https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Anak Panti Sambut Hangat Aksi Jumat Berkah New Paragon dan Grand Dragon •   Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang •   Sertijab Kapolsek Kampar Kiri: Kompol Rusyandi Geser ke Polda Riau, Kompol Nurman Masuk •   Lapas Pekanbaru Mendadak Disambangi Tim Satops Patnal, Ini yang Diperiksa
Home › Politik › Komisi IX DPR RI Dorong Kesejahteraan Nakes dan Dokter Terbang
Politik
Pulau Jawa & Madura

Komisi IX DPR RI Dorong Kesejahteraan Nakes dan Dokter Terbang

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Komisi IX DPR RI Dorong Kesejahteraan Nakes dan Dokter Terbang

Keterangan Foto: Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris. TD/YS

JAKARTA, Tabloid Diksi - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris mendukung rencana pemerintah menghadirkan program dokter terbang sebagai terobosan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan minim fasilitas medis.

Dukungan tersebut disampaikan Charles setelah mengikuti Rapat Paripurna DPR RI terkait penyampaian keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang APBN Tahun Anggaran 2027, Jumat (14/8/2026). Ia menilai keterbatasan fasilitas kesehatan dan tenaga medis masih menjadi persoalan yang harus segera ditangani di sejumlah daerah.

    Baca juga:
  • Komisi III DPR Akan Kawal Kepemimpinan Kapolri Baru

  • DPR Tetapkan Komisi IV Sebagai Mitra Kerja Badan Otorita Pantura Jawa

  • DPR Setujui Perpanjangan Waktu Pembahasan RUU Desain Industri

Charles mengatakan kehadiran tim dokter terbang dapat menjadi solusi untuk menjangkau masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh layanan kesehatan akibat kondisi geografis dan jauhnya akses menuju rumah sakit.

Meski demikian, ia meminta pemerintah tidak hanya mengejar pembangunan fasilitas maupun peluncuran program baru. Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan harus dibarengi dengan perhatian serius terhadap anggaran serta kesejahteraan tenaga medis dan tenaga kesehatan.

Ia menyebut masih menerima keluhan dari sejumlah tenaga kesehatan, termasuk ASN di daerah, mengenai tunjangan yang berkurang hingga belum dibayarkan selama beberapa bulan.

“Fasilitas kesehatan dan layanan kepada masyarakat memang harus terus diperbaiki. Namun, kesejahteraan tenaga kesehatan dan tenaga medis juga tidak boleh dilupakan,” kata Charles.

Menurutnya, kondisi kesejahteraan tenaga kesehatan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu memastikan para tenaga medis dapat menjalankan tugas dalam kondisi yang layak agar pelayanan kepada pasien tetap maksimal.

Charles juga berharap program dokter terbang dapat segera diwujudkan. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah melakukan persiapan secara menyeluruh, mulai dari konsep, sumber daya manusia, sarana pendukung hingga mekanisme pelaksanaannya.

Ia menekankan percepatan program tidak boleh mengorbankan kesiapan. Pengalaman dari sejumlah program sebelumnya, kata Charles, harus menjadi bahan evaluasi agar kebijakan yang diluncurkan benar-benar berjalan efektif di lapangan.

“Program yang dicanangkan, termasuk dokter terbang, harus dipersiapkan dengan baik. Jangan sampai terburu-buru dilaksanakan tetapi karena persiapannya tidak matang, hasilnya justru tidak optimal,” tegas politikus PDI Perjuangan tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan menyampaikan bahwa pemerintah masih menghadapi tantangan dalam menyediakan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terpencil. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menyiapkan sejumlah inovasi, termasuk ambulans udara dan tim dokter terbang.

Presiden menyebut ambulans udara nantinya diharapkan mampu menjangkau wilayah dengan medan yang sulit, seperti lapangan berumput, kawasan berpasir hingga daerah di sekitar sungai.

Prabowo juga menyoroti masih adanya kasus ibu hamil dan bayi yang meninggal dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan karena jarak rumah sakit yang terlalu jauh. Pemerintah, menurutnya, perlu menghadirkan terobosan agar persoalan tersebut tidak terus terjadi.

Dengan program dokter terbang dan ambulans udara, pemerintah diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses kesehatan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah terpencil memperoleh pelayanan medis yang lebih cepat dan layak. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

Komisi IX DPR RIKesejahteraanNakesDokter Terbang
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Artikel

    Apa Kabar Kesejahteraan Masyarakat di Riau?

    Kamis, 15 Mei 2025 | 07:23 WIB
  • Daerah

    Pj Bupati Hambali Hadiri Peringatan Hari Guru dan Hari Persatuan Guru Republik Indonesia ke-79

    Kamis, 21 Nov 2024 | 21:13 WIB
  • Peristiwa

    Lima Paslon Calon Walikota Pekanbaru Unjuk Visi dan Misi di Debat Pertama

    Sabtu, 09 Nov 2024 | 23:27 WIB
  • Politik

    Abdul Wahid Janji Kembangkan Rupat Sebagai Kawasan Wisata dalam Kampanye di Pulau Rupat

    Minggu, 10 Nov 2024 | 21:01 WIB
  • Hukum

    KNPI Riau Pertanyakan Manfaat Nyata dari Participating Interest

    Selasa, 15 Agu 2023 | 18:46 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #8

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
  • Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Jumat, 02 Okt 2026 | 10:16 WIB
  • Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Kamis, 01 Okt 2026 | 16:13 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com