https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Prabowo Kucurkan Banpres Rp240 Miliar untuk Penanganan Karhutla di Kalbar •   Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL •   Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar •   BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung
Home › Nasional › BNPB Turunkan Tim Tangani Gempa Nagekeo
Nasional
Pulau Sulawesi

BNPB Turunkan Tim Tangani Gempa Nagekeo

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 20:38 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
BNPB Turunkan Tim Tangani Gempa Nagekeo

Keterangan Foto: Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto (kanan) bersama Menko PMK Pratikno (kiri) diagendakan menuju wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026)/ (dok. BNPB)

NAGEKEO (NTT), Tabloid Diksi — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Guncangan yang berpusat di laut sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, tersebut dirasakan hingga sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.58.24 WIB dengan kedalaman 15 kilometer. Peristiwa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami sehingga masyarakat di sejumlah kawasan pesisir melakukan evakuasi secara mandiri.

    Baca juga:
  • Prabowo Kucurkan Banpres Rp240 Miliar untuk Penanganan Karhutla di Kalbar

  • Kepala BNPB Kristomei Sianturi Kerahkan Tambahan Helikopter dari Kalsel dan Pesawat OMC dari Kalbar

  • BNPB Catat Karhutla di Sejumlah Daerah, Kebakaran TPA Sorong Masih Berlangsung

Merespons kondisi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan tim penanganan darurat untuk membantu pemerintah daerah melakukan kaji cepat, pendataan kerusakan, penanganan korban, serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno juga dijadwalkan meninjau langsung wilayah yang terdampak gempa.

BNPB turut menyiapkan satu unit helikopter untuk mendukung mobilisasi logistik, operasional petugas, hingga kemungkinan proses evakuasi jika situasi di lapangan membutuhkan. Dukungan udara dinilai penting karena kondisi geografis NTT terdiri dari banyak wilayah kepulauan dengan akses antardaerah yang tidak selalu mudah.

Berdasarkan data yang telah diperbarui dan diverifikasi hingga pukul 08.00 WIB, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. Korban meninggal tercatat di Kabupaten Sikka, sementara korban luka berada di Kabupaten Sikka dan Nagekeo.

BNPB sebelumnya menerima laporan awal mengenai dua korban meninggal. Namun, setelah dilakukan pengecekan ulang di lapangan, jumlah tersebut dikoreksi menjadi satu orang. Pemerintah memastikan proses verifikasi data korban dan dampak bencana masih terus berlangsung.

Di Kabupaten Nagekeo, sekitar 2.000 warga dilaporkan melakukan evakuasi mandiri sebagai langkah antisipasi setelah gempa dan munculnya peringatan dini tsunami. Sementara di Kota Bima, tercatat satu kepala keluarga yang terdiri dari enam jiwa turut terdampak.

Kerusakan sementara yang terdata mencakup dua rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dua rumah rusak ringan, satu gudang Bulog terdampak, tiga fasilitas umum mengalami kerusakan ringan, serta enam kantor pemerintahan terdampak. Jumlah tersebut masih dapat berubah seiring proses pemeriksaan di lapangan.

Guncangan gempa dirasakan di sejumlah daerah, antara lain Nagekeo, Sikka, dan Manggarai Barat di NTT; Kota Bima dan Kabupaten Bima di NTB; serta Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, hasil pemantauan BMKG menunjukkan tidak ada lagi peningkatan muka laut yang signifikan dan berpotensi membahayakan. Peringatan dini tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.

Meski peringatan tsunami telah berakhir, masyarakat tetap diminta berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga juga diimbau tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan atau retakan serta selalu mengikuti informasi dan arahan dari pemerintah maupun lembaga resmi.

Di Nagekeo, petugas masih melakukan penanganan dan pendataan. Kondisi di lapangan dilaporkan antara lain mengalami kemacetan lalu lintas dan gangguan aliran listrik. Sementara kondisi masyarakat di Kota Bima secara umum masih kondusif.

