Home › Daerah › Kabel FO Semrawut di Pekanbaru Segera Ditertibkan, Empat Ruas Jalan Jadi Sasaran
Kabel FO Semrawut di Pekanbaru Segera Ditertibkan, Empat Ruas Jalan Jadi Sasaran
Keterangan Foto: Kabel fiber optik yang terpasang semrawut di sejumlah ruas jalan menjadi perhatian Pemko Pekanbaru. Pemerintah menargetkan penertiban dan perapian kabel di empat ruas jalan mulai pekan depan. TD/YS.
PEKANBARU, Tabloid Diksi – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera mengambil langkah untuk menata kabel fiber optik (FO) yang dinilai semrawut di sejumlah ruas jalan. Penertiban dilakukan karena persoalan tersebut tidak hanya mengganggu estetika kota, tetapi juga berkaitan dengan perizinan dan keselamatan pengguna jalan.
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengatakan, Pemko saat ini tengah menyiapkan regulasi yang akan menjadi dasar penataan jaringan fiber optik di Kota Pekanbaru.
- Baca juga:
"Hasil rapat tadi, permasalahannya terletak pada perizinan. Kami sudah cek tata cara perizinannya dan nanti akan disiapkan regulasinya. Draft-nya sudah ada, tinggal penyempurnaan," ujar Zulhelmi di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pekanbaru, Jumat (14/8/2026).
Setelah regulasi tersebut ditetapkan, provider akan diwajibkan mengikuti mekanisme perizinan yang berlaku. Sementara jaringan yang terpasang tanpa izin akan ditertibkan sesuai aturan.
"Yang sudah mengajukan izin nanti akan terlindungi dengan aturan. Sementara yang tidak berizin akan kami lakukan penertiban. Tentu dengan cara-cara yang baik dan sesuai regulasi," jelasnya.
Pemko juga menemukan sejumlah kabel yang menjuntai dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Bahkan, terdapat kabel yang sebelumnya dilaporkan dapat mengenai pengendara.
"Karena pernah ada kabel yang menjuntai sampai terkena leher orang atau tersangkut pengendara motor. Makanya kami minta kabel itu diikat. Istilah teknisnya di-crimping," tegas Ami.
Dalam jangka panjang, Pemko Pekanbaru mendorong jaringan kabel yang selama ini berada di atas tiang agar dapat dipindahkan ke dalam tanah melalui sistem ducting.
Selain masalah keselamatan, banyaknya tiang provider di satu lokasi juga menjadi perhatian. Pemko menemukan terdapat lokasi dengan lima hingga 12 tiang dalam satu titik.
"Seharusnya satu titik, satu provider. Temuan di lapangan, ada yang lima hingga dua belas tiang dalam satu titik. Kami tidak mau seperti itu," ungkapnya.
Sebagai tahap awal, empat ruas jalan ditetapkan menjadi lokasi prioritas penertiban. Pemko menargetkan kegiatan perapian dan penataan kabel tersebut mulai dilakukan secara bertahap pada pekan depan.






Komentar Via Facebook :