Home › Peristiwa › Patroli Udara Polda Riau Sisir Titik Rawan Karhutla, 6 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan
Patroli Udara Polda Riau Sisir Titik Rawan Karhutla, 6 Hektare Lahan Berhasil Dipadamkan
Keterangan Foto: Wakapolda Riau Pimpin Pemadaman Karhutla di Rohil.TD/Azhar
ROHIL,Tabloid Diksi – Polda Riau bersama TNI, BPBD, Manggala Agni dan masyarakat bergerak cepat memburu potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan.
Patroli udara dan darat digelar untuk mendeteksi titik panas sekaligus memastikan api yang muncul segera ditangani sebelum meluas.
- Baca juga:
Patroli udara dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi bersama Irdam XIX/Tuanku Tambusai, Kalaksa BPBD Riau M Edy Aprizal, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto, Karoops Polda Riau Kombes Pol Edison LB Sitanggang serta personel Bidhumas Polda Riau.
Dari udara, tim memantau sejumlah kawasan yang masuk peta kerawanan karhutla, di antaranya Kecamatan Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, serta Kecamatan Sinaboi dan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir.
Pemantauan ini bukan sekadar mencari titik api. Petugas juga memetakan kawasan yang berpotensi menjadi sumber kebakaran agar langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, terukur dan tepat sasaran.
Di Kecamatan Pasir Limau Kapas, petugas gabungan sebelumnya menemukan area terdampak kebakaran sekitar 5-6 hektare. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan setelah TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta warga lokal berjibaku melakukan pemadaman.
“Di mana saat ini kami berkolaborasi bersama-sama, baik itu TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), termasuk masyarakat lokal sedang melakukan pemadaman api,” kata Brigjen Hengki.
Setelah api padam, personel tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau sumber panas yang kembali memicu kebakaran.
“Hasil deteksi kami saat ini hotspot yang menjadi perhatian bahwa area yang terdampak adalah 5-6 hektare sekarang sudah berhasil dipadamkan dan saat ini dilakukan pendinginan,” jelasnya.
Kapolres Rohil AKBP Aldi Alfa Faroqi turut berada di lokasi pemantauan. Kehadiran unsur pimpinan di lapangan menjadi bagian dari penguatan koordinasi dalam menghadapi ancaman karhutla yang dapat meluas dengan cepat, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Polda Riau menegaskan patroli udara dan darat akan terus dilakukan di sejumlah wilayah rawan. Deteksi dini hotspot menjadi kunci agar api tidak berkembang menjadi kebakaran besar yang mengancam lingkungan, kesehatan masyarakat dan aktivitas warga.
Kolaborasi lintas instansi pun diperkuat. TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, MPA dan masyarakat diminta bergerak bersama, karena pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada kecepatan pemadaman, tetapi juga kemampuan mendeteksi dan mencegah api sejak awal.

Komentar Via Facebook :