BNPB terus berkoordinasi dengan BPBD, BMKG, Basarnas, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat penanganan bencana. Pemerintah pusat memastikan dukungan akan disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan, terutama untuk penanganan korban, evakuasi, bantuan logistik, pemenuhan kebutuhan dasar, dan proses pemulihan warga terdampak. ***

Editor : Munazlen Nazir

TOPIK TERKAIT

BNPBGempaNTTNTBSulawesiNagekeo
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Nasional

    Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Flores NTT

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 17:58 WIB
  • Politik

    Kunker ke NTB, Rahayu Saraswati Soroti Persoalan Air Bersih

    Rabu, 12 Agu 2026 | 11:53 WIB
  • Ekonomi

    Harga Beras di Alor Capai Rp30 Ribu, Mentan Amran Langsung Turun Pastikan Pasokan Aman

    Minggu, 09 Agu 2026 | 22:37 WIB
  • TNI-Polri

    Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarhanud 15/DBY Hadiri Penutupan Turnamen Eban Esia Cup 1 di TTU

    Kamis, 17 Okt 2024 | 16:45 WIB
  • TNI-Polri

    Yonarhanud 15/DBY Berikan Wasbang Dan Peraturan Baris-Berbaris Kepada Pelajar SD di Perbatasan RI

    Senin, 07 Okt 2024 | 10:47 WIB

Terpopuler

  • #1

    Bentuk Generasi Unggul, Polsek Tambang Bersama Densus 88 Gelar Green Policing dan Edukasi Pelajar

    Senin, 19 Okt 2026 - 09:37 WIB
  • #2

    Investasi Pekanbaru Tembus Rp7,35 Triliun, Pelayanan Perizinan Raih Predikat Sangat Baik

    Kamis, 15 Okt 2026 - 09:27 WIB
  • #3

    Dukung Gerakan 1 Juta Pohon Kapolda Riau, Polsek Bukit Raya Turun Langsung Hijaukan Sekolah

    Rabu, 14 Okt 2026 - 10:26 WIB
  • #4

    Kualitas Udara Kurang Baik, Polsek Payung Sekaki Bagikan 500 Masker ke Pengguna Jalan

    Kamis, 08 Okt 2026 - 09:47 WIB
  • #5

    Himatekind Gelar Aksi Kemanusiaan di Pekanbaru, Galang Dana untuk Korban Galodo Sumatera Barat dan Bagikan Masker

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 16:27 WIB
  • #6

    Kecelakaan Maut di Inhu, Dua Remaja Tewas Usai Motor Tabrak Truk

    Jumat, 16 Okt 2026 - 18:14 WIB
  • #7

    Demi Senyum dan Kelancaran Aktivitas Warga, Kapolresta Pekanbaru Turun Langsung ke Jalan

    Senin, 19 Okt 2026 - 11:35 WIB
  • #8

    Polisi Turun ke Jalan, Polsek Payung Sekaki Bersama KSABP Tebar 200 Nasi Kotak dan Paket Kue

    Jumat, 16 Okt 2026 - 12:09 WIB
  • #9

    Pilrek Unri Digelar 13 Oktober, Tiga Kandidat Bersaing Rebut Kursi Rektor

    Senin, 12 Okt 2026 - 20:18 WIB

HUKRIM

  • Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Urine Negatif Tapi Simpan Ratusan Ekstasi dan Sabu, Pengedar Wanita di Rohil Dibekuk Polisi

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:25 WIB
  • Dapat Narkoba dari Pekanbaru, Pengedar Sabu di Tambang Diringkus Polsek Tambang

    Dapat Narkoba dari Pekanbaru, Pengedar Sabu di Tambang Diringkus Polsek Tambang

    Jumat, 23 Okt 2026 | 13:48 WIB
  • Laporan Warga Manjur! Polres Kampar Cokok Mafia Solar Subsidi  ?

    Laporan Warga Manjur! Polres Kampar Cokok Mafia Solar Subsidi ?

    Jumat, 23 Okt 2026 | 08:08 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL

    Menkes Siapkan Skema Self Declare untuk Label Nutri-Level PKL

    Jumat, 23 Okt 2026 | 19:01 WIB
  • India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Indonesia, Ekspor Berpeluang Meningkat

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:18 WIB
  • Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Wantimpres Minta Penjelasan Menkeu soal Kondisi Fiskal dan Postur APBN 2027

    Jumat, 23 Okt 2026 | 16:09 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com