https://tabloiddiksi.com

  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

  • Kode Pers
  • Info Iklan
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://tabloiddiksi.com

Redaksi     Pedoman     Tentang     Info Iklan     Kode Pers    

https://tabloiddiksi.com

  • Beranda
  • ";
  • Nasional
  • Daerah
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Politik
  • Indeks

Nasional

Daerah

Peristiwa

Hukrim

Ekbis

Politik

Todays

•   Pekanbaru Diselimuti Asap, Ditlantas Polda Riau Bagikan 1.000 Masker ke Pengguna Jalan  •   Serdik Sespimti Polri Ajak Mahasiswa UIR Lawan Karhutla Lewat Green Policing •   Bukan Sekadar Tanam, Bhabinkamtibmas Turun Pantau Jagung 2 Hektare di Batu Hampar •   Jual SIM Palsu Lewat WhatsApp-Facebook, Sindikat di Riau Raup Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi
Home › Ekonomi › Ekonomi Global Masih Dibayangi Ketidakpastian, Risiko Geopolitik dan Pasar Jadi Sorotan
Ekonomi

Ekonomi Global Masih Dibayangi Ketidakpastian, Risiko Geopolitik dan Pasar Jadi Sorotan

Selasa, 18 Agustus 2026 | 07:48 WIB,  
Penulis : Yudi Setiawan
Ekonomi Global Masih Dibayangi Ketidakpastian, Risiko Geopolitik dan Pasar Jadi Sorotan

Keterangan Foto: Ilustrasi kondisi ekonomi global yang masih menghadapi ketidakpastian akibat perkembangan pasar keuangan, kebijakan suku bunga dan risiko geopolitik. TD/YS/reuters.com.

JAKARTA, Tabloid Diksi – Perekonomian global memasuki paruh kedua 2026 dengan sejumlah tantangan yang masih membayangi. Ketegangan geopolitik, kebijakan perdagangan, tingginya suku bunga serta melemahnya sejumlah indikator ekonomi utama membuat prospek pertumbuhan dunia tetap berada dalam kondisi penuh ketidakpastian.

Sejumlah lembaga ekonomi internasional bahkan telah menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026. IMF memangkas perkiraannya menjadi 3,1 persen dari sebelumnya 3,3 persen. Sementara Bank Dunia menurunkan proyeksi menjadi 2,5 persen dari 2,6 persen dan OECD menjadi 2,8 persen dari 2,9 persen.

    Baca juga:
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

Tekanan tersebut semakin terlihat dari perkembangan pasar keuangan dunia. Pada Senin, 17 Agustus 2026, bursa saham Amerika Serikat bergerak beragam. S&P 500 dan Dow Jones tercatat melemah tipis, sedangkan Nasdaq masih mampu menguat secara terbatas.

Investor juga tengah mencermati arah kebijakan moneter Federal Reserve atau The Fed. Data ekonomi Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga pada September ikut menurun. Probabilitas kenaikan suku bunga tersebut berada di sekitar 31 persen, turun dari 55 persen pada pekan sebelumnya.

Di sisi lain, persoalan geopolitik turut menjadi sumber kekhawatiran. Ketegangan di Timur Tengah masih berpotensi memberikan tekanan terhadap harga energi dan jalur perdagangan internasional. Perkembangan di kawasan tersebut menjadi perhatian pasar karena gangguan terhadap distribusi minyak dan gas dapat kembali mendorong inflasi global.

Kondisi tersebut juga tercermin dari pergerakan komoditas. Harga emas kembali menguat pada 17 Agustus 2026 dan berada di sekitar US$4.426 per troy ounce. Penguatan emas terjadi ketika dolar AS melemah dan investor meningkatkan perhatian terhadap prospek kebijakan suku bunga The Fed.

Sementara itu, perekonomian China sebagai salah satu mesin utama ekonomi dunia juga menghadapi tantangan. Perlambatan konsumsi domestik dan investasi menjadi perhatian, sehingga stimulus tambahan dari pemerintah maupun bank sentral China menjadi salah satu faktor yang dipantau pasar.

Bagi negara berkembang, termasuk Indonesia, ketidakpastian ekonomi global berpotensi memengaruhi perdagangan, nilai tukar, harga komoditas hingga arus investasi.

Meski demikian, kondisi tersebut belum menunjukkan bahwa dunia telah memasuki fase resesi. Tantangan terbesar saat ini adalah menjaga momentum pertumbuhan di tengah meningkatnya risiko geopolitik, perubahan kebijakan moneter dan perlambatan sejumlah ekonomi utama.

Indonesia sendiri masih memiliki peluang untuk mempertahankan pertumbuhan dengan memperkuat konsumsi domestik, investasi serta sektor-sektor ekonomi yang memiliki daya tahan terhadap gejolak eksternal.

Editor : Pimred

TOPIK TERKAIT

Ekonomi DuniaEkonomi GlobalPasar GlobalPertumbuhan EkonomiThe FedHarga EmasDolar ASGeopolitikInvestasiEkonomi Internasional
Komentar Via Facebook :

BERITA TERKAIT

  • Ekonomi

    Prabowo Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen pada 2027

    Senin, 17 Agu 2026 | 07:15 WIB
  • Daerah

    Pemprov Riau Dorong Perusahaan Gunakan BRK Syariah untuk Perkuat Ekonomi Daerah

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 14:19 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 6 Persen pada 2026

    Sabtu, 15 Agu 2026 | 14:12 WIB
  • Ekonomi

    Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen, DPRD Soroti Peran Pemprov

    Jumat, 14 Agu 2026 | 05:55 WIB
  • Ekonomi

    Rupiah Melemah ke Rp17.877 per Dolar AS, Pasar Masih Dibayangi Sentimen Global

    Kamis, 13 Agu 2026 | 15:03 WIB

Terpopuler

  • #1

    Agrinas Palma Hentikan KSO, Terapkan Target Produksi bagi Mitra

    Kamis, 10 Sep 2026 - 23:05 WIB
  • #2

    Polsek Payung Sekaki Bongkar Dugaan Sindikat Curanmor antar Wilayah

    Kamis, 03 Sep 2026 - 11:22 WIB
  • #3

    0,75 Hektare Masih Berasap, Tim Gabungan Kepung Bara Gambut Rimbo Panjang

    Sabtu, 05 Sep 2026 - 10:55 WIB
  • #4

    Gunung Sinabung Erupsi, Musa Rajekshah Imbau Warga Patuhi Arahan Pemerintah

    Rabu, 02 Sep 2026 - 16:37 WIB
  • #5

    Dini Hari Digerebek, 2 Pria di Kampar Kepergok Simpan Sabu-Ekstasi

    Selasa, 08 Sep 2026 - 09:53 WIB
  • #6

    Pemko Pekanbaru Undang 80 Media dalam FGD “Media Berdampak”

    Minggu, 13 Sep 2026 - 17:18 WIB
  • #7

    Polsek Kampar Salurkan Bibit Jagung, Targetkan 1 Hektare Lahan Jadi Produktif

    Kamis, 03 Sep 2026 - 17:19 WIB
  • #8

    Remaja 16 Tahun Dijebak Kencan via WALLA, Dikeroyok dan HP Rp18 Juta Dirampas

    Rabu, 02 Sep 2026 - 20:49 WIB
  • #9

    Polemik Pegawai FIFGROUP Meledak, Demo GEMAPERA Dapat Pengamanan Polsek Payung Sekaki

    Kamis, 03 Sep 2026 - 18:26 WIB

HUKRIM

  • Jual SIM Palsu Lewat WhatsApp-Facebook, Sindikat di Riau Raup Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi

    Jual SIM Palsu Lewat WhatsApp-Facebook, Sindikat di Riau Raup Jutaan Rupiah Dibekuk Polisi

    Selasa, 15 Sep 2026 | 21:14 WIB
  • Aktivitas Gudang di Kawasan Loka Pengelolaan Kelautan, Belum Tersentuh Hukum

    Aktivitas Gudang di Kawasan Loka Pengelolaan Kelautan, Belum Tersentuh Hukum

    Selasa, 15 Sep 2026 | 17:36 WIB
  • Sabu Masuk Bathin Solapan Diburu Polisi, 2 Pria Diamankan dan Pemasok Dibidik

    Sabu Masuk Bathin Solapan Diburu Polisi, 2 Pria Diamankan dan Pemasok Dibidik

    Selasa, 15 Sep 2026 | 09:12 WIB
Bidnen SH

Ekbis

  • HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    HPE dan Harga Referensi Emas Naik, Berlaku 1-14 September 2026

    Senin, 31 Agu 2026 | 22:40 WIB
  • BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    BNI Bawa Inovasi KPR Cermat ke Danantara Housing Expo 2026

    Minggu, 30 Agu 2026 | 21:03 WIB
  • Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Menkomdigi Tegaskan Operator Wajib Lindungi Sisa Kuota Pelanggan

    Sabtu, 29 Agu 2026 | 19:16 WIB
    sudutkotanews.com



  • Kode Pers     Info Iklan     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    tabloidDIKSI.com