, Polisi Sita Paket 0,38 Gram

    Minggu, 20 Sep 2026 | 17:27 WIB
  • Bakar 3 Titik untuk Buka Kebun Sawit, Api Melahap 1,3 Hektare Lahan, Pelaku ditangkap

    Bakar 3 Titik untuk Buka Kebun Sawit, Api Melahap 1,3 Hektare Lahan, Pelaku ditangkap

    Minggu, 20 Sep 2026 | 12:04 WIB
  • Remaja 17 Tahun Diamankan Polres Kampar, Diduga Lakukan Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun

    Remaja 17 Tahun Diamankan Polres Kampar, Diduga Lakukan Persetubuhan terhadap Anak 15 Tahun

    Sabtu, 19 Sep 2026 | 18:14 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com