Home › Politik › Andre Rosiade Apresiasi Kinerja Danantara, Pembenahan BUMN Dinilai Makin Signifikan
Andre Rosiade Apresiasi Kinerja Danantara, Pembenahan BUMN Dinilai Makin Signifikan
Keterangan Foto: Andre Rosiade Wakil Ketua Komisi VI DPR RI. (Foto : BPMI Setpres). TD/YS
JAKARTA, Tabloid Diksi - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyoroti capaian Danantara dalam membenahi dan meningkatkan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Andre menilai apresiasi Presiden tersebut menjadi bukti positif dari kemitraan antara Komisi VI DPR RI dan Danantara Aset Manajemen dalam mendorong transformasi BUMN.
- Baca juga:
“Kami tentu di Komisi VI sangat mengapresiasi pidato Presiden. Itu menunjukkan bahwa kemitraan Komisi VI DPR RI dengan Danantara Aset Manajemen sukses. Kami saling mendukung untuk membenahi BUMN-BUMN yang ada,” ujar Andre usai mengikuti Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, serta Rapat Paripurna DPR tentang RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Menurut Andre, salah satu bentuk kemitraan tersebut adalah mendukung proses streamlining atau perampingan jumlah BUMN. Namun, proses tersebut tetap harus dilakukan dengan memperhatikan kepentingan dan perlindungan terhadap pekerja agar tidak berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).
Selain perampingan, pembenahan juga diarahkan untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi BUMN. Langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi perubahan Undang-Undang BUMN yang melahirkan Danantara sekaligus memperkuat tata kelola dan kinerja perusahaan negara.
Andre menyambut positif perhatian Presiden terhadap peningkatan kinerja Danantara. Menurutnya, optimalisasi BUMN diharapkan mampu memberikan kontribusi yang semakin besar bagi perekonomian nasional.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa kontribusi dividen BUMN setelah dikurangi Penyertaan Modal Negara (PMN) meningkat signifikan. Pada 2024 tercatat sekitar Rp53 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp138 triliun pada 2025. Untuk 2026, kontribusi tersebut diproyeksikan mencapai Rp200 triliun tanpa PMN.
Peningkatan kinerja BUMN tersebut juga diarahkan untuk mendukung agenda strategis pemerintah, termasuk percepatan hilirisasi. Melalui Danantara, pemerintah telah melakukan groundbreaking 13 proyek hilirisasi pada 6 Februari 2026, disusul 13 proyek lainnya pada 29 April 2026.
Andre berharap penguatan Danantara dan pembenahan BUMN dapat terus berjalan sehingga perusahaan negara semakin sehat, efisien, produktif, dan mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat serta perekonomian Indonesia. ***






Komentar Via Facebook :