https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit •   Polemik 133 Kanto STC, Pemko Pekanbaru Tegaskan Pengelolaan Berdasarkan Aturan •   HUT RI ke-81, Pemkab Kampar Serentak Sambangi 28 Panti Asuhan •   Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Peron Sawit, 7 Paket Diamankan
Home › Ekonomi › PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit
Ekonomi
Pekanbaru

PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:29 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

Keterangan Foto: Aktivitas perkebunan kelapa sawit di Riau. DPRD Riau mendorong Pemprov mengembangkan hilirisasi sawit, termasuk industri pengolahan seperti pabrik minyak goreng, untuk meningkatkan nilai tambah dan PAD daerah. TD/YS.

PEKANBARU, Tabloid Diksi – DPRD Provinsi Riau mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memperkuat hilirisasi kelapa sawit sebagai salah satu strategi meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus memperbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, di tengah sorotan terhadap pertumbuhan ekonomi Riau dan capaian PAD daerah.

    Baca juga:
  • Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

  • Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

  • Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov

Pertumbuhan ekonomi Riau berada di kisaran 4,75 persen pada pertengahan 2026. Namun, realisasi PAD disebut baru berada di sekitar 52 persen dari target. Edi menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pemerintah daerah.

Menurut Edi, pertumbuhan ekonomi tidak sepenuhnya dapat dikaitkan dengan kinerja pemerintah. Aktivitas masyarakat, dunia usaha dan mekanisme pasar juga memiliki peran besar dalam menggerakkan perekonomian.

"Pertumbuhan ekonomi itu karena ada mekanisme pasar. Ada perputaran uang. Kalau kegiatan proyek pemerintah tidak ada, bagaimana pemerintah bisa mengklaim pertumbuhan itu karena kinerja pemerintah?" ujar Edi pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Ia mencontohkan sektor perkebunan kelapa sawit yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Riau. Harga TBS yang relatif stabil di atas Rp3.000 per kilogram dinilai turut menjaga daya beli masyarakat.

Karena itu, Edi meminta pemerintah memberikan dukungan lebih nyata terhadap sektor pertanian dan perkebunan, termasuk dengan mengembangkan industri hilir.

Salah satu bentuk hilirisasi yang disarankan adalah membangun industri pengolahan kelapa sawit, seperti pabrik minyak goreng.

Edi menilai Riau memiliki keuntungan karena bahan baku sawit tersedia dalam jumlah besar di daerah sendiri. Dengan mengolah komoditas tersebut menjadi produk bernilai tambah, manfaat ekonominya diharapkan tidak hanya dirasakan pelaku usaha, tetapi juga pemerintah daerah dan masyarakat.

"Bahan bakunya kita punya sendiri. Tidak perlu impor. Masyarakat mendapatkan nilai tambah, pemerintah juga bisa ikut menstabilkan harga dan memperoleh keuntungan dari hilirisasi," katanya.

Menurut Edi, hilirisasi juga dapat menjadi salah satu jalan untuk memperkuat struktur ekonomi Riau sehingga daerah tidak hanya bergantung pada penjualan komoditas dalam bentuk bahan mentah.

Selain hilirisasi, DPRD Riau meminta Pemprov lebih serius menggali sumber-sumber penerimaan daerah. Beberapa sektor yang disoroti antara lain pajak bahan bakar kendaraan bermotor, pajak air permukaan dan pajak kendaraan perusahaan.

Edi mengatakan data yang akurat dibutuhkan agar potensi pajak dapat dihitung dan ditagih secara maksimal.

Untuk penyusunan APBD 2027, ia juga meminta pemerintah menetapkan target pendapatan berdasarkan kajian yang jelas dengan mempertimbangkan potensi investasi, sumber daya alam, pajak, PAD dan kemampuan belanja daerah.

DPRD berharap anggaran daerah ke depan lebih diarahkan pada program produktif yang mampu menciptakan nilai tambah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Riau.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

RiauPekanbaruPAD RiauPendapatan Asli DaerahDPRD RiauPemprov RiauPemerintah Provinsi RiauHilirisasi SawitKelapa SawitEkonomi RiauPerkebunan S
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Daerah

    Polemik 133 Kanto STC, Pemko Pekanbaru Tegaskan Pengelolaan Berdasarkan Aturan

    Minggu, 16 Agu 2026 | 15:22 WIB
  • Daerah

    HUT ke-81 RI, Wawako Pekanbaru Gerak Jalan Bareng Warga Sakinah 2

    Minggu, 16 Agu 2026 | 12:24 WIB
  • Daerah

    Kabel FO Semrawut di Pekanbaru Segera Ditertibkan, Empat Ruas Jalan Jadi Sasaran

    Minggu, 16 Agu 2026 | 12:12 WIB
  • Daerah

    Kejar Pemerataan Kota, Pemko Pekanbaru Dorong Percepatan Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V

    Minggu, 16 Agu 2026 | 12:09 WIB
  • Peristiwa

    Kuala Selat Dikepung Abrasi, 1.000 Hektare Mangrove Jadi Target Pemulihan

    Minggu, 16 Agu 2026 | 11:56 WIB

Terpopuler

  • #1

    DJ Competition Megamix Riau Semakin Meriah, Berbagai Daerah Ikut Kompetisi

    Rabu, 12 Agu 2026 - 17:43 WIB
  • #2

    Riau Hapus Denda Pajak Kendaraan, Tunggakan Bertahun-tahun Kini Bisa Dibereskan

    Selasa, 11 Agu 2026 - 00:26 WIB
  • #3

    Menyala ! Tim Gabungan Polda, Polres dan Polsek Singingi Kembali Gelar Operasi PETI 

    Selasa, 04 Agu 2026 - 20:02 WIB
  • #4

    Sambut HUT RI ke-81, Polisi Bagikan Bendera Merah Putih untuk Kobarkan Nasionalisme Warga Bukitraya

    Selasa, 04 Agu 2026 - 15:33 WIB
  • #5

    TPK Desa Alam Panjang Turun ke Sekolah Gaungkan GATI, Dorong Peran Ayah dalam Mendidik Anak

    Rabu, 05 Agu 2026 - 15:43 WIB
  • #6

    Pemuda Pelopor Riau Soroti Pajak Parkir Rp16,4 Miliar, Kejati Didesak Periksa Bapenda dan PT SPI

    Jumat, 14 Agu 2026 - 19:55 WIB
  • #7

    Wamenkeu Juda Agung Dorong Pasar Keuangan RI Makin Dalam untuk Perkuat Pembiayaan Ekonomi

    Senin, 10 Agu 2026 - 20:04 WIB
  • #8

    HUT ke-69 Riau, Pemprov Anugerahi 10 Tokoh Pejuang Daerah

    Minggu, 09 Agu 2026 - 22:56 WIB
  • #9

    Harga Emas Berpeluang Tembus Rp3 Juta, Geopolitik dan Safe Haven Jadi Pendorong

    Senin, 10 Agu 2026 - 07:20 WIB

HUKRIM

  • Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Peron Sawit, 7 Paket Diamankan

    Polisi Gerebek Pengedar Sabu di Peron Sawit, 7 Paket Diamankan

    Minggu, 16 Agu 2026 | 14:29 WIB
  • Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya

    Bawa Tang hingga Gergaji Besi, 2 Pria Gagal Bobol Rumah di Binawidya

    Minggu, 16 Agu 2026 | 13:12 WIB
  • Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM

    Air Mendadak Mengucur, Polisi Bongkar Aksi Pencurian Meteran PDAM

    Minggu, 16 Agu 2026 | 12:30 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

    PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

    Minggu, 16 Agu 2026 | 15:29 WIB
  • Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 14:12 WIB
  • Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Sensus Ekonomi 2026 di Riau Hadapi Kendala, Petugas Masih Ditolak

    Jumat, 14 Agu 2026 | 16:50 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com