https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD •   Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun •   Sat Binmas Polres Kampar Perkuat Bhabinkamtibmas, Green Policing hingga Perlisus Jadi Sorotan •   Prabowo Perintahkan Percepatan Penyelesaian IEU-CEPA
Home › Peristiwa › Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Panen 1,5 Ton Ikan Patin
Peristiwa
Pekanbaru

Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Panen 1,5 Ton Ikan Patin

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:05 WIB,  
Penulis : Azhar
Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Pekanbaru Panen 1,5 Ton Ikan Patin

Keterangan Foto: Kalapas Pekanbaru Panen Ikan Patin Bersama Warga Binaan.TD/Azhar

PEKANBARU,Tabloid Diksi – Lahan terbatas bukan alasan untuk berhenti berkarya. Di balik tembok Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, warga binaan justru membuktikan mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi dengan memanen sebanyak 1,5 ton ikan patin dari program budidaya perikanan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Sabtu (8/8/2026).

Panen tersebut menjadi salah satu bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Pekanbaru. Tak hanya memanen ikan patin yang siap dipasarkan, kegiatan itu juga dilanjutkan dengan penebaran 1.500 benih ikan lele sebagai langkah pengembangan program budidaya perikanan di lingkungan SAE.

    Baca juga:
  • Polisi Panen Jagung di Pekanbaru, 0,5 Hektare Lahan Payung Sekaki Hasilkan Estimasi 1,5 Ton

  • Anev Mingguan, Kapolsek Batu Hampar Ingatkan Personel: Jangan Terlibat Narkoba dan Hidup Hedon

  • Hotspot di Sumatera Turun, Riau Tersisa Tiga Titik Panas

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau Rudi Fernando Sianturi, Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Yusuf Gunawan, serta Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru Yuniarto. Program ini digelar Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pekanbaru di bawah koordinasi Kepala Seksi Kegiatan Kerja David Susilo.

Budidaya ikan patin itu tidak dikerjakan secara instan. Warga binaan terlibat langsung sejak proses pembibitan, pemeliharaan hingga panen. Hasil panen yang mencapai 1,5 ton sekaligus menunjukkan kegiatan pembinaan tersebut telah berjalan secara berkelanjutan dan mampu menghasilkan komoditas yang memiliki nilai ekonomi.

Kakanwil Ditjenpas Riau Rudi Fernando Sianturi mengapresiasi kreativitas jajaran Lapas Pekanbaru dalam mengoptimalkan lahan yang tersedia.

“Di lahan yang sangat terbatas, kreativitas tidak pernah terbatas. Saya sangat mengapresiasi dan bangga kepada jajaran Lapas Pekanbaru yang terus mengembangkan berbagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.”

Menurut Rudi, program semacam itu bukan sekadar aktivitas untuk mengisi waktu warga binaan selama menjalani masa pidana. Lebih jauh, kegiatan produktif tersebut menjadi sarana membangun keterampilan dan pengalaman yang dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Pembinaan tersebut juga diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan yang tengah didorong Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Karena itu, kegiatan budidaya ikan di SAE Lapas Pekanbaru diharapkan tidak berhenti pada satu kali panen, tetapi terus dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang berkesinambungan.

Usai memanen ikan patin, jajaran Lapas Pekanbaru bersama warga binaan kemudian menebarkan 1.500 benih ikan lele ke kolam berbeda. Penebaran benih tersebut menjadi awal pengembangan komoditas baru sekaligus memperluas pilihan kegiatan pembinaan kemandirian.

Kalapas Pekanbaru Yuniarto mengatakan pengembangan budidaya lele dilakukan setelah pihaknya melihat hasil positif dari budidaya ikan patin.

“Setelah melihat keberhasilan budidaya ikan patin, kami mulai mengembangkan budidaya ikan lele. Harapannya, ke depan hasilnya juga dapat sesuai dengan yang diharapkan dan menjadi sarana asimilasi yang memberikan pengalaman serta keterampilan bagi warga binaan.”

Yuniarto menilai keberhasilan panen 1,5 ton ikan patin menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Pekanbaru untuk terus memperluas kegiatan pembinaan yang produktif.

Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman dan keterampilan, tetapi juga memiliki dampak ekonomi bagi warga binaan.

“Harapan kami, program ini ke depan tidak hanya memberikan manfaat edukasi dan keterampilan, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga binaan.”

Pembinaan kemandirian di Lapas Pekanbaru juga tidak hanya bergerak di sektor perikanan. Seksi Kegiatan Kerja turut mengembangkan sejumlah produk keterampilan warga binaan, termasuk produk olahan roti yang masih dikelola secara produktif.

Dalam kunjungannya, Kakanwil Ditjenpas Riau bahkan turut mencicipi roti hasil karya warga binaan tersebut. Aktivitas itu menjadi gambaran bahwa potensi warga binaan tetap dapat dikembangkan melalui pembinaan yang terarah meski mereka sedang menjalani masa pidana.

Panen 1,5 ton ikan patin dan penebaran 1.500 benih lele pun menjadi pesan bahwa fungsi Lapas tidak semata-mata berkutat pada pengamanan. Di balik tembok pemasyarakatan, warga binaan juga ditempa agar memiliki keterampilan, pengalaman kerja, produktivitas dan kesiapan untuk kembali menjalani kehidupan secara mandiri.

SAE Lapas Pekanbaru kini tak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga ruang produktif bagi warga binaan untuk belajar dan menghasilkan karya. Dari kolam-kolam sederhana di lahan terbatas itu, mereka membuktikan bahwa keterbatasan ruang tidak harus membatasi kesempatan untuk berubah dan menghasilkan sesuatu yang bernilai.

Editor : Josua Januari Nababan

TOPIK TERKAIT

#lapaspekanbaru
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Semarak HUT RI ke-81, Lapas Pekanbaru Adu Sportivitas di Pekan Olahraga Ditjenpas Riau

    Sabtu, 08 Agu 2026 | 11:56 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #3

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #4

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #5

    Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Ikatan Mahasiswa Kerinci Riau Gelar Aksi Berbagi Masker Gratis di Stadion Utama

    Kamis, 10 Sep 2026 - 22:12 WIB
  • #6

    Fortuner Tak Kunjung Datang, Pasutri Pengelola Pasar Bawah Dilaporkan

    Rabu, 09 Sep 2026 - 23:12 WIB
  • #7

    SPPD Fiktif DPRD Pekanbaru Tinggal Tunggu Kerugian Negara, Bidnen: Kajari Baru Harus Tunjukkan Taring

    Kamis, 17 Sep 2026 - 11:08 WIB
  • #8

    Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar

    Rabu, 16 Sep 2026 - 07:48 WIB
  • #9

    Polsek Payung Sekaki dan BPBD Berjibaku Lawan Api : Warga Diminta Stop Bakar Lahan

    Jumat, 11 Sep 2026 - 10:12 WIB

HUKRIM

  • Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Dari Ungkap Perusakan Hutan hingga Tanam Pohon, Kapolres Bengkalis dampingi Kapolda Riau

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:29 WIB
  • 140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    140 Ton Arang Bakau Hendak Dikirim ke Malaysia, Polda Riau Bongkar Dapur Mangrove di Rupat Utara

    Rabu, 23 Sep 2026 | 13:10 WIB
  • Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 | 11:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com