https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Anak Panti Sambut Hangat Aksi Jumat Berkah New Paragon dan Grand Dragon •   Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang •   Sertijab Kapolsek Kampar Kiri: Kompol Rusyandi Geser ke Polda Riau, Kompol Nurman Masuk •   Lapas Pekanbaru Mendadak Disambangi Tim Satops Patnal, Ini yang Diperiksa
Home › Ekonomi › Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen pada 2027
Ekonomi

Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen pada 2027

Senin, 17 Agustus 2026 | 07:15 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen pada 2027

Keterangan Foto: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh 6 persen pada 2027. TD/YS/reuters.com.

JAKARTA, Tabloid Diksi – Pemerintah memasang target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027. Target tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan ekonomi yang dituangkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut saat memberikan keterangan pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangannya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

    Baca juga:
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

Target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen tersebut lebih tinggi dibandingkan asumsi pertumbuhan dalam APBN 2026 yang berada di angka 5,4 persen.

Pemerintah menilai penguatan ekonomi nasional pada 2027 perlu didorong melalui berbagai sektor produktif, peningkatan investasi, penguatan industri, hilirisasi serta penciptaan lapangan kerja.

“Pertumbuhan ekonomi tahun 2027 ditargetkan mencapai 6,0 persen, lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen,” kata Prabowo dalam penyampaian RAPBN 2027.

Selain target pertumbuhan ekonomi, pemerintah juga menetapkan sejumlah asumsi makro untuk tahun anggaran 2027. Inflasi ditargetkan berada di kisaran 2,5 persen, sementara nilai tukar rupiah diasumsikan sekitar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat.

Untuk suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun, pemerintah memperkirakan berada di level 6,9 persen.

Di sektor energi, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) dipatok sekitar 75 dolar AS per barel. Pemerintah juga menetapkan target lifting minyak sebesar 610 ribu barel per hari dan lifting gas sebesar 954 ribu barel setara minyak per hari.

Dari sisi anggaran, belanja negara pada 2027 direncanakan mencapai Rp4.097,2 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan belanja negara dalam APBN 2026 yang sebesar Rp3.842,7 triliun.

Sementara itu, pendapatan negara ditargetkan mencapai Rp3.426 triliun, naik dari target APBN 2026 sebesar Rp3.153,6 triliun.

Pemerintah juga merencanakan pembiayaan anggaran sebesar Rp671,2 triliun dengan defisit sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit tersebut lebih rendah dibandingkan rencana defisit APBN 2026 yang berada di level 2,68 persen terhadap PDB.

Prabowo mengatakan desain RAPBN 2027 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Target ekonomi tersebut juga dibarengi sasaran perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan. Pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan pada 2027 dapat ditekan menjadi 6,0 hingga 6,5 persen.

Namun, target pertumbuhan 6 persen tersebut tetap akan menjadi tantangan dalam pelaksanaannya. Sejumlah pengamat menilai keberhasilan RAPBN 2027 tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga kemampuan pemerintah mengeksekusi program secara efektif dan memastikan pertumbuhan benar-benar berdampak terhadap masyarakat.

Dengan RAPBN 2027 yang dirancang ekspansif namun tetap menargetkan defisit di bawah 2,5 persen PDB, pemerintah berharap kebijakan fiskal dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian nasional pada tahun depan.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Ekonomi IndonesiaPertumbuhan EkonomiPrabowo SubiantoRAPBN 2027APBN 2027Ekonomi NasionalKeuangan NegaraInvestasi IndonesiaHilirisasi
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    PAD Riau Dinilai Masih Rendah, DPRD Dorong Pemprov Perkuat Hilirisasi Sawit

    Minggu, 16 Agu 2026 | 15:29 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 14:12 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov

    Jumat, 14 Agu 2026 | 05:55 WIB
  • Ekonomi

    Rupiah Melemah ke Rp17.877 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Sentimen Global

    Kamis, 13 Agu 2026 | 15:03 WIB
  • Ekonomi

    Ramai Soal Pajak Kontrakan 2027, DJP Tegaskan Bukan Pajak Baru

    Rabu, 12 Agu 2026 | 11:55 WIB

Terpopuler

  • #1

    Kasus Dugaan Persetubuhan Anak di Siak Kecil, Polisi Kejar Pelaku hingga Jambi

    Rabu, 23 Sep 2026 - 11:30 WIB
  • #2

    Pria 21 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Ruko Apotek Rama Farma Kampar

    Kamis, 24 Sep 2026 - 15:54 WIB
  • #3

    Sertijab di Mapolda Riau, AKBP Fahrian Tinggalkan Bengkalis dan AKBP Eko Rubiyanto Jadi Kapolres Baru

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 13:48 WIB
  • #4

    Desil Warga Berubah, Pemko Pekanbaru Sediakan Posko Pengaduan di Setiap Kelurahan

    Sabtu, 26 Sep 2026 - 16:20 WIB
  • #5

    Satgas PKH Tegaskan Penertiban Hutan Bukan Anti-Usaha, 6 Personel Disiapkan turun ke Kampar

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:33 WIB
  • #6

    Pemerintah Tuntaskan Utang Obligasi BLBI Rp218,3 Triliun

    Rabu, 23 Sep 2026 - 18:48 WIB
  • #7

    Perubahan APBD Riau 2026 Diajukan, Belanja Capai Rp8,378 Triliun dan Pemprov Bentuk Satgas OPAD

    Rabu, 23 Sep 2026 - 20:11 WIB
  • #8

    Dilepas Polsek Binawidya, 200 Ojol Domte Community Gas ke Air Tiris Rayakan Anniversary ke-5

    Minggu, 20 Sep 2026 - 09:24 WIB
  • #9

    Sembako untuk Warga Muara Fajar, Polsek Rumbai Barat Gandeng JB Yayasan Bina Sosial

    Selasa, 29 Sep 2026 - 12:15 WIB

HUKRIM

  • Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Polisi Bekuk Eks Kepala MI Tahfiz di Tambang, 3 Murid Melapor dan Korban Diduga Capai 20 Orang

    Jumat, 02 Okt 2026 | 16:50 WIB
  • Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Sabu 2,25 Gram Disimpan di Dompet Silver, Residivis Narkoba Dicokok Polsek Perhentian Raja

    Jumat, 02 Okt 2026 | 10:16 WIB
  • Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Undercover Buy di Parkiran Hotel, Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Ringkus MIF dan Sita 122 Pil Ekstasi

    Kamis, 01 Okt 2026 | 16:13 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com