https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya •   Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM •   HUT ke-81 RI, Wawako Pekanbaru Gerak Jalan Bareng Warga Sakinah 2 •   Kabel FO Semrawut di Pekanbaru Segera Ditertibkan, Empat Ruas Jalan Jadi Sasaran
Home › Peristiwa › Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan
Peristiwa
Indragiri Hilir

Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:56 WIB,  
Penulis : Azhar
Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan

Keterangan Foto: Kapolda Riau dan Rombongan Menuju Ke Indragiri Hilir. Dokumentasi Humas.TD/Azhar

INDRAGIRI HILIR,Tabloid Diksi – Ancaman abrasi di Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, mendapat perhatian serius. Kawasan yang kehilangan daratan dan mengancam lahan masyarakat itu kini menjadi sasaran pemulihan melalui Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau, Sabtu (15/8/2026).

Tak tanggung-tanggung, sekitar 1.700 hektare kebun masyarakat tercatat terdampak abrasi pada 2021. Kondisi tersebut membuat pemulihan pesisir Kuala Selat menjadi pekerjaan besar yang tidak bisa dilakukan hanya dengan aksi penanaman sesaat.

    Baca juga:
  • Polri dan Warga Batu Hampar Gegerkan Lapangan, Senam Sehat Semarakkan HUT RI ke-81

  • Polantas Karib Sambangi CFD Pekanbaru, Warga Antusias Foto Bareng Polisi

  • Ekspedisi Merah Putih Polsek Bukitraya: Bhabinkamtibmas Bagikan Bendera, Polisi Dekat dengan Rakyat

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan sejumlah pejabat serta tokoh nasional turun langsung ke lokasi. Rombongan juga disambut Forkopimda, masyarakat dan anak-anak sekolah yang berada di kawasan tersebut.

Kehadiran Ekspedisi Merah Putih Presisi membawa tiga pesan sekaligus: negara hadir, masyarakat dibantu dan lingkungan harus diselamatkan.

Bantuan sembako, ketinting dan matching grants diserahkan kepada 13 kelompok masyarakat dampingan PPIU M4CR Riau. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen menjaga pesisir Riau serta penanaman mangrove.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan masyarakat pesisir yang berada jauh dari pusat pemerintahan tetap memiliki hak yang sama untuk merasakan kehadiran negara.

“Kita ingin masyarakat yang berada jauh di pesisir juga merasakan kehadiran negara,” kata Herry.

Herry menegaskan abrasi memiliki dampak berantai. Ketika daratan terkikis, bukan hanya lingkungan yang rusak, tetapi kebun masyarakat dan sumber penghasilan warga ikut terancam.

Karena itu, mangrove dinilai menjadi salah satu benteng penting untuk menjaga kawasan pesisir.

“Menjaga mangrove berarti menjaga masyarakat yang hidup di belakangnya,” ujarnya.

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat bahkan menyatakan komitmen untuk mendorong rehabilitasi mangrove seluas 500 hektare di kawasan terdampak abrasi. Target tersebut diharapkan dapat diperluas hingga 1.000 hektare.

“Mudah-mudahan bisa terpenuhi 1.000 hektare untuk ditanam di wilayah ini sebagai bagian dari pemulihan lingkungan sekaligus pemulihan sosial ekonomi,” ujar Jumhur.

Yang membedakan program ini adalah konsep pemulihan jangka panjang. Pemerintah tidak ingin mangrove hanya ditanam kemudian ditinggalkan. Pembibitan, penanaman hingga pemeliharaan selama tiga tahun akan menjadi bagian dari program.

Masyarakat pun akan dilibatkan melalui penciptaan green jobs. Dengan demikian, pemulihan lingkungan diharapkan berjalan beriringan dengan pemulihan ekonomi warga.

Namun untuk mencapai kawasan abrasi tersebut, rombongan harus menghadapi medan yang tidak mudah. Perjalanan sekitar 25 kilometer dari Mako Polsek Kateman ditempuh menggunakan speedboat selama 45-60 menit. Jalur perairan dipengaruhi pasang-surut dan kawasan pantainya memiliki lumpur hingga setinggi lutut bahkan paha.

Kondisi itu menjadi gambaran nyata betapa beratnya tantangan masyarakat Kuala Selat dalam menghadapi persoalan pesisir.

Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau sendiri digelar menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan menyasar wilayah pesisir, terluar dan kawasan yang memiliki keterbatasan akses.

Di Kuala Selat, ekspedisi tersebut membawa misi yang lebih besar: mengubah kawasan yang terancam abrasi menjadi kawasan yang kembali hijau dan produktif.

Target 500 hektare menjadi pijakan awal. Jika diperluas hingga 1.000 hektare, hamparan mangrove itu diharapkan menjadi benteng baru Kuala Selat sekaligus sumber penghidupan bagi masyarakat untuk bertahan menghadapi ancaman abrasi.

Editor : Redaktur

TOPIK TERKAIT

# Polda Riau
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Peristiwa

    Jembatan Rusak Bikin Pelajar Kesulitan Sekolah, Kini 110 Jembatan Presisi Dibangun di Riau

    Jumat, 14 Agu 2026 | 06:51 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #3

    Menyala ! Tim Gabungan Polda, Polres dan Polsek Singingi Kembali Gelar Operasi PETI 

    Selasa, 04 Agu 2026 - 20:02 WIB
  • #4

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB
  • #5

    TPK Desa Alam Panjang Turun ke Sekolah Gaungkan GATI, Dorong Peran Ayah dalam Mendidik Anak

    Rabu, 05 Agu 2026 - 15:43 WIB
  • #6

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #7

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #8

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB
  • #9

    Harga Emas Berpeluang Tembus Rp3 Juta, Geopolitik dan Safe Haven Jadi Pendorong

    Senin, 10 Agu 2026 - 07:20 WIB

HUKRIM

  • Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya

    Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya

    Minggu, 16 Agu 2026 | 13:12 WIB
  • Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM

    Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM

    Minggu, 16 Agu 2026 | 12:30 WIB
  • Digerebek Tengah Malam, Pria 28 Tahun Diciduk Bawa Sabu di Pinggir

    Digerebek Tengah Malam, Pria 28 Tahun Diciduk Bawa Sabu di Pinggir

    Minggu, 16 Agu 2026 | 11:20 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 14:12 WIB
  • Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Jumat, 14 Agu 2026 | 16:50 WIB
  • Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov

    Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov

    Jumat, 14 Agu 2026 | 05:55 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com