Home › Daerah › Truk Bertonase Besar Dilarang Lewat Jalan Pesantren, Dishub Pekanbaru Perketat Pengawasan
Truk Bertonase Besar Dilarang Lewat Jalan Pesantren, Dishub Pekanbaru Perketat Pengawasan
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, Rabu (5/8/2026). TD/Josua
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru memperketat pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang bertonase besar yang datang dari arah Jalan Lintas Timur, Kecamatan Kulim. Truk-truk tersebut dipastikan tidak diperbolehkan melintas melalui Jalan Pesantren menuju kawasan Jalan Jenderal Sudirman.
Langkah pengawasan dilakukan petugas Dishub di Simpang Jalan Pesantren–Jalan Lintas Timur Kulim, Rabu (5/8/2026). Dalam kegiatan itu, petugas memantau sekaligus menghalau kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) agar tidak memasuki ruas Jalan Pesantren.
- Baca juga:
Selama ini, sejumlah truk bermuatan berat diketahui menggunakan jalur tersebut untuk menuju Jalan Parit Indah, Jalan Imam Munandar, Jalan Hang Tuah hingga akhirnya masuk ke Jalan Jenderal Sudirman.
"Kami mengawasi simpul di persimpangan di Jalan Pesantren yang ramai lancar," ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi.
Menurut Masykur, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari upaya penertiban kendaraan ODOL di wilayah Pekanbaru. Ia berharap setelah penindakan dilakukan, tidak ada lagi sopir truk yang mencoba melanggar aturan dengan memasuki ruas jalan yang telah dilarang.
Meski demikian, masih ditemukan sejumlah pengemudi yang nekat melintas melalui Jalan Pesantren untuk menuju Jalan Jenderal Sudirman. Terhadap pelanggaran tersebut, petugas langsung mengambil tindakan.
"Kami langsung perintahkan putar balik, kami mengingatkan pengemudi untuk putar balik ke arah Jalan Pasir Putih," tegasnya.
Dishub Pekanbaru juga terus menggencarkan razia gabungan di berbagai titik sebagai bagian dari penertiban kendaraan bertonase besar yang memasuki jalan protokol. Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan SM Amin, serta Jalan Soekarno-Hatta.






Komentar Via Facebook